Loading...
Kata Kata Motivasi Terbaru Februari 2013

Kata Kata Motivasi Terbaru Februari 2013

0
Postingan kali ini berisi update kata kata motivasi terbaik update bulan februari 2013 yang sanggup anda simak sebagai kata kata inspirasional untuk memperlihatkan semangat yang gres dalam kehidupan.

Tersenyumlah, itu kan yg kau janjikan kepadaku ketika menentukan berpisah? Katamu beliau niscaya sanggup membuatmu lebih bahagia.

Kebesaran orang bukan ditentukan oleh besar kecil tubuhnya, melainkan besar kecil hatinya.

Memiliki sedikit akidah lebih berharga dari pada mempunyai segudang emas.

Kebahagiaan bukan alasannya yaitu mempunyai semua yang ada, tapi dikarenakan mensyukuri apa yang telah ada.

Meraih kemenangan itu sulit, tetapi yang jauh lebih sulit yaitu mendapatkan kekalahan.

Tak selamanya penampilan luar mencerminkan isi hati seseorang.

Budi Pekerti yaitu tindakan baik yg didasari oleh tujuan yg baik. Tujuan kemanusiaan dari kebijaksanaan pekerti yaitu supaya anda mempunyai kegunaan bagi sesama.

Tak perlu sombong dengan apa yg kau miliki, karna itu semua hanya titipan sementara dari Tuhan.

Hidup melalui jalan tanpa kendala sangat jarang berujung pada kesuksesan.

Tidak ada hal yang lebih lembut dari kekuatan, dan tidak ada hal yang lebih berpengaruh dari kelembutan.

Sekian kata motivasi kali ini, tunggu update selanjutnya.
Sumber http://eposlima.blogspot.co.id/

Foto Foto Lucu Bayi Dengan Expresi Yang Imut

0
Postingan berikut ini berisi kumpulan foto lucu bayi yang beredar luas di internet dengan expesi lucu dan imut yang bis anda simpan sebagai koleksi di hard-drive anda. Semoga postingan ini dapat menjadi hiburan yang menyenangkan di sela2 kesibukan anda.












Nah, mungkin koleksi foto foto lucu yang di berikan di sini cukup sekian dulu. Kalu tidak puas, kau juga dapat melihat beberapa kumpulan gambar lucu melalui index di bawah ini.

artikel terkait :
foto lucu (edited)
foto lucu kakek/nenek
Sumber http://eposlima.blogspot.co.id/
Cerita Rakyat - Asal Mula Danau Limboto

Cerita Rakyat - Asal Mula Danau Limboto

0
Asal Mula Danau Limboto
Danau Limboto merupakan sebuah danau yang terletak di Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo Indonesia. Dulunya, danau ini berjulukan Bulalo lo limu o tutu, yang berarti danau dari jeruk yang berasal dari Kahyangan. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, keberadaan danau seluas kurang lebih 3.000 hektar ini disebabkan oleh sebuah kejadian abnormal yang terjadi di daerah itu. Peristiwa apakah yang menimbulkan terjadinya Danau Limboto? Ikuti kisahnya dalam dongeng Asal Mula Danau Limboto berikut ini!
* * *
Dahulu, daerah Limboto merupakan hamparan bahari yang luas. Di tengahnya terdapat dua buah gunung yang tinggi, yaitu Gunung Boliohuto dan Gunung Tilongkabila. Kedua gunung tersebut merupakan petunjuk arah bagi masyarakat yang akan memasuki Gorontalo melalui jalur laut. Gunung Bilohuto memperlihatkan arah barat, sedangkan Gunung Tilongkabila memperlihatkan arah timur.
Pada suatu ketika, air bahari surut, sehingga daerah itu berubah menjadi daratan. Tak beberapa usang kemudian, daerah itu berubah menjadi hamparan hutan yang sangat luas. Di beberapa tempat masih terlihat adanya air bahari tergenang, dan di beberapa tempat yang lain muncul sejumlah mata air tawar, yang kemudian membentuk genangan air tawar. Salah satu di antara mata air tersebut mengeluarkan air yang sangat jernih dan sejuk. Mata air yang berada di tengah-tengah hutan dan jarang dijamah oleh insan tersebut berjulukan Mata Air Tupalo. Tempat ini sering didatangi oleh tujuh bidadari bersaudara dari Kahyangan untuk mandi dan bermain sembur-semburan air. 
Pada suatu hari, ketika ketujuh bidadari tersebut sedang asyik mandi dan bersendau gurau di sekitar mata air Tupalo tersebut, seorang perjaka tampan berjulukan Jilumoto melintas di tempat itu. Jilumoto dalam bahasa setempat berarti seorang penduduk kahyangan berkunjung ke bumi dengan berkembang menjadi menjadi manusia. Melihat ketujuh bidadari tersebut, Jilumoto segera bersembunyi di balik sebuah pohon besar. Dari balik pohon itu, ia memerhatikan ketujuh bidadari yang sedang asyik mandi hingga matanya tidak berkedip sedikitpun.
“Aduhai.... cantiknya bidadari-bidadari itu!” gumam Jilumoto dengan takjub.
Melihat kecantikan para bidadari tersebut, Jilumoto tiba-tiba timbul niatnya untuk mengambil salah satu sayap mereka yang diletakkan di atas kerikil besar, sehingga si pemilik sayap itu tidak sanggup terbang kembali ke kahyangan. Dengan begitu, maka ia sanggup memperistrinya. Ketika para bidadari tersebut sedang asyik bersendau gurau, perlahan-lahan ia berjalan menuju ke tempat sayap-sayap tersebut diletakkan. Setelah berhasil mengambil salah satu sayap bidadari tersebut, perjaka tampan itu kembali bersembunyi di balik pohon besar.
Ketika hari menjelang sore, ketujuh bidadari tersebut selesai mandi dan berkemas-kemas untuk pulang ke Kahyangan. Setelah menggunakan kembali sayap masing-masing, mereka pun berkemas-kemas terbang ke angkasa. Namun, salah seorang di antara mereka masih tampak kebingungan mencari sayapnya.
“Hai, Adik-adikku! Apakah kalian melihat sayap Kakak?”.
Rupanya, bidadari yang kehilangan sayap itu ialah bidadari tertua yang berjulukan Mbu`i Bungale. Keenam adiknya segera membantu sang Kakak untuk mencari sayap yang hilang tersebut. Mereka telah mencari ke sana kemari, namun sayap tersebut belum juga ditemukan. Karena hari mulai gelap, keenam bidadari itu pergi meninggalkan sang Kakak seorang diri di akrab Mata Air Tupalo.
“Kakak.. jaga diri Kakak baik-baik!” seru bidadari yang bungsu.
“Adikku...! Jangan tinggalkan Kakak!” teriak Mbu`i Bungale ketika melihat keenam adiknya sedang terbang menuju ke angkasa.
Keenam adiknya tersebut tidak menghiraukan teriakannya. Tinggallah Mbu`i Bungale seorang diri di tengah hutan. Hatinya sangat sedih, lantaran ia tidak bisa bertemu lagi dengan keluarganya di Kahyangan. Beberapa ketika kemudian, Jilumoto keluar dari tempat persembunyiannya dan segera menghampiri Mbu`i Bungale.
“Hai, Bidadari cantik! Kenapa kau bersedih begitu?” tanya Jilumoto dengan berpura-pura tidak mengetahui keadaan sebenarnya.
“Sayapku hilang, Bang! Adik tidak bisa lagi kembali ke Kahyangan,” jawab Mbu`i Bungale.
Mendengar balasan itu, tanpa berpikir panjang Jilumoto segera mengajak Mbu`i Bungale untuk menikah. Bidadari yang malang itu pun bersedia menikah dengan Jilumoto. Setelah menikah, mereka tetapkan untuk tinggal bersama di bumi. Mereka pun mencari tanah untuk bercocok tanam. Setelah berapa usang mencari, alhasil sepasang suami-istri itu menemukan sebuah bukit yang terletak tidak jauh dari Mata Air Tupalo. Di atas bukit itulah mereka mendirikan sebuah rumah sederhana dan berladang dengan menanam banyak sekali macam jenis tanaman yang sanggup dimakan. Mereka menamai bukit itu Huntu lo Ti`opo atau Bukit Kapas..
Pada suatu hari, Mbu`i Bungali menerima kiriman Bimelula, yaitu sebuah mustika sebesar telur itik dari Kahyangan. Bimelula itu ia simpan di akrab mata air Tupalo dan menutupinya dengan sehelai tolu atau tudung. Beberapa hari kemudian, ada empat pelancong dari daerah timur yang melintas dan melihat mati air Tupalo tersebut. Begitu melihat air yang jernih dan hambar itu, mereka segera meminumnya lantaran kehausan sehabis menempuh perjalanan yang cukup jauh. Usai minum, salah seorang di antara mereka melihat ada tudung tergeletak di akrab mata air Tupalo.
“Hai, kawan-kawan! Lihatlah benda itu! Bukankah itu tudung?” seru salah seorang dari pelancong itu.
“Benar, kawan! Itu ialah tudung,” kata seorang pelancong lainnya.
“Aneh, kenapa ada tudung di tengah hutan yang sepi ini?” sahut pelancong yang lainnya dengan heran.
Oleh Karena penasaran, mereka segera mendekati tudung itu dan bermaksud untuk menangkatnya. Namun, begitu mereka ingin menyentuh tudung itu, tiba-tiba angin ribut dan angin topan sangat dahsyat tiba menerjang, kemudian disusul dengan hujan yang sangat deras. Keempat pelancong itu pun berlarian mencari santunan semoga terhindar dari marabahaya. Untungnya, angin ribut dan angin topan tersebut tidak berlangsung lama, sehingga mereka sanggup selamat.
Setelah angin ribut dan hujan berhenti, keempat pelancong itu kembali ke mata air Tupalo. Mereka melihat tudung itu masih terletak pada tempatnya semula. Oleh lantaran masih ingin tau ingin mengetahui benda yang ditutupi tudung itu, mereka pun bermaksud ingin mengangkat tudung itu. Sebelum mengangkatnya, mereka meludahi adegan atas tudung itu dengan sepah pinang yang sudah dimantrai semoga angin ribut dan topan tidak kembali terjadi. Betapa terkejutnya mereka ketika mengangkat tudung itu. Mereka melihat sebuah benda bulat, yang tak lain ialah mustika Bimelula. Mereka pun tertarik dan berkeinginan untuk mempunyai mustika itu. Namun begitu mereka akang mengambil mustika Bimelula itu, tiba-tiba Mbu`i Bungale tiba bersama suaminya, Jilumoto.
“Maaf, Tuan-Tuan! Tolong jangan sentuh mustika itu! Izinkanlah kami untuk mengambilnya, lantaran benda itu milik kami!” pinta Mbu`i Bungale.
“Hei, siapa kalian berdua ini? Berani sekali mengaku sebagai pemilik mustika ini!” seru seorang pemimpin pelancong.
“Saya Mbu`i Bungale tiba bersama suamiku, Jilumoto, ingin mengambil mustika itu,” jawab Mbu`i Bungale dengan tenang.
“Hai, Mbu`i Bungale! Tempat ini ialah milik kami. Jadi, tak seorang pun yang boleh mengambil barang-barang yang ada di sini, termasuk mustika ini!” hardik pemimpin pelancong itu.
“Apa buktinya bahwa tempat ini dan mustika itu milik kalian?” tanya Mbui`i Bungale.
Pemimpin pelancong itu pun menjawab:
“Kalian mau lihat buktinya? Lihatlah sepah pinang di atas tudung itu! Kamilah yang telah memberinya,” ujar pemimpin pelancong.
Mendengar ratifikasi para pelancong tersebut, Mbu`i Bungale hanya tersenyum.
“Hai, saya ingatkan kalian semua! Kawasan mata air ini diturunkan oleh Yang Mahakuasa Yang Mahakuasa kepada orang-orang yang suka berbudi baik antarsesama makhluk di dunia ini. Bukan diberikan kepada orang-orang tamak dan rakus mirip kalian. Tapi, jikalau memang benar kalian pemilik dan penguasa di tempat ini, perluaslah mata air ini! Keluarkanlah seluruh kemampuan kalian, saya siap untuk menantang kalian!” seru Mbu`i Bungale.
Keempat pelancong itu pun bersedia mendapatkan tantangan Mbu`i Bungale. Si pemimpin pelancong segera membaca mantradan mengeluarkan seluruh kemampuannya.
“Wei mata air Kami! Meluas dan membesarlah,” demikian suara mantranya.
Berkali-kali pemimpin pelancong itu membaca mantranya, namun tak sedikit pun memperlihatkan adanya gejala mata air itu akan meluas dan membesar. Melihat pemimpin mereka sudah mulai kehabisan tenaga, tiga anak buah pelancong tersebut segera membantu. Meski mereka telah menyatukan kekuatan dan kesaktian, namun mata air Tupalo tidak berubah sedikit pun. Lama-kelamaan keempat pelancong pun tersebut kehabisan tenaga. Melihat mereka kelelahan dan bercucuran keringat, Mbu`i Bungale kembali tersenyum.
“Hai, kenapa kalian berhenti! Tunjukkanlah kepada kami bahwa mata air itu milik kalian! Atau jangan-jangan kalian sudah menyerah!” seru Mbu`i Bungale.
“Diam kau, hai wanita cerewet! Jangan hanya cerdik bicara!” sergah pemimpin pelancong itu balik menantang Mbu`i Bungale. “Jika kau pemilik mata air ini, buktikan pula kepada kami!”
“Baiklah, Tuan-Tuan! Ketahuilah bahwa Yang Mahakuasa Maha Tahu mana hambanya yang benar, permintaannya akan dikabulkan!” ujar jawab Mbu`i Bungale dengan penuh keyakinan.
Usai berkata begitu, Mbu`i Bungale segera duduk bersila di samping suaminya seraya bersedekap. Mulutnya pun komat-kamit membaca doa.
“Woyi, air kehidupan, mata air sakti, mata air yang mempunyai berkah. Melebar dan meluaslah wahai mata air para bidadari.... membesarlah....!!!” demikian doa Mbu`i Bungale.
Usai berdoa, Mbu`i Bungale segera mengajak suaminya dan memerintahkan keempat pelancong tersebut untuk naik ke atas pohon yang paling tinggi, lantaran sebentar lagi daerah itu akan tenggelam. Doa Mbu`i Bungale pun dikabulkan. Beberapa ketika kemudian, perut bumi tiba-tiba bergemuruh, tanah bergetar dan menggelegar. Perlahan-lahan mata air Tupalo melebar dan meluas, kemudian menyemburkan air yang sangat deras. Dalam waktu sekejap, tempat itu tergenang air. Keempat pelancong tersebut takjub melihat keajaiban itu dari atas pohon kapuk.
Semakin lama, genangan air itu semakin tinggi hingga hampir mencapai tempat keempat pelancong yang berada di atas pohon kapuk itu. Mereka pun berteriak-teriak ketakutan.
“Ampun Mbu`i Bungale! Kami mengaku salah. Engkaulah pemilik tempat ini dan seisinya!” teriak pemimpin pelancong itu.
Mbu`i Bungale ialah bidadari yang pemaaf. Dengan segera ia memohon kepada Yang Mahakuasa semoga semburan mata air Tupalo dikembalikan mirip semula, sehingga genangan air itu tidak semakin tinggi dan menenggelamkan keempat pelancong tersebut. Tak berapa usang kemudian, semburan air pada mata air Tupalo kembali mirip semula. Mereka pun turun dari pohon. Mbu`i Bungale segera mengambil tudung dan mustika Bimelula. Ajaibnya, ketika ia meletakkan di atas tangannya, mustika yang mirip telur itik itu tiba-tiba menetas dan keluarlah seorang bayi wanita yang sangat cantik. Wajahnya bercahaya bagaikan cahaya bulan. Mbu`i Bungale pun memberinya nama Tolango Hula, diambil dari kata Tilango lo Hulalo yang berarti cahaya bulan. Menurut cerita, Tolango Hula itulah yang kelak menjadi Raja Limboto.
Setelah itu, Mbu`i Bungale dan suaminya segera membawa gadis kecil itu dan mengajak keempat pelancong tersebut ke rumah mereka. Ketika hendak meninggalkan tempat itu, tiba-tiba Mbu`i Bungale melihat lima buah benda terapung-apung di tengah danau.
“Hai, benda apa itu?” seru Mbu`i Bungale dengan heran sambil menunjuk ke arah benda tersebut.
Karena penasaran, Mbu`i Bungale segera mengambil kelima benda tersebut.
“Bukankah ini buah jeruk?” pikirnya saat  mengamati buah tersebut.
Setelah mencubit dan mencium buah tersebut, kemudian mengamatinya, maka yakinlah Mbu`i Bungale bahwa buah jeruk itu sama mirip yang ada di Kahyangan. Untuk lebih meyakinkan dirinya, ia bermaksud untuk menyidik pepohonan yang tumbuh di sekitar danau.
“Kanda, tolong gendong Tolango Hula! Dinda ingin menyidik pepohonan di sekitar danau ini. Jangan-jangan di antara pepohonan itu ada pohon jeruk yang tumbuh,” ujar Mbu`i Bungale seraya menyerahkan bayinya kepada sang Suami, Jilumoto.
Setelah beberapa ketika mencari dan memeriksa, alhasil Mbu`i Bungale menemukan beberapa pohon jeruk yang sedang berbuah lebat. Untuk memastikan bahwa pohon yang ditemukan itu benar-benar pohon jeruk dari Kahyangan, ia segera memanggil suaminya untuk mengamatinya.
“Kanda, kemarilah sebentar!” seru Mbu`i Bungale.
“Coba perhatikan pohon dan buah jeruk ini! Bukankah buah ini mirip jeruk Kahyangan, Kanda?” ujarnya.
Suaminya pun segera mendekati pohon jeruk itu sambil menggendong bayi mereka. Setelah memegang dan mengamatinya, ia pun yakin bahwa pohon dan buah jeruk itu berasal dari Kahyangan.
“Kamu benar, Dinda! Pohon jeruk ini mirip yang ada di Kahyangan,” kata Jilumoto.
 “Dinda heran! Kenapa ada pohon jeruk Kahyangan tumbuh di sekitar danau ini?” ucap Mbu`i Bungale dengan heran.
Beberapa ketika kemudian, Mbu`i Bungale gres menyadari bahwa keberadaan pohon jeruk di sekitar danau itu merupakan anugerah dari Yang Mahakuasa Yang Mahakuasa. Untuk mengenang kejadian yang gres saja terjadi di daerah itu, Mbu`i Bungale dan suaminya menamakan danau itu Bulalo lo limu o tutu, yang artinya danau dari jeruk yang berasal dari Kahyangan. Lama-kelamaan, masyarakat setempat menyebutnya dengan Bulalo lo Limutu atau lebih dikenal dengan sebutan Danau Limboto.
* * *
Demikian dongeng Asal Mula Danau Limboto dari Provinsi Gorontalo, Indonesia. Hingga sekarang Danau Limboto menjadi salah satu obyek wisata menarik di Gorontalo. Para pengunjung sanggup menikmati banyak sekali aktivitas mirip memancing, lomba berperahu, dan menikmati ikan bakar segar.  Pesan moral yang sanggup dipetik dari dongeng di atas sanggup dilihat pada keberanian dan kegigihan Mbu`i Bungale mempertahankan hak miliknya dengan menantang keempat orang pelancong untuk memperluas mata air Tupalo. Dalam kehidupan orang Melayu, mempertahankan hak milik sendiri sangatlah dianjurkan sebagaimana dikatakan dalam tunjuk asuh berikut ini:

    apa tanda melayu bertuah,
    hak milik orang ia pelihara
    hak milik diri ia jaga
    hak milik bersama ia bela


Demikianlah cerita rakyat kali ini, semoga memperlihatkan wangsit dan pesan moral.
Sumber http://eposlima.blogspot.co.id/
Puisi Cinta - Saya Menginginkanmu

Puisi Cinta - Saya Menginginkanmu

0
Aku Mengiginkanmu
biar perih ini akan terobati
biar gundah ini cepat usai
sebab kamu sakiti aku
sebab kamu lupakan aku

andai saja masih denganku
dan..
andai saja dulu kamu jujur
saya akan mengerti semua itu
tapi, apalah daya..
sekarang sudah terlanjur

sapa ku takkan terucap
rasa ku takkan terungkap
dan tanyaku takkan terjawab

masihkah ada bayangmu
masihkah ada kenanganmu
andai saja waktu berputar kembali
kan ku ucap..
saya masih menginginkanmu
dan kiriman kedua dari saudari Aisatun Amanah

Demikianlah puisi cinta kali ini, biar sanggup menjadi bacaan menarik dan menginspirasi.

artikel terkait :
puisi cinta - pasrah dalam cinta
puisi cinta - selamat pagi cintaku
puisi cinta - iklas kasihmu
Sumber http://eposlima.blogspot.co.id/
Puisi Patah Hati - Lupakan Hati Ini

Puisi Patah Hati - Lupakan Hati Ini

0
Lupakan Hati Ini
saat daun kering berjatuhan
angin kemarau membelai diri
ku termenung terpaku
saat kamu menentukan tinggalkan ku

tapi tak mengapa
ku tak membendung tangis
kepergianmu
anugrah bagiku

semoga kamu temukan kebahagiaan disana
bersamanya lalui dunia
kini ku senang bersama sepi

tiada yang lebih baik darimu
selain seseorang yang mau mengerti diriku
kini ku larut dalam pencarian terakhir
kuyakin Allah bersamaku

By : Anonym

Terimakasih telah membaca, tunggu update puisi patah hati selanjutnya
Sumber http://eposlima.blogspot.co.id/
Puisi Patah Hati - Putus Cinta

Puisi Patah Hati - Putus Cinta

0
Putus Cinta
Ingin saya menahanmu
Tapi saya tahu saya tak akan dapat menahan jalanmu
Bahkan sekalipun kita terikat
Kita akan selalu berpisah
Karena jalan kita memang berbeda
Jadi kulepas kau dalam tangisku

Aku tahu
Kamu pun terluka sepertiku
Tapi saya tak dapat bertahan lagi
Meski perasaan ini selalu menjebakku

Kini hanya ada bayanganmu
Bayanganmu yang selalu hadir di depanku
Menghadirkan kenangan suka duka
Kenangan yang tak pernah dapat kuhapus
Seakan terpatri dihatiku

Kadang saya benci mengakuinya
Meski kita berpisah
Hatiku tak dapat lepas darimu
Aku pun benci bertanya dalam hati “apakah kau juga sama?”

Kini kita baik-baik saja
Tak ada benci
Mungkin kau pun tak ada rasa lagi
Ada satu hal yang tak berubah
by : melo oplover

Terimakasih telah membaca, tunggu update puisi patah hati selanjutnya...
Sumber http://eposlima.blogspot.co.id/
Cerpen Duka - Benar - Benar Tak Bisa

Cerpen Duka - Benar - Benar Tak Bisa

0
BENAR-BENAR TAK BISA
Oleh Ellaisda

Kamarku mulai terasa hangat. Cahaya sang mentari mulai menyilaukan mataku yang belum sepenuhnya terbuka. Aku berusaha berdiri dari ranjangku dan berjalan sempoyongan ke kamar mandi. Segera mandi, dan bla bla bla. Rutinitas pagi yang setiap pelajar lakukan.
“Pagi ayah, ibu..” sapaku ketika bertemu mereka di meja makan
“Makan dulu gih..” pinta ibuku
“Nggak deh bu, si Ega udah nungguin di depan rumah. Nih, dari tadi ia misscalled melulu.”
“Kok nggak diajak masuk?” sahut ayahnya
“Nggak usah yah. Kapan-kapan saja, udah keburu nih. Berangkat dulu Yah, Bu. Assalamualaikum.” Ucapnya sambil mencium tangan ayah dan ibunya
**

“Ayo cepetan! Sudah hampir telat nih..”
“Iya iya, sabar sedikit lah. Bawel banget sih jadi cowok.” Aku segera naik keboncengan motornya
Ega itu temanku semenjak TK. Rumah kami dekat, jadi setiap hari selalu berangkat bersama. Kami sangat dekat. Kemana-mana selalu berdua. Dimana ada dia, disitu ada aku. Seperti Galih dan Ratna. Banyak orang yang salah paham ketika melihat kami berdua, banyak yang menerka kami pacaran, padahal belom (Ngarep jadi pacar).
**

“Huft, untung belom telat. Kamu sih, LEMOT..” sambil menjitak keningku
“Argh, sakit tau! Dasar bawel. Biasanya kau yang telat saja saya nggak protes, giliran aku, diomelin terus. Huh!”
“Heh, wajah mu nggak cocok buat marah. Nggak kelihatan imut tau!” goda Ega
“Whatever you said. I dont care.” Aku pun bergegas masuk ke kelas, diikuti oleh Ega
**

Aku duduk di kursi ku. Lalu tiba-tiba Ega nongol di sampingku, padahal kelasnya berjarak 2 kelas dari kelas ku. Belom sempat saya nanya, ia sudah berceloteh duluan.
“Eh, Ra, jadi pengen cari pacar nih. Anak kelas 1 imut-imut ya?”
Aku tersentak. Terus terang, saya merasa cemburu. Tanpa disadari, perasaan cinta telah ada dan berkembang dihatiku. Entah dari mana dan semenjak kapan cinta itu datang, tapi yang jelas, kebersamaan kami telah menumbuhkan benih-benih cinta. Tapi saya tak berani mengungkapkannya. Aku takut akan merrusak persahabatan kami.
“Ya itu sih terserah lo. Kan lo yang ngejalanin, lagian juga sering begitu kan sama cewek lain. Dan lagi, cewek kelas 1 banyak yang centil kan? Lo suka kan?” jawabku dengan nada sinis
“Jealous ya? Aku nggak suka sama cewek centil, yang penting baik, cantik, imut dan plus plus lainnya. Haha” ia tertawa sendiri, padahal menurutku nggak ada yang lucu. Kubalas saja dengan senyum nggak ikhlas. Tapi saya lega mendengarnya. Untung saja ia punya selera yang tinggi. Walaupun ia berulang kali ngomong mau cari pacar, tapi nggak pernah ada yang kena dihatinya. “Alhamdulillah.” batinku
**

Usai pulang sekolah, kami selalu bergegas pulang. Dan ibarat biasa, saya menunggu Ega mengembil motornya di depan gerbang sekolah. Nggak di depan gerbang sekolah sih, sebetulnya udah jauh dari gerbang. Sekitar 15 meter lah. Ngga sengaja saya lihat seorang gadis manis yang terlihat ketakutan lantaran digoda oleh beberapa brandalan yang nggak jelas. Tanpa pikir panjang, saya pun menghampirinya.
“Dek, maaf ya menunggu lama. Ayo pulang.” Aku pura-para saja sok kenal demi menyelamatkannya. Walaupun ia terlihat agak bingung, tapi ia mengiyakan saja tawaranku.
**

Setelah jauh dari berandalan itu,
“Terimakasih ya kak. Aku nggak tau deh, jikalau nggak ada abang tadi. Aku Tita, kelas 1-B.” Ia melempar senyum manis padaku
“Iya dek, sama-sama. Aku Fara, 2-A4. Lain kali, jikalau menunggu di depan gerbang saja, atau disini. Memang disana banyak orang nggak jelas. Duluan ya dek.”
“Iya kak, hati-hati.”
Aku bergegas menuju Ega lantaran semenjak tadi ia terus membunyikan klaksonnya.
**

Beberapa hari kemudian, saya bertemu Tita lagi. Kami bertukar nomor HP, dan bahkan Tita pun mentraktirku makan di kantin. Kami menjadi semakin dekat. Ega pun tau hal itu.
**

Pagi ini, Ega terlihat sangat sumringah. Walaupun ia selalu bersemangat dalam segala hal, tapi ia lebih sumringah hari ini.
“Cewek yang kau tolong dulu namanya Tita kan?”
“Hemb.” Jawabku singkat. Sekarang saya jadi tau apa alasannya ia sumringah banget hari ini. “Pantas saja, kemarin ia memberondongku dengan pertanyaan tentangnya (Tita).” Batinku
“Dia manis ya?”
Aku hanya mengangguk
“Kamu punya nomor HP-nya kan? Boleh minta?” pintanya dengan wajah memelas
“Nih!” ku serahkan HP ku padanya. Aku pun nggak risau, lantaran ia sering meminta nomor HP cewek lain, tapi pada kesannya nggak cocok.
**

Ega belakangan ini sangat sibuk. Jarang berangkat bareng, jarang nongol secara tiba-tiba, SMS ku nggak dibalas, telpon ku pun nggak diangkat. “Kemana dia? Kok hilang begitu saja? Apa sih maunya?!” teriakku kesal dalam hati
**

Suatu siang, ia tiba-tiba nongol begitu saja dihadapanku ketika saya sedang mendengarkan musik di headset. Aku lega lantaran sanggup melihatnya lagi.
“Sendirian Ra? Maaf ya, kita belakangan ini jarang berangkat bareng. SMS dan telpon mu juga nggak sempat saya jawab, saya belakangan ini sangat sibuk dan jarang buka HP.” Jelasnya panjang lebar
“Oh.” Jawabku singkat. Aku tahu ia sedang bohong. Padahal jelas-jelas lagi pegang HP, tapi apa saya harus murka gitu? Memang saya siapanya dia?
“Kamu nggak khawatir jikalau saya nggak ada kabar?”
“Nggak tuh, biasa saja. Baru seminggu kan?”
“(hahaha). Bilang saja jikalau kamu..” belum saja ia selesai menjawab, HP nya berdering. Wajahnya terlihat sumringah dan sedikit gugup ketika melihat nama penelpon di layar HP-nya. Aku jadi ingin tau dan mematikan musik, tapi tetap menggunakan heatset. Kini saya bersiap menguping pembicaraannya. Dia menarik napas panjang sebelum menggeser pilihan layar accept pada HP touchscreen-nya. Suara lembut pun terdengar dari HP-nya. Suara yang ku kenal, bunyi Tita.
“Maaf kak, saya tadi lagi sibuk. Kakak tidak murka kan?”
“Oh, nggak kok.” Jawab Ega dengan senyum mengembang
Entah kenapa, saya menjadi duka nggak karuan. Aku malah duka melihatnya senang. Aku malah benci melihatnya tersenyum kepada orang lain. Aku marah, tapi tak tau harus bagaimana. saya ingin meng-ungkapkannya, tapi itu tidak mungkin. Aku menggenggam erat tanganku, berusaha menahan semuanya. Tapi air mata ini tak terelakkan lagi. Aku pun menengis sejadi-jadinya.
**

Suara Ega memecah tangisku.
“Ra, kau baik-baik saja kan?” tanya-nya dengan khawatir
“Eh, nggak pa-pa. Abis, lagunya duka banget.” elak ku
“(hahaha) Sejak kapan lo jadi melankolis gini?” ejeknya
Aku tidak menjawab dan masih berusaha untuk terlihat biasa saja.
“Sabtu besok, saya akan menyatakan cinta ke Tita. Kamu ikut ya? Aku pengen kau yang jadi saksinya.” Pintanya memelas
Aku tersenyum kecut, “Emangnya nikah apa? Pakai saksi segala, hehe.”
Aku berusaha menciptakan diriku lebih baik. Tapi saya tetap tidak bisa, dadaku masih saja sesak ketika tahu kenyataan ini.
**

Hari-hari semakin menyedihkan. Ega semakin gencar menceritakan Tita. Mau tidak mau, saya harus mendengarkan, walaupun dengan wajah bermuram durja. Hatiku ibarat bara yang disulut api ketika melihatnya tersenyum kepada Tita. Kadang saya berpikir, apakah ia sebodoh itu, sampai ia tidak menyadari perasaanku? Ingin rasanya saya berteriak di depannya perihal perasaan ku, tapi mana mungkin? Itu semua hanya tindakan konyol yang nggak perhatiin alasannya dan akibat.
**

Hari ini yakni hari yang dinantikan oleh Ega. Tapi hari yang ingin sekali saya lewati selamanya. Mereka berjanji bertemu di cafe ini. Cafe yang berinterior sederhana, dengan lampu taman yang menghiasi setiap meja. Memang sangat romantis untuk menyatakan cinta. Aku sangat berharap Tita tidak sanggup datang, atau bahkan sesuatu terjadi padanya sampai ia tak mungkin lagi muncul. “Ah, apa yang saya pikirkan? Aku memang mengasihi Ega, tapi saya tidak mau menjadi monster untuk mendapatkannya!” celotehku dalam hati
**

Tak berapa lama, Tita pun muncul. Ia muncul dengan wajah yang berseri-seri sambil tersenyum manis pada Ega. Sadar jikalau suasananya semakin menyebalkan, saya pun pindah meja. Lalu, Tita duduk di depan Ega, di kursi yang sebelumnya saya duduki. Klimaksnya pun dimulai. Ega memegang tangan Tita, dan mengucapkan sesuatu. Meski saya tidak sanggup mendengarnya dengan jelas, lantaran daerah duduk kami tidak mengecewakan jauh, tapi saya sanggup menebaknya. “Aku suka kamu. Apa kau mau jadi pacarku?” kurang lebih itu yang Ega katakan. Sesaat kemudian, senyum manis dan anggukan Tita menyambut pertanyaan Ega.
Aku sudah tidak stress berat lagi, tapi kenapa hati ini tidak sanggup biasa saja melihat semua itu. Dan (lagi) saya menangis. Aku pergi meninggalkan mereka berdua. Aku benar-benar tak tahan. Aku benar-benar tidak mau menjadi saksi cinta mereka berdua. Aku, benar-benar tak bisa.
**

Aku berlari menjauh. Sejauh mungkin dari mereka. Aku ingin pergi ke daerah dimana tidak ada mereka. Tak ada yang menyebut nama mereka. Dan tak ada satu pun perihal mereka.
Tiba-tiba kepalaku terasa berat. Tubuhku lemas untuk menopang badan kecilku. Kesadaranku mulai hilang, dan tubuhku ambruk begitu saja. (to be continue)

Demikian cerpen sedih kali ini, tunggu update cerpen duka selanjutnya ...
Sumber http://eposlima.blogspot.co.id/
Puisi Alam - Bahari Yang Ramai

Puisi Alam - Bahari Yang Ramai

0
LAUT YANG RAMAI
by Ayi Jufridar

Laut mendadak ramai
deburan ombak terseret angin
ke tengah samudera itu
sedang di bibir pantai
orang saja menari-nari

Laut mengundang sehamparan gunung samudera
datanglah dari penjuru segala
melihat kami menari
menjelang simpulan sodorkan air
dikala badan bermandi peluh
tapi jangan suguhkan seudati*)
alasannya yaitu beliau sudah mati

Datang,
datanglah dari penjuru segala
ramaikan maritim kami yang sepi
dengan lagumu yang sarat cinta

Lhokseumawe, Juni 2005

*) nama tarian populer Aceh

Demikian Puisi Alam kali ini, baca yang lainnya juga di bawah ini :
Sumber http://eposlima.blogspot.co.id/
Cerita Motivasi - Hinaan Membawa Berkah

Cerita Motivasi - Hinaan Membawa Berkah

0
Hinaan Membawa Berkah
Suatu hari, anak muda ini mengantar penuh muatan berisi puluhan buku ke kantor berlantai 7 di suatu sekolah tinggi tinggi ; ketika beliau memanggul buku-buku tersebut menunggu di lift, seorang satpam yang berusia 50-an menghampirinya dan berkata : “Lift ini untuk profesor dan dosen, lainnya tidak diperkenankan menggunakan lift ini, kamu harus lewat tangga!”

Anak muda memberian klarifikasi pada satpam itu :

“Saya hanya ingin mengantar buku semobil ini ke kantor lantai 7, ini kan buku pesanan kampus ini !”

Namun, dengan beringas satpam itu berkata :

“Saya bilang dihentikan ya tidak boleh, kamu bukan profesor atau pun dosen, dihentikan menggunakan lift ini!

Kedua orang itu berdebat cukup usang di depan pintu lift, tapi, satpam tetap bersikeras tidak mau mengalah. Dalam benak anak muda itu berpikir, kalau hendak mengangkut habis buku semobil penuh ini, paling tidak harus bolak-balik 20 kali lebih ke lantai 7, ini akan sangat melelahkan!

Kemudian, anak muda itu tidak sanggup menahan lagi satpam yang menyusahkan ini, lantas begitu pikirannya terlintas, ia memindahkan tumpukan buku-buku itu ke sudut aula, kemudian pergi begitu saja.

Setelah itu, anak muda menjelaskan insiden yang dialaminya kepada bos, dan bos sanggup memakluminya,sekaligus juga mengajukan surat pengunduran diri pada bosnya, dan segera sesudah itu ia pergi ke toko buku membeli materi pelajaran sekolah SMU dan buku referensi, sambil meneteskan air mata ia bersumpah, aku harus bekerja keras, harus sanggup lulus masuk ke sekolah tinggi tinggi, aku tidak akan membiarkan dilecehkan orang lagi.

Selama 6 bulan menjelang ujian, anak muda ini berguru selama 14 jam setiap hari, lantaran ia sadar, waktunya sudah tidak banyak, ia tidak sanggup lagi mundur, dikala ia bermalas-malasan, dalam benaknya selalu terbayang akan hinaan security yang tidak mngizinkannya menggunakan lift, membayangkan diskriminasi ini, ia segera memacu semangatnya, dan melipatkan gandakan kerja kerasnya.

Belakangan, anak muda ini jadinya berhasil lulus masuk ke salah satu forum ilmu kedokteran. Dan kini, selama 20 tahun lebih telah berlalu, sang anak muda jadinya berhasil menjadi seorang dokter klinik.

Sang dokter merenung sejenak, ketika itu, kalau bukan lantaran security yang sengaja mempersulitya, bagaimana mungkin ia menyeka air matanya dari hinaan itu, dan bangkit dengan berani ?

Dia telah berhutang kebijaksanaan pada security yang menghinanya !

(Author Unknown)

Demikian cerita motivasi kali ini, semoga sanggup memperlihatkan inspirasi...
Sumber http://eposlima.blogspot.co.id/
Cerita Lucu - Tentara Dan Rudalnya

Cerita Lucu - Tentara Dan Rudalnya

0
Tentara Dan Rudalnya
Dalam suatu inspeksi pada sebuah upacara pada suatu kompi, Sang Komandan Kompi mengusut satu persatu prajuritnya dalam satu barisan.

Pas datang di depan prajurit 1, datang tiba.....PLAAKK..!
prajurit itu ditempeleng pipinya oleh sang komandan :

Komandan : "Apa kau merasa Sakit?"
Prajurit 1 : "Siiaapp ! Tidaaak, Komandaaan.. !"
Komandan : "Bagus, Kenapa kau tidak sakit?"
Prajurit 1 : "Siaapp, Komandaaan.. !, Sebab jiwa raga ini, aku bhaktikan untuk Negara."

Kemudian Komandan bergeser ke prajurit satunya, dan datang tiba... BUUGH...!
si prajurit itu di pukul pada adegan dadanya :

Komandan : "Apa kau merasa sakit ?"
Prajurit 2 : "Siiaaapp ! Tidak Komandaaaan.... !"
Komandan : "Bagus.. !, Kenapa Tidak Sakit.. ?"
Prajurit 2 : "Siiaapp, Komandan.. !... Karena dada ini milik Negara.. !"

Dan tibalah sang Komandan pada Prajurit 3, kemudian DIIEEGG.. ! Sang Komandan yg bermaksud memukul perutnya "kelepasan" malah kena "Senjata Rudal" nya.
karuan saja sang Prajurit, meringis kesakitan sambil megangin barangnya....

Komandan : "Apa Kamu merasa sakit ?"
Prajurit 3 : "SSSSAAAAKKIIITTT....Ndaaan.. . !
Komandan : "Kenapa Sakit ..?"
Prajurit 3 : "Kkkkaaareeennnaaa Barang ini MILIK ISTRI SAYA... Ndaaaaannn.."

Demikian cerita lucu kali ini, biar menghibur pembaca ...
Sumber http://eposlima.blogspot.co.id/
Kata Kata Lucu Terbaru Februari 2013

Kata Kata Lucu Terbaru Februari 2013

0
Berikut ini ialah update terbaru kata kata lucu pada bulan februari 2013 yang sanggup kau jadikan acuan untuk menciptakan sms atau status lucu di facebook dan twitter. Silahkan disimak..

Mau bilang kangen, dibilang sok dekat.....
Mau bilang sayang, takut dianggap gak tau malu.....
Mau bilang CINTA, ntar Takut dah ada yg poenya.....
Terpaksa dech cuma sanggup bilang lg ngapa??

Wafer berkata pada coklat,“Qita ni sungguh manis khan?”
Coklat menjawab,“U pikir qita yg paling manis apa?
U liat donk orang yg baca blog ini
Lebih Manis!!
Liat..Liat Dia tersenyum..

“…Jikä käü kecewä dän b’sedih krnä d’lükäi ücäpän Q,
…izinkän kü hädir meräwät lükämü…
Krnä äkü… JUAL PLESTER Rp 500 @Biji.
MAU BELI???
hehee… bcanda, karna saya sayang kamu!
Duh.. Manisnya… Ahaaayyy Glodaggg..”

Disana Gunung... Disini Gunung...
Ditengah-tengah Ada Mobil Mercy....
Kamu Bingung Saya kok gak Bingung....
Kenapa kau bingung????? hihihihi.... yang lagi baca resah gak??

Iman udah siap
Makmum udah siap
Kain kafan udah siap
tanah udah di galikan
keranda udah di siapkan
tapi jenazahnya mana??
masya Allah….
di tungguin malah baca KATA-KATA LUCU
ckckckck. :D

Jika pacar kau pergi ke surga
kejarlah dengan pahala
Jika pacar kau pergi ke laut
kejarlah dengan perahu
Dan jikalau pacar kau pergi ke pelukan orang lain,
kejarlah dengan membawa kayu
pukul aja langsung
Dasar tukang selingkuh

AKU SEBEL BANGET !!
hari ini kyanya saya terus yang salah
apa-apa aku.
dikit-dikit aku!
yang NGANGENIN aku.
yang CAKEP aku,
yang BAEK aku,
yang LUCU aku,
yang IMOET juga saya . . .
hehehehe. . . . :)

“6 manfaat nyontek”
1. menyehatkan otot – otot mata
2. meningkatkan kreatifitas
3. meningkatkan sosialitas antar teman
4. nilai di jamin bagus
5. melatih kecepatan gerak reflek
6. sanggup gunain waktu berguru buat maen
sebarkan ke penyontek – penyontek lain,
supaya menyontek sanggup lebih di tingkatkan lagi
hehehehe :)

?”UPACARA – HEWAN”
Si sapi baca pancasila,
Si katak baca undang-undang,
Si kerbau baca do’a,
Eeehhhhhhhhh
Tanpa di suruh si monyet baca KATA KATA LUCU ini
Wakakakakkkkk :D

Redup awan memecah bumi,
tiupan angin membawa mimpi,
ucapan selamat pagi ingin ku beri,
Spesial buatmu yang BELUM MANDI,
Kwakwakkkkk :D

Sekian dulu update kata lucu kali ini, tunggu postingan selanjutnya ....
Sumber http://eposlima.blogspot.co.id/
Cerpen Romantis - 3 Hari Menuju 17 Tahun

Cerpen Romantis - 3 Hari Menuju 17 Tahun

0
3 Hari Menuju 17 Tahun

“Andreee berdiri sudah jam berapa ini”

Terdengar bunyi mama dari luar kamar andre yang membangunkan dirinya dari tidur lelapnya.

“Iya maaa Andre udah berdiri kok”, sahut andre dengan bunyi yang masih terbata-bata, tidak menghiraukan perkataan mamanya , Andre pun melanjutkan tidur sembari menutupi tubuhnya dengan selimut tebal kesayangannya.

Hari ini tanggal 10 Agustus, jam memperlihatkan jarinya ke pukul 8, matahari pun telah terbangun untuk memperlihatkan keperkasaannya menerangi dunia ini. Namun, Andre tetaplah Andre, sampaumur yang dilahirkan 17 tahun silam ini masih mendengkur keras seakan waktu masih jam 12 malam.

“Ddddddrrrtttt”, tak berselang beberapa lama, terdengar bunyi getaran handphone dari sudut kasurnya Andre pun mengambilnya yang masih setengah sadar.

Pada layar pun muncul alarm pengingat yang dibuatnya setahun yang kemudian yang bertuliskan ‘Ulang Tahun Wini 17 tahun, 3 hari lagi’ goresan pena itu mengagetkannya sebab perempuan yang ia sayangi berulang tahun 3 hari lagi namun Andre belum ada persiapan apapun untuk memberinya sureprise. Wini yaitu kekasih Andre, mereka berpacaran sudah 2 tahun lamanya, manis pahitnya kehidupan mereka telah dilalui dengan penuh kesabaran, Andre  berencana untuk membelikan sesuatu untuk kekasihnya itu. Andre pun mencari dompet kusam miliknya yang mungkin sanggup memberinya  harapan.

“Dompet …. dompet dimana kau berada”, ucap Andre sendiri sembari mencari nya di sudut-sudut kamar.

“Nah, ini diaa penolongku”, ucap andre kegirangan yang telah menemukan dompetnya di saku celana yang terdapat di pintu kamar.

Dibukanya dompet itu dengan penuh rasa harap,

“Yaaaah, Cuma selembar uang 50 ribu nih gawaaaaaaaaattt …” teriak Andre tak sengaja sebab penolongnya itu tak menyerupai yang ia mau. Teriakan tersebut didengar oleh mama yang sedang membersihkan teras depan.

“opo sing gawat le? Ojo medeni” tanya mama dengan logat jawa yang masih kental. “eeennngg.. gak ada apa-apa kok ma” canda Andre. “ya udah sana mandi semoga segar tuh tubuh mu le”, pinta mama.

Tanpa menjawab pertanyaan mama itu Andre bergegas mengambil handuknya dan pergi kebelakang, bukannya ke kamar mandi Andre malah membuka tudung saji yang dilihatnya kosong.

“ma?”, panggil Andre kepada mamanya.

Ia le, ada apa ? mama lagi sibuk ni”, jawab mamanya lembut.

“Di meja makan kok gak ada makanan, andre lapar ni belum sarapan, tanya Andre dengan manjanya yang masih berselimutin handuk di lehernya.

“Loh, kan lagi puasa sekarang, kau masih mimpi ya nak”, jawab mamanya terkejut mendengar perkataan mendengar perkataan anaknya. “ Ya ampun ma Andre lupa kalo hari ini bulan Ramadhan”  jawab Andre dengan ketawa kecil.

“Ya udah kini kau mandi terus sholat duha yaakk”, suruh mamanya dengan cepat serambi merangkul anaknya menuju ke kamar mandi.

Pagi itu dimulai dengan kekonyolan Andre yang lupa bahwa kini bulan ramadhan, Andre sangat bersyukur memiliki orang bau tanah yang perhatian kepadanya, walaupun ia sangat manja namun mamanya begitu sabar dan selalu mengingatkannya.

Jam memperlihatkan pukul 10 matahari masih diantara 50° kemiringan bumi. Burung-burung telag kembali ke sarangnya untuk beristirahat sejenak untuk kembali berburu di siang harinya.

“Dddddddrrrrttt…”, Suara terdengar dari kantong celana yang digunakan Andre, Andre pun merogoh koceknya untuk meraih hpnya.

“Hallo Andre, posisi lagi dimana ?”, terdengar bunyi dari ujung telpon.

“iya ron, saya lagi di rumah ada apa”, jawab Andre dengan bunyi yang lesu.

“ke rumah saya laaaah, saya sendiri di rumah nih”, ajak Roni

“aduh ron, saya lagi males ron, saya lagi resah juga ni mau buat apa untuk 2 hari lagi”, jawab Andre dengan perkataan yang sulit di pahami maksudnya.

“maksudnya apa ni ndre?, untuk ulang tahun Wini yaa?, udahlaah kesini aja dulu ndre, nanti niscaya sanggup inspirasi”,  pinta rony dengan penuh rasa harap.

“ok laah”, jawab andre singkat.

Ketika diperjalanan Andre terus melirik kiri dan kanan berharap mendapat ide kado buat kekasihnya itu. Tiba di rumah Roni, terlihat dari jendela rumahnya Roni sedang bermain drum keseyangannya. Belum sempat memberi salam Roni sudah sadar  Andre memperhatikannya dari tadi.

“Masuklah ndre, ngapain ngintip-ngintip kayak mau maling aja, gak ada orang kok”, ucap Roni  sambil membukakan pintu.

“gimana nih, ron saya belum ada persiapan buat ultahnya wini, kasih lah saran buat aku”, tanya Andre dengan tidak basa basi.

Roni yang tidak menjawab sebab asyik memainkan drumnya menciptakan Andre bosan dan kecewa, dibukanya laptop yang ada di kamar roni dan mencoba searching di internet. Web demi web dibuka, namun Andre belum juga menemukan kado yang cocok untuk ualng tahun kekasihnya itu. Waktu pun berjalan dengan cepat hingga adzan dzuhur pun berkumandang. Andre bergegas untuk pergi ke masjid namun masih tergulai lemas sehabis bermain drum.

Ketika Andre pulang dari masjid, ia melihat Roni sedang melihat video film pendek salah satu toko makanan. Terbesit dihatinya untuk menciptakan film pendek  yang bercerita wacana usahanya menawarkan surprise untuk kekasihnya itu. Diceritakanlah ide yang tidak sengaja terbesit tadi kepada Roni.

“Gimana kalo kita buat film aja ron untuk kado wini, daripada cari uang gak terang kayak gini?”, cetus Andre spontan.

“Ide anggun tuh ndre, saya juga lagi mau nge-test kamera saya nih, gres di service nih kemarin”, jawab Roni dengan penuh keyakinan.

Tanpa berpikir panjang 2 sijoli itu menciptakan konsep dan bagan untuk mengambil gambar  untuk video tersebut. Lapar dan haus mereka lupakan sejenak untuk menciptakan video ini maksimal.

Jam memperlihatkan pukul 3 sore namun konsep itu belum sempurna, tiba-tiba tiba teguh dengan membawa stik drum yang ingin ia kembalikan.

“pada sibuk apa nih, keliahatannya seru…”, tanya teguh sambil meletakkan stik drum di samping Roni.

“mau buat surprise nih guh untuk istrinya Andre”, canda Roni.

“oh gitu, coba sini saya bantu, dulu juga saya pernah buat ginian untuk ulang tahunnya si Desta jadi ya mungkin aja saya sanggup kasih ide cemerlang”, kata teguh sambil mengambil konsep setengah jadi yang telah mereka buat.

Teguh yang aslinya penyuka film tidak menemukan kesulitan menuntaskan dan menyesuaikan konsep film yang Andre inginkan. 15 menit berlalu teguh pun telah siap menciptakan konsepnya. Mereka pun membagi kiprah apa-apa saja yang mereka harus siapkan untuk keesokan hari ketika shooting dimulai.

Matahari belum menampakkan cahayanya, namun Andre telah berdiri dari tidur lelapnya, Andre bergegas untuk sholat dan mempersiapkan pengambilan shooting sunrise.

Bertemulah 3 sijoli itu di daerah yang sudah mereka konsepkan kemarin, shooting pertama Roni mengambil fokus kamera untuk mendapat sudut korelasi yang apik. Karena pengambilan sunrise membutuhkan waktu berjam-jam, mereka menikmati udara pagi yang masih alami hingga mereka pun tertidur.

Andre yang terbangun mencoba membangunkan mereka, sebab hari sudah mulai terang,

“hey hey banguuun udah siap tuh shoot sunrisenya”, teriak andre sambil menggoyang – goyangkan kaki mereka.

“hmmm… iyaa ya saya dah berdiri ni”, jawab mereka serentak.

Mereka pun melanjutkan shooting ke pelabuhan internasional sekupang, untuk mengambil gambar Andre yang seakan gres tiba dari kota lain ke kota Batam hanya untuk bertemu Wini kekasihnya. Jam demi jam telah mereka lewati hingga menguras tenaga mereka. Mereka belum menemukan rintangan yang cukup berati di hari pertama ini.

“Andre, berdiri nak sahur dulu sayang”, Seseorang memanggilnya dari luar.

“iyaa bentar lagi Andre ke meja makan”, jawab Andre sambil membereskan bantal dan selimut yang berantakan sebab tidurnya.

Andre yang tidak biasa sahur membuatnya hanya minum teh hangat buatan mamanya, namun itu sudah menciptakan tenaganya terisi untuk kembali shooting terakhir nanti.

Alarm sirine masjid telah dibunyikan tanda dimulainya puasa, Andre segera mengambil sarungnya dan pergi kemasjid bersama papanya. Sepulangnya dari masjid Andre mencoba berolahraga sejenak untuk mengilangkan rasa penat sebab seharian shooting kemarin.

Hari ini tanggal 12 agustus, itu artinya mereka hanya punya waktu 1 hari lagi untuk menyiapkan kado ulang tahun tersebut, dengan bermodalkan ilmu yang minim dan waktu yang singkat mereka mencoba menciptakan video yang maksimal. Hari ini giliran Andre yang melakukan konsepnya, ia ingin menciptakan lagu Istimewa untuk dinyanyikan di selesai video tersebut. Andre yang tidak berbakat dibidang seni musik mengambil inisiatif untuk menciptakan nada petikan gitar yang seiring dengan nyanyian lagu ‘selamat ulang tahun’.

Tepat jam 11 siang Roni dan Teguh tiba ke rumah Andre untuk membiacarakan konsep video yang telah mereka siapkan. Masuklah mereka ke rumah Andre dan mereka duduk melingkar layaknya sedang rapat.

“pokoknya video ini harus selesai hari ini juga sebab besok sudah hari H-nya”, perintah Andre dengan cukup tegas.

“kalo itu saya pun tau lek, tapi apa lagunya udah siap ?”, tanya Teguh dengan logat palembang yang masih khas.

“yaa jelassss lahh guhh,,,” jawab Andre panjang.

“Jelas apa dulu ni, udah atau belum ?”, kata rony untuk memperjelas balasan itu.

“seloow aja mitra udah kok, tinggal kapan kita shooting aja”, cetus Andre bersemangat.

“Ayoook kini tapi baterai kamera saya low nih, saya cas dulu yaa”, sahut Roni.

Selagi menunggu baterai kameranya terisi mereka menyiapkan peralatan yang akan diharapkan pada ketika shooting itu. Singkat cerita, semua berjalan sesuai keinginan hingga waktu memperlihatkan pukul 8 malam. Roni dan Teguh satu per satu pulang kerumah, tersisa Andre yang sedang mengotak-atik semua hasil shooting mereka 2 hari ini.

“cek..cek..cek”,

Bunyi jarum jam yang menemani Andre ketika ia mengedit videonya itu, jari jam telah memperlihatkan pukul 11 namun editan video itu masih belum selesai, hingga alhasil video itu pun selesai pada jam 12 tepat.

Tak lupa Andre mengirim SMS kepada Wini untuk mengucapkan selamat ulang tahun dan berharap ia menjadi orang pertama yang mengucapkannya. Andre pun tidur dengan keinginan besok yaitu hari yang cerah untuk mempermudah surprisenya itu.

Tanggal 13 Agustus, hari yang ditunggu-tunggu alhasil telah tiba, terlihat fajar tidak menampakan sinarnya sebab tertutup dengan awan kumulus gelap.

“bisa hancur nih rencana, kalo hujan”, ujar Andre sendiri.

Menunggu Hujan reda Andre SMSan dengan Wini kekasihnya, untuk mengajaknya buka puasa berdua di daerah yang telah Andre persiapkan sebelumnya. Rupanya Allah Mengabulkan Do’a Andre, jam 3 Sore hujan berhenti dan Andre pun bergegas ke rumah Wini untuk menjemputnya.

Ketika dalam perjalanan kami bersenda gurau dan bersenang-senang, ketika hingga direstaurant yang telah Andre siapkan. Alunan live musik menyambur pasangan itu kolam pengantin. Mereka duduk berhadapan dan menikmati kuliner yang telah di pesan.

“Rupanya kau romantis juga ya pi”, goda Wini dengan panggilan sayangnya itu.

“ya jelaslah sayang”, jawab Andre dengan senyuman kecilnya.

Waktu pun berlalu ketika hendak pulang, Andre menahan Wini untuk melihat video yang telah dibuatnya berserta 2 sahabatnya 3 hari yang lalu. Kami melihatnya dengan hikmat. Sesekali wini Tersenyum melihat video itu.

Setelah selesai menonton wini menatap Andre dengan senyuman lesung pipitnya yang menawan.

“Terima Kasih ndre, untuk semuanya ini, video ini bukanlah kado terindah untukku, tapi kau yang mau hadir mewarnai hidupku menjadi kado terindah untukku”, ucap Wini yang tak sengaja meneteskan air matanya tan rasa haru.

-Selesai-

Karya : Andre Nurrohman

Sekian dulu Cerpen Romantis yang sanggup saya bagikan kali ini, semoga bermanfaat ...
Sumber http://eposlima.blogspot.co.id/
Kata Kata Cinta Terbaru Februari 2013

Kata Kata Cinta Terbaru Februari 2013

0
Artikel berikut ini yaitu update kata cinta romantis terbaru bulan februari 2013, agar dapat memperlihatkan pengertian dan makna cinta sejati untuk pembaca.

Malam tanpa bintang. Kosong. Begitu jujur. Menghantarkan ku terlelap, yang kosong, begitu hancur.

Wajahmu yang selalu ku cari.. belum juga benci.. belum juga benci....

Meski lima purnama terlewat, meski lautan sudah berjarak, masih menginginkan kau dekat, merangkai hati yang terserak.

Senang mu masih bahagia ku juga.. tawa yang memicu tawa ku.. meski hanya dari kejauhan.

Karena yang ku mau, kau yang terima apa adanya aku. Kamu yang cinta nya hanya pada ku.

Meski tak juga tamat, meski sudah dekat, meski tak juga hilang walau hanya sesaat, kau dan namamu yang masih menciptakan nafasku tercekat.

Hanya kamu.. yang bertahan di relung hatiku, meski berbulan bulan lamanya. Cuma kamu.

Jika memang bukan untuk ku, agar kau cepat berlalu, melangkah laju, tinggalkan benak ku, jauhkan dari setiap mimpi malam dan terjaga ku.

Semoga kau tak perlu mengenal murung ku, agar kau mengenal ku, yang hanya ku, dengan segala baik dan jelek ku..

Meskipun saya menyerupai inginkan genggamanmu, tampaknya nyaman di peluk mu, menyerupai menyayangimu..

Sekian Kata Kata Cinta kali ini, agar bermanfaat.
Sumber http://eposlima.blogspot.co.id/
Kata Kata Bijak Terbaru Februari 2013

Kata Kata Bijak Terbaru Februari 2013

0
Berikut ini ialah update kata kata bijak terbaru bulan februari 2013 yang sanggup anda simak sebagai motivasi kehidupan.

Masa depan yang cerah menurut pada masa kemudian yang telah dilupakan. Kamu tidak sanggup melangkah dengan baik dalam kehidupanmu hingga kau melupakan kegagalan dan rasa sakit hati.

Doa memperlihatkan kekuatan pada orang yang lemah, menciptakan orang tidak percaya menjadi percaya dan memperlihatkan keberanian pada orang yang ketakutan.

Jika Anda menginginkan sesuatu yang belum anda miliki, maka Anda akan harus melaksanakan sesuatu yang belum pernah anda lakukan.

Kebesaran Seseorang Tidak Terlihat Ketika Dia Berdiri Dan Memberi Perintah, tetapi saat ia bangkit sama tinggi dengan orang lain, dan membantu orang lain untuk mencapai yang terbaik dari diri mereka.

Terkadang , seseorang lebih menentukan untuk tersenyum, hanya alasannya tak ingin menjelaskan mengapa ia bersedih.

Berfikir sebelum berbuat ialah satu kebijaksanaan, berfikir sehabis berbuat ialah satu kebodohan, sementara berbuat tanpa berfikir ialah seribu kebodohan.

Janganlah berputus asa. Tetapi jikalau anda hingga berada dalam keadaan berputus asa, berjuanglah terus meskipun dalam keadaan putus asa.

Dunia ini menyerupai sebuah lautan yang luas, dan kita ialah kapal yang berlayar dilautan yang telah banyak kapal tenggelam didalamnya. Namun andai muatan kapal kita ialah iman,dan layarnya ialah takwa, yakinlah bahwa kita tidak akan pernah tersesat dilautan kehidupan itu.

Barang siapa yang sanggup menahan marahnya, padahal ia berhak untuk melepaskan amarahnya itu maka Tuhan memenuhi hatinya dengan iktikad dan rasa kondusif serta ketenangan.

Ilmu dan budi itu ialah sahabat yang setia dalam hidup hingga saat nafas terlepas dari badan.

Demikianlah update kata kata bijak kali ini, biar menginspirasi.
Sumber http://eposlima.blogspot.co.id/
Kata Kata Mutiara Terbaru Februari 2013

Kata Kata Mutiara Terbaru Februari 2013

0
Berikut ini yaitu update kata kata mutiara terbaru pada bulan februari 2013,.. agar ungkapan kehidupan yang diberikan sanggup memperlihatkan pelihata hidup yang baru.

Dalam cinta, kalau kau mencarinya, beliau akan menghindarimu, tapi kalau kau jadi orang yg pantas dicinta, beliau akan mengelilingimu.

Mungkin km tak menyadarinya, tp hal plg kecil yg km lakukan sanggup membawa pengaruh sangat besar bagi org lain

Jangan membandingkan dirimu dengan orang lain. Iri hati hanya menciptakan jiwamu gelisah. Kaprikornus diri sendiri

Merindukan ssorg bkn berarti membutuhkannya kembali dlm hidupmu. "Kerinduan" adl proses "kemajuan". Terus maju!

Dari hal-hal baik, saya berguru mengucap syukur. Dari hal-hal buruk, saya berguru menjadi kuat.

Jangan takut mencoba, kesalahan yaitu guru terbaik kalau kau jujur mengakuinya dan mau berguru darinya.

Jangan pernah merasa dirimu tak cukup baik, alasannya yaitu bagi seseorang, kau yaitu yang terbaik.

Jangan mengalah atas hal yg kau anggap benar meskipun terlihat mustahil. Selama ada kemauan, Yang Mahakuasa kan berikan jalan.

Cinta sejati tak tiba begitu saja. Banyak proses yg harus dilalui bersama, menderita, menangis, dan tertawa bersama.

Kebahagiaan terbesar dalam hidup ini yaitu doktrin bahwa kita dicintai oleh orang yang kita cintai

Demikian kata mutiara yang sempat saya berikan kali ini, agar bermanfaat.
Sumber http://eposlima.blogspot.co.id/
Cerpen Romantis - Cinta Yang Pergi

Cerpen Romantis - Cinta Yang Pergi

0
Cinta Yang Pergi

Halo...  Terkadang seorang sahabat atau pacar jikalau sedang didekat kita beliau ialah seorang yang biasa, tapi dikala orang itu pergi dan jauh dengan kita maka kita akan mencicipi bagaimana rasa cinta dan rindu terhadapnya. Pembaca loper-koran, admin mau bagi-bagi cerpen cinta romantis yang ditulis dan dikisahkan dari sobat kita Yana Rivanika.

Hai teman, nama saya Yana Rivanika... Gue sekolah di SMAN 1 bandung... Gue kelas XI IPA sekarang... Gue punya pacar nama.a Rafael Landry Tanubrata... Mulai tgl 27 Mei 2010.. Gue punya rahasia.. Gue punya penyakit Leukimia dan ngga ada yg tau klo gue sakit Cuma yang tau bisma sahabat gue... Udah hingga disitu dulu ya perkenalannya...


*Senin, 5 Juni 2011..

“Adouh hari senin..” Gue ngeluh pada Bisma...

“Loh emang npha Van...??” kata Bismaaa....

“Gue malas bgt hari nii... Pelajaran jua buat bete..” keluh ku...

“Loh bkn.a kam rajin ya hari senin ...??”

“Ah klo mingu nii malasssss....!!!!” Keluhku makin paaaaannnnjjjaaaannnggg....

“Iyaaaa deeehhh...”


“Van... Vaniii...” teriak pemuda yang sedang lariii ....

“Iya sayang ... knpaaaa???...”

“Ntar dulu masih cape...”

“Sabar.... Tarik nafas.. buang...” kata ku sambil mengelus bahu cowo yang gue cinta itu...

“Udah... Sayang ku ini... Knpa kda nunggu aku... Kaprikornus bete kan...” cerutus Rafael..

“Iya deh.. Klo gtu saya deh yg traktir hari ini..”

“Bener??” rafael memastikan...

“Iya...”

“Adouh saya deh yang dikacang’n... klo gtu saya ke kelas dlu ya Van , Raf..”

“Iya maaf yaaa...” Kata kami berduaaaa....


Setelah Bisma pergi kami jadi berdua deh ...


“Sayang...” rayu rafael

“Yaaaaa” kata aku..

“Nanti kita ke suatu daerah yaaa..?”kata rafael sambil mengelus rambut ku...

“Oke.... Tapi jam brapa yang..??” tanya ku ke rafael

“Jam 7 ya sayang,...”kata rafael..


Teng...teng..teng.. Bel pelajaran berbunyi... Aku dan rafael kembali ke kelas.. sesudah beberapa pelajaran.. bel pulang pun berbunyi... saya pribadi pergi ke parkiran..

Ka’ogan selalu jemput saya sempurna waktu..


“Van.. Vani...” Ka’ Ogan panggil saya sambil melambaikan tangan.a..

Aku pribadi mendatangi ka’Ogan..

“Sory ya kak tadi usang soal.a tadi saya dipanggil guruku...” bohongku pada ka’ogaan..

“Iyaaa.. cepat masuk.. Kakak mau latihan nii sama anggota sm*sh yang lain...” Kata ka’ogan..

“Siap bosss...”


**************************

@perjalanan..


“Kaaaa... Kalo misal.a saya pergi abang duka gaaa...??” kata ku yang pribadi nyeplos....

“Ngomong apa sih kau deee... pastilah abang sedih.. jangan ngomong gitu lagi yaaa... Kaka gg mau kau sakit atau apapun.. Cuma kau yang kaka punyaaa...”

“Iya kak maaf yaaa... Kak boleh gg saya ikut liat abang latihan.. Kan ada rafael juga kan...?”

“Iya boleh.. Udah kaka siapkan baju ganti km..” Sambil pertanda baju yang gres kak ogan beli..

“Makasih kak..”


@Tempat latihan..


“Aduh usang banget sih lo gan... Gue usang nunggu tau...!” cerutus Rangga dan reza...

“Sory gue gres jemput Vani...” sambil minta maaf..

“Jangan marahi kk ku gtu donk.. kalian lezat gg punya adik...”kataku dengan jutek..

“Iya deh..”

“Loh mana rafael??..” kata saya sambil liat sekeliling..

“Dia masih di WC..”

“Eh ada sayang..” kata rafael keluar dari wc..

“Iyaaa.. saya nunggu kk latihan..kamu latihan yang semangat yaaa..” kata ku sambil nyemangati rafael..

“Okheee...”



Setelah satu jam, Mereka telah selesai latihan...

“Deeee...” ka ogan membanguni..

Tapi Vani gg bangun* jugaaaa... Hingga rafael datang..

“Sayang.. berdiri ...”

Tapi tetap vani gg bangun... tiba Dicky... beliau menilik denyut nadinyaaa...

“Eh nii cepat bawa ke rumah sakit.. Denyut nadi.a mulai melemah...” kata dicky memperingati morgan


@perjalanan ke rumah sakit..

“Sayang jangan tinggalkan saya donk... Kamu komitmen nanti malam kita pergi ketempat yang ku bilang..” nagis rafael..



Semua anggota sm*sh ikut pergi ke rumah sakit dengan kendaraan beroda empat ka’ogan..

“Gan, Raf... Gue mau bilank sesuatu..” Kata bismaaa..

“Ngomong apa bis?..”

“Tapi maaf’n gue ya.. gue gg bilank ke kalian... Sebenarnya Vina pernah bilank ke saya kalo beliau sakit LEUKIMIA...” kata bisma sambil menundukkan kpala..

“Haaaahhh...”kaget smua di dalam mobil..

“Koq dapat sih bis... Lo gg kasih tau gue...” kata Ogan...

“Kata Vani beliau gg ada yang boleh tau ttg penyakitnyaaaa....

“pantas tadi Vani ada rada aneh... Dia bilank ke gue klo dya pergi gue nagis gg...”

“Ah kalian semua jahat ama gue... Knapa gg ada yang mau jujur...” Kata rafael yang sambil nangis...

“Sabar raf... Pasti gg ada yang terjadi aneh* dg vani...” kata Rangga menenangkan...


@Rumah sakit..


Vani dibawa rafael ke ruang dokter...


“Dok tolong sembuhkan vani sayangku ini dok.. Jangan hingga beliau pergi..” histeris rafael..

“Sabar nak biar gadis ini kami tangani dulu..”

“Gmna raf dokter dah periksa vani..??” kata ka’ogan

“Belum beliau lagi diperiksaaa...”


Rafael mondar-mandir di depan kamar Vani...

“Raf, lo duduk deh...” kata dicky..

“Iyaaa kita berdoa ajha biar gg ada yang terjadi ke Vani..”



Dokter keluar dan mendatangi kami...

“Gimana dok dengan adik kami...??” kata Ilham

“Maafkan kami deee.. Kami sudah melaksanakan yang terbaik...


Rafael masuk dan membuka selimut yang hampir menutupi wajah cantik.a yang sudah pucat...

“Sayang bangun... jangan bercanda donk..”

“Mavb dek.. Nak vani dah tiada..”



@Pemakaman Vani

Pemakaman telah usai dan semua orang yang nganterin vani telah pulang tinggal Rafael dan Anggota SM*SH yang lain.. gue masih menangis di depan kerikil nisan yang bernamakan Yana Rivanika..

“Raf ada sesuatu yang ditinggalkan Vani... Kami tinggal dulu yaaa...”kata morgan sambil mengajak kawan* yang lain supaya meninggalkan rafael sendiri..


ISI SURAT:


“Rafaelku sayang .. maaf’n saya yaaa... mungkin sesudah engkau buka surat ini saya tlah tiada .... Tapi yakinlah selama ku hidup dan menjalani dongeng cinta dengan mu itu paling buat ku lebih berharga di dunia ini...Satu tahun jalani cinta dengan ku lebih indah.. Maaf’n saya jga jikalau ku tak memberi tau ttg penyakit yang saya deritaaa.... Aku tdk mau kalo kau iba dan perhatian ke saya dengan hiperbola itu yang buatku risih... Rafael meski ku telah tiada ku akan tetap mencintaimu lebih dari apapun.. Klo kau mau cari pengganti ku silahkan karna ku telah mengecewakan mu... I LOVE YOU Rafael untuk selalu dan selamanya...”


Rafael nangis dan bilank kata terakhirnya..

“Van.. Lo lumayan ku... Ku akan tetap menyayangimu selalu..” sambil mencium kerikil nisan Vani untuk terakhir kalinya.


********TAMAT********

Nah, Sekian Dulu Cerpen Romantis Yang dapat Saya Bagikan kali ini, Semoga Dapat Menginspirasi Pembaca.
Sumber http://eposlima.blogspot.co.id/
Puisi Patah Hati - Perihal Lara Hati Ini

Puisi Patah Hati - Perihal Lara Hati Ini

0
Tentang Lara Hati Ini
Karya : Toto Ardianto

Aku adalah
Sajak sajak Rindu yang terpendam
Yang tersimpan dalam Jejak Jejak Sunyi
Dan jiwaku Rapuh

Aku Adalah
Nada Nada Rindu yang tertinggal
Yang Kau titipkan bersama Desah angin malam
Dan jiwaku Rindu

Aku Adalah
Air mata yang mengalir terbuang
Yang menetes di setiap luka yang kamu beri
Dan jiwaku Terluka

Namun
Kucoba Selami
Kucoba Pahami
Sebab masih ada makna yang belum terungkap
Tentang Lara hati ini

Wangon, 02 Juni 2012

Demikian puisi patah hati kali ini, biar menginspirasi pembaca.
Sumber http://eposlima.blogspot.co.id/
Cerpen Persahabatan - Sebuah Janji

Cerpen Persahabatan - Sebuah Janji

0
Sebuah Janji
Oleh: Rai Inamas Leoni

“Sahabat selalu ada disaat kita membutuhkannya, menemani kita disaat kita kesepian, ikut tersenyum disaat kita bahagia, bahkan rela menyerah padahal hati kecilnya menangis…”
***

Bel istirahat akan berakhir berapa menit lagi. Wina harus segera membawa buku kiprah teman-temannya ke ruang guru sebelum bel berbunyi. Jabatan wakil ketua kelas membuatnya sibuk menyerupai ini. Gubrak…. Buku-buku yang dibawa Wina jatuh semua. Orang yang menabrak entah lari kemana. Jangankan menolongnya, meminta maaf pun tidak.

“Sial! Lari nggak pakek mata apa ya...” rutuk Wina. Dengan wajah masam ia mulai jongkok untuk merapikan buku-buku yang terjatuh. Belum selesai Wina merapikan terdengar langkah kaki yang tiba menghampirinya.

“Kasian banget. Bukunya jatuh semua ya?” cemoh seorang perjaka dengan senyum sinis. Sejenak Wina berhenti merapikan buku-buku, ia mencoba melihat orang yang berani mencemohnya. Ternyata beliau lagi. Cowok berpostur tinggi dengan rambut yang selalu berantakan. Sumpah! Wina benci banget sama perjaka ini. Seumur hidup Wina nggak bakal bersikap baik sama perjaka yang ada di depannya ini. Lalu Wina mulai melanjutkan merapikan buku tanpa menjawab pertanyaan perjaka tersebut.

Cowok tinggi itu sepintas mengernyitkan alisnya. Dan kembali ia tercenung alasannya cewek di depannya tidak menanggapi. Biasanya bila Wina terpancing dengan omongannya, perang verbal pun akan terjadi dan takkan selesai sebelum seseorang tiba melerai.

Teeeett… Bel tanda berakhirnya jam istirahat terdengar nyaring. “Maksud hati pengen bantu temen gue yang buruk ini. Tapi apa daya udah keburu bel. Makara sori nggak bisa bantu.” ucap perjaka tersebut sambil menekan kata buruk di pertengahan kalimat.

Cowok tersebut masih menunggu reaksi cewek yang ada di depannya. Tapi yang dinantikan tidak membalas dengan cemohan atau pun ejekan. “Lo berubah.” gumam perjaka tersebut kemudian berbalik bersiap masuk ke kelasnya. Begitu perjaka itu membalikkan badannya, Wina yang sudah selesai membereskankan buku mulai memasang ancang-ancang. Dengan semangat 45 Wina mulai mengayunkan kaki kanannya kearah kaki kiri perjaka tersebut dengan keras.

“Adooooww” pekik perjaka tersebut sambil menggerang kesakitan.

“Makan tuh sakit!!” ejek Wina sambil berlari membawa buku-buku yang tadi sempat berserakan. Bisa dibayangkan gimana sakitnya tuh kaki. Secara Wina pakek kekuatan yang super duper keras. Senyum kemenangan menghiasi di wajah cewek tinggi kurus tersebut.
***

“Wina….”

Wina menoleh untuk melihat siapa yang memanggilnya. Ternyata dari kejauhan Amel sahabat baiknya semenjak Sekolah Menengah Pertama sedang berlari kearahnya. Dengan santai Wina membalikkan badannya berjalan mencari motor matic kesayangannya. Ia sendiri lupa dimana menaruh motornya. Wina emang paling payah sama yang namanya mengingat sesuatu. Masih celingak-celinguk mencari motor, Amel malah menjitak kepalanya dari belakang.

“Woe non, budeg ya? Nggak denger teriakan gue. Temen macem apaan yang nggak nyaut sapaan temennya sendiri.” ucap Amel dengan bibir monyong. Ciri khas cewek putih tersebut kalo lagi ngambek.

“Sori deh Mel. Gue lagi bad mood, pengen cepet pulang.”

“Bad mood? Jelas-jelas lo tadi bikin gempar satu kelas. Udah nendang kaki perjaka ampe tuh perjaka permisi pulang, nggak minta maaf lagi.” terang Amel panjang lebar.

“Hah? Sampe segitunya? Kan gue cuma nendang kakinya, masak segitu parahnya?” Wina benar-benar nggak nyangka. Masa sih keras banget? Tuh perjaka ternyata bener-bener lembek, pikirnya dalam hati.

“Nendang sih nendang tapi lo pakek tendangan super duper. Kasian Alex lho.”

“Enak aja. Orang beliau yang mulai duluan.” bantah Wina membela diri.

Sejenak Amel terdiam, kemudian berlahan bibirnya tersenyum tipis. “Kenapa sih kalian berdua selalu berantem? Masalahnya masih yang itu? Itu kan SMP. Dulu banget. ” ujar Amel polos, tanpa bermaksud mengingatkan insiden yang lalu. “Lagi pula gue udah bisa nerima kalo Alex nggak suka sama gue.”

“Tau ah gelap!”
***

Bel pulang berbunyi nyaring bertanda jam pelajaran telah usai. Cuaca yang sedemikian panas tak menyurutkan niat para siswa Sekolah Menengan Atas Harapan untuk bergegas pulang ke rumah. Wina sendiri sudah membereskan buku-bukunya. Sedangkan Amel masih berkutat pada buku catatanya kemudian sesekali menoleh ke papan tulis.

“Makanya kalo nulis jangan kayak kura-kura.” Dengan gemas Wina menjitak kepala Amel. “Duluan ya, Mel. Disuruh nyokap pulang cepet nih!” Amel hanya mendengus kemudian kembali sibuk dengan catatanya.

Saat Wina membuka pintu kelas, seseorang ternyata juga membuka pintu kelasnya dari luar. “Eh, sori..” ucap Wina kikuk. Tapi begitu sadar siapa orang yang ada di depannya, Wina pribadi ngasi tampang jutek kepada orang itu. “Ngapaen lo kesini? Masih sakit kakinya? Apa cuma dilebih-lebihin semoga kemaren pulang cepet? Hah? Makara perjaka kok bencong baget!!!”

Jujur Alex udah bosen kayak gini terus sama Wina. Dia pengen hubungannya dengan Wina bisa kembali menyerupai dulu. “Nggak usah cari gara-gara deh. Gue cuma mau cari Amel.” ucap Alex hirau taacuh sambil celingak celinguk mencari Amel. “Hey Mel!” ucap Alex riang begitu orang yang dicarinya nongol.

“Hey juga. Makara nih sekarang?” Amel sejenak melirik Wina. Lalu dilihatnya Alex mengangguk bertanda mengiyakan. “Win, kita duluan ya,” ujar Amel singkat.

Wina hanya benggong kemudian dengan cepat mengangguk. Dipandangi Amel dan Alex yang kian jauh. Entah kenapa, perasaanya jadi asing setiap melihat mereka bersama. Seperti ada yang sakit di suatu organ tubuhnya. Biasanya Alex selalu mencari persoalan dengannya. Namun kini berbeda. Alex tidak menggodanya dengan cemohan atau usikan khasnya. Alex juga tidak menatapnya ketika ia bicara. Seperti ada yang hilang. Seperti ada yang pergi dari dirinya.
***

Byuuurr.. Fanta rasa stowberry menggalir deras dari rambut Wina hingga menetes ke kemeja putihnya. Wina nggak bisa melawan. Ia kini ada di WC perempuan. Apalagi ini jam terakhir. Nggak ada yang akan bisa menolongnya hingga bel pulang berbunyi.

“Maksud lo apa?” hardik Wina menantang. Ia nggak diterima di guyur kayak gini.

“Belum kapok di guyur kayak gini?” balas cewek tersebut sambil menjambak rambut Wina. “Tha, mana fanta jeruk yang tadi?” ucap cewek itu lagi, tangan kanannya masih menjambak rambut Wina. Thata pribadi memberi satu botol fanta jeruk yang sudah terbuka.

“Lo mau gue siram lagi?” tanya cewek itu lagi.

Halo??!! Nggak usah ditanya pun, orang bego juga tau. Mana ada orang yang secara sukarela mau berbasah ria dengan fanta stroberry atau pun jeruk? Teriak Wina dalam hati. Ia tau bila cewek di depannya ini berjulukan Linda. Linda populer sesaentro sekolah alasannya keganasannya dalam hal melabrak orang. Yeah, dari pada ngelawan terus sekarat masuk rumah sakit, mending Wina diem aja. Ia juga tau kalo Linda satu kelas dengan Alex. Wait, wait.. Alex??? Jangan-jangan beliau biang keladinya. Awas lo Lex, sampe gue tau lo biang keroknya. Gue bakal ngamuk entar di kelas lo!

“Gue rasa, gue nggak ada persoalan ama lo.” teriak Wina sambil mendorong Linda dengan sadisnya. Wina benar-benar nggak tahan sama perlakuan mereka. Bodo amat gue masuk rumah sakit. Yang terang ni nenek lampir perlu dikasi pelajaran.

Kedua sahabat Linda, Thata dan Kanya dengan sigap mencoba menahan Wina. Tapi Wina malah memberontak. “Buruan Lin, ntar kita ketahuan.” kata Kanya si cewek sawo mateng.

Selang beberapa detik, Linda kembali mengguyur Wina dengan fanta jeruk. “Jauhin Alex. Gue tau lo berdua temenan dari SMP! Dulu lo pernah nolak Alex. Tapi kenapa lo kini nggak mau ngelepas Alex?!!”

“Maksud lo?” ledek Wina sinis. “Gue nggak kenal kalian semua. Asal lo tau gue nggak ada apa-apa ama Alex. Lo nggak liat kerjaan gue ama tuh perjaka sinting cuma berantem?”

Plaakk.. Tamparan mulus mendarat di pipi Wina. “Tapi lo seneng kan?” teriak Linda sempurna disebelah kuping Wina. Kesabaran Wina balasannya hingga di level terbawah.

Buuugg! Tonjokan Wina mengenai sempurna di hidung Linda. Linda yang murka makin meledak. Perang dunia pun tak terelakan. Tiga banding satu. Jelas Wina kalah. Tak perlu lama, Wina sudah jatuh terduduk lemas. Rambutnya sudah lembap dan sakit alasannya dijambak, pjpinya sakit kena tamparan. Kepalanya terasa pening.

“Beraninya cuma keroyokan!” hardik seorang perjaka dengan tegas. Serempak trio geng labrak menoleh untuk melihat orang itu, Wina juga ingin, tapi tertutup oleh Linda. Dari suaranya Wina sudah tau. Tapi Ia nggak tau bener apa salah.

“Pergi lo semua. Sebelum gue laporin.” ujar perjaka itu singkat. Samar-samar Wina melihat geng labrak pergi dengan buru-buru. Lalu perjaka tadi menghampiri Wina dan membantunya untuk berdiri. “Lo nggak apa-apa kan, Win?”

“Nggak apa-apa dari hongkong!?”
***

Hujan rintik-rintik membasahi bumi. Wina dan Alex berada di ruang UKS. Wina membaringkan diri daerah tidur yang tersedia di UKS. Alex memegangi sapu tangan hirau taacuh yang diletakkan di sekitar pipi Wina. Wina lemas luar biasa. Kalau beliau masih punya tenaga, beliau nggak bakalan mau tangan Alex nyentuh pipinya sendiri. Tapi alasannya terpaksa. Mau gimana lagi.

“Ntar lo pulang gimana?” tanya Alex polos.

“Nggak gimana-mana. Pulang ya pulang.” jawab Wina jutek. Rasanya Wina makin benci sama yang namanya Alex. Gara-gara Alex dirinya dilabrak hidup-hidup. Tapi bila Alex nggak datang. Mungkin beliau bakal pingsan duluan sebelum ditemukan.

“Tadi itu cewek lo ya?” ucap Wina dengan wajah jengkel.

“Nggak.”

“Trus kok beliau malah ngelabrak gue? Isi nyuruh jauhin lo segala. Emang beliau siapa? “ rutuk Wina kesal seribu kesal. Ups! Kok gue ngomong kayak gue nggak mau jauh-jauh ama Alex. Aduuuhh…

Alex sejenak tersenyum. “Dia tuh cewek yang gue tolak. Makara beliau tau semuanya wacana gue dan termasuk wacana lo” ucap Alex sambil menunjuk Wina.

Wina diam. Dia nggak tau harus ngapain sehabis Alex menunjuknya. Padahal cuma nunjuk. “Ntar bisa pulang sendiri kan?” tanya Alex.

“Bisalah. Emang lo mau nganter gue pulang?”

“Emang lo kira gue udah lupa sama rumah lo? Jangan kira lo nolak gue terus gue depresi terus lupaen segala sesuatu wacana diri lo. Gue masih paham bener wacana diri lo. Malah perasaan gue masi sama kayak dulu.” terang Alex sejelas-selasnya. Alex pikir kini udah saatnya ngungkapin unek-uneknya.
“Lo ngomong kayak gitu lagi, gue tonjok jidat lo!” ancam Wina. Nih orang emang sinting. Gue gres kena petaka yang bikin kepala puyeng, malah dikasi dialog yang makin puyeng.

“Perasaan gue masih kayak dulu, belum berubah sedikit pun. Asal lo tau, gue selalu cari gara-gara ama lo itu ada maksudnya. Gue nggak pengen kita musuhan, diem-dieman, atau apalah. Pas lo nolak gue, gue nggak terima. Tapi seiring berjalannya waktu, kita dapet sekolah yang sama. Gue coba buat nerima. Tapi nggak tau kenapa lo malah diemin gue. Akhirnya gue kesel, dan tanpa sadar gue malah ngajakin lo berantem.” Sejenak Alex menanrik nafas. “Lo mau nggak jadi pacar gue? Apapun jawabannya gue terima.”

Hening sejenak diantara mereka berdua. “Kayaknya gue pulang duluan deh.” Ucap Wina sambil buru-buru mengambil tasnya. Inilah kebiasaan Wina, selalu mengelak selalu menghindar pada realita. Ia bener-bener nggak tau harus ngapaen. Dulu ia nolak Alex alasannya Amel juga suka Alex. Tapi sekarang?

“Besok gue udah nggak sekolah disini. Gue pindah sekolah.” Alex berbicara sempurna ketika Wina sudah berada di ambang pintu UKS.

Wina membisu tak mampu berkata-kata. Dilangkahkan kakinya pergi meninggalkan UKS. Meninggalkan Alex yang termenung sendiri.
***

Kelas masih sepi. Hanya ada beberapa murid yang gres datang. Diliriknya kursi sebelah. Amel belum datang. Wina sendiri tumben tiba pagi. Biasanya ia tiba 5 menit sebelum bel, disaat kelas sudah padat akan penduduk. Semalam Wina nggak bisa tidur. Entah kenapa bayangan Alex selalu terbesit di benaknya. Apa benar Alex pindah sekolah? Kenapa harus pindah? Peduli amat Alex mau pindah apa nggak, batin Wina. “Argggg… Kenapa sih gue mikir beliau terus?”

“Mikirin Alex maksud lo?” ucap Amel tiba-tiba udah ada disamping Wina. “Nih hadiah dari pangeran lo.” Dilihatnya Amel mengeluarkan kotak biru berukuran sedang. Karena ingin tau dengan cepat Wina membuka kotak tersebut. Isinya bingkai foto bermotif rainbow dengan foto Wina dan Alex ketika mengikuti MOS Sekolah Menengah Pertama didalamnya. Terdapat sebuah kertas. Dengan segera dibacanya surat tersebut.

    Dear wina,

    Inget ga pertama kali kita kenalan? Pas itu lo nangis gara-gara di aturan ama osis. Dalam hati gue ketawa, kok ada sih cewek cengeng kayak gini? Hehe.. kidding. Lo dulu pernah bilang pengen liat pelangi tapi ga pernah kesampaian. Semoga lo seneng sama pelangi yang ada di bingkai foto. Mungkin gue ga bisa nunjukin pelangi ketika ini coz gue harus ikut ortu yang pindah tugas. Tapi suatu hari nanti gue bakal nunjukin ke lo gimana indahnya pelangi. Tunggu gue dua tahun lagi. Saat waktu itu tiba, ga ada alasan buat lo ga mau jadi pacar gue.


“Kenapa lo nggak mau nerima dia? Gue tau lo suka Alex tapi lo nggak mau nyakitin gue.” sejenak Amel tersenyum. “Percaya deh, kini gue udah nggak ada rasa sama Alex. Dia cuma temen kecil gue dan nggak akan lebih.”

“Thanks Mel. Lo emang sahabat terbaik gue.” ucap Wina tulus. “Tapi gue tetap pada prinsip gue.”
Amel terlihat menerawang. “Jujur, waktu gue tau Alex suka sama lo dan cuma nganggep gue sebagai temen kecilnya. Gue pengen teriak sama semua orang, kenapa dunia nggak adil sama gue. Tapi seiring berjalannya waktu gue sadar kalo nggak semua yang kita inginkan ialah yang terbaik untuk kita.” senyum kembali menghiasi wajah mungilnya. “Dan lo harus akad sama gue kalo lo bakal jujur wacana persaan lo sama Alex. Janji?” lanjut Amel sambil mengangkat jari kelingkingnya.

Ingin rasanya Wina menolak. Amel terlalu baik baginya. Dia sendiri tau hingga ketika ini Amel belum sepenuhnya melupakan Alex. Tapi Wina juga tak ingin mengecewakan Amel. Berlahan diangkatnya jari kelingkingnya.

“Janji..” gumam Wina lirih.
***


By : Rai Inamas Leoni
TTL : Denpasar, 08 Agustus 1995
Sekolah : Sekolah Menengan Atas Negeri 7 Denpasar
Blog : raiinamas.blogspot.com

Demikian cerpen persahabatan kali ini, semoga dongeng diatas bisa menginspirasi anda.
Sumber http://eposlima.blogspot.co.id/
Puisi Patah Hati - Selamat Tinggal Cinta

Puisi Patah Hati - Selamat Tinggal Cinta

0
Selamat Tinggal Cinta

Kau campakkan aku..
kedalam puing-puing hatiku
dalam kesetiaanku..
kamu lukaiku dengan khianatmu

Aku mencoba selalu menjadi yang terbaik
mencoba selalu menjadi bidadari hatimu
namun semua sia-sia belaka
alasannya yaitu cintamu cinta buaya..

bagimu saya hanyalah setitik debu
yang tak berarti di hamparan pasir
kenangan indah kita dahulu
hanya menyerupai bisikan angin yang berlalu

Selamat tinggal cinta..
Selamat tinggal semua dongeng kita
Kan kujalani hidupku..
dengan sayatan luka di dalam jiwa.

Demikian puisi patah hati kali ini, biar menginspirasi pembaca.
Sumber http://eposlima.blogspot.co.id/
Puisi Alam - Hutan Sehabis Hujan

Puisi Alam - Hutan Sehabis Hujan

0
Hutan Setelah Hujan
Karya : Cahya AW

Awan kelabu telah pergi
Suara guntur yang menggelegar telah berhenti
Rintik air dari langit tak lagi turun
Tanah yang kering telah menjadi becek
Tumbuhan yang layu telah subur kembali
Sungai yang kering terisi kembali
Binatang - hewan yang kebasahan mulai mengeringkan tubuhnya
Pohon – pohon mulai menyerap air yang jatuh dari langit dengan ujung akarnya

Itulah keadanmu sehabis hujan
Semoga tetap begitu selamanya
Demi keselamatan umat manusia

Demikian puisi alam yang sempat di bagikan kali ini, agar bermanfaat ..
Sumber http://eposlima.blogspot.co.id/
Puisi Cinta - Pasrah Dalam Cinta

Puisi Cinta - Pasrah Dalam Cinta

0
Pasrah dalam Cinta

Aku berjalan di bawah derasnya hujan,.....
Tak ku hiraukan baju yang ku kenakan...,
Basah oleh air hujan.....
Qu berjalan tanpa arah & tujuan.....
Kemana harus ku bawa.....
Luka hati yang menyayat jiwa..,
Pada siapa ku mengadu....
Derita dalam hidup ku....
Aku yang lemah oleh cintanya....
Tak bisa berbuat apa apa....
Hidup terasa tak berguna....
Aku pun tak mau mati sia sia....
Hanya alasannya ialah cinta.....
Hingga ku lupa sama Sang Pencipta....
Sesungguhny ia Maha tau....
Derita dalam hidup ku....
Hanya sebagai ujian ku...

Demikian puisi cinta yang bisa saya bagikan kali ini, supaya menginspirasi...

artikel terkait :
puisi cinta - selamat pagi cintaku
puisi cinta - iklas kasihmu
puisi cinta - wacana kita
Sumber http://eposlima.blogspot.co.id/

Fakta Unik Seputar Batuk Pilek

0
Fakta unik batuk pilek yang mungkin belum anda ketahui :


1. Pilek Membutuhkan Waktu Sekitar 48 jam Untuk Menginfeksi Dan Membuat Anda Sakit.
Jika hidung meler, tenggorokan gatal, pikirkan kembali 48 jam ke belakang. Kemungkinannya virus pilek sudah memasuki tubuh Anda. Para jago menyampaikan virus pilek membutuhkan waktu sekitar dua hari untuk menanamkan ke dalam lapisan sel-sel dan menghasilkan gejala. Kadang pilek dan flu susah dibedakan. Ron Eccles, BSc, PhD, DSC, Direktur Common Cold Centre di Universitas Cardiff di Inggris menyatakan virus pilek biasanya tak menjadikan demam pada orang dewasa. Sedangkan demam dan batuk yakni tanda utama influenza.

2. Senjata Terbaik Melawan Pilek Adalah Olah Raga.
Bukan obat ataupun tambahan vitamin, tapi olah raga. Peneliti Appalachian State University telah mempelajari bagaimana sistem kekebalan tubuh dan virus dipengaruhi oleh olah raga. Para peneliti menyampaikan jikalau ingin benar-benar menangkal flu isu terkini masbodoh ini, cara terbaik yakni 30 menit berjalan kaki cepat 5 kali per minggu. “Latihan ringan ini baik alasannya yakni memindahkan darah ke seluruh tubuh dan juga menggerakkan sel darah putih untuk mencari infeksi,” kata Dr Eccles

3. Kurang Tidur Salah Satu Penyebabnya
Berapa banyak yang tidur Anda semalam? ”Kalau kurang dari tujuh jam, Anda tiga kali lebih mungkin untuk pilek,” kata peneliti di Carnegie Mellon University. Gunakan waktu tidur dengan efisien. Peserta studi yang menghabiskan kurang dari 92 persen waktu tidur mereka setidaknya lima kali lebih besar kemungkinan terkena pilek.

4. Jus Jeruk Tak Menangkal Pilek
Lebih dari 30 studi yang dilakukan oleh para peneliti di Australian National University dan University of Helsinki menyampaikan bahwa untuk sebagian besar orang, vitamin C tidak mencegah atau menyembuhkan tanda-tanda flu.

5. Bunga Echinacea Bisa Membantu Melawan Virus Pilek
Tumbuhan dengan bunga warna ungu ini sanggup membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sehingga sanggup melawan virus flu dan pilek. Peneliti dari Universitas Connecticut mempelajari lebih dari 1.600 orang yang memakai bunga ini. Mereka melaporkan, Echinacea sanggup mengurangi kemungkinan terkena pilek sampai 50 persen dan mengurangi durasi sakit pilek sekitar 1,4 hari.

6. Virus Pilek Bisa Membuat Gemuk
Peneliti di Rady Children’s Hospital di San Diego menemukan bawah umur yang telah terinfeksi oleh 36 adenovirus, virus flu biasa yang menjadikan tanda-tanda pilek kadang kala juga terkena problem pencernaan. Berat tubuh mereka 50 pon lebih berat dari bawah umur yang belum terinfeksi virus ini. Namun virus ini bukan penyebab utama problem berat tubuh .

7. Minuman Panas Dapat Membantu Menghilangkan Gejala Virus Pilek
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam edisi terbaru dari Rhinology jurnal, peneliti di Inggris menyampaikan menyeruput minuman panas sanggup memperlihatkan dukungan eksklusif dan berkelanjutan dari tanda-tanda terburuk dari flu, menyerupai batuk, bersin, pilek, sakit tenggorokan dan kelelahan.

artikel terkait :
fakta unik wacana kopi
fakta unik wacana nyamuk
fakta unik wacana tertawa
Sumber http://eposlima.blogspot.co.id/
Kirim Karya [Cerpen / Puisi / Cerita]

Kirim Karya [Cerpen / Puisi / Cerita]

0
Jika kau sanggup menciptakan karya sastra ibarat [puisi, cerpen dan cerita], blog ini siap menampung kreatifitas kau untuk di muat supaya sanggup di baca oleh orang banyak di internet.

Bagi yg berminat, baca dulu syarat dan ketentuannya :

  • Tulisan yang dikirim yakni karya orisinil yang belum pernah di publikasikan di kawasan lain (website/blog) kecuali pada media cetak. 
  • Harap untuk menyertakan nama pengarang bersama dengan tulisan.
  • Karya cerpen atau puisi yang di kirim harus ditulis dalam bahasa yang baik dan benar. Tidak boleh memakai bahasa chatting atau SMS dan bahasa 4l4y lainnya.
  • Kategori karya tidak di batasi ibarat cerpen cinta, cerpen persahabatan, puisi romantis, puisi perjuangan, kisah motivasi, kisah humor, dll. 
  • Karya yang akan di publikasikan akan melalui proses editing terlebih dahulu oleh saya selaku admin.
  • Karya yang telah di kirimkan telah menjadi hak penuh admin, sehingga kau tidak sanggup meminta abolisi karya yang sudah di muat.
Bagi yang karyanya di publikasikan berhak memuat foto dan nama di final karya serta berhak mendapat maksimal 2 live link menuju website/blog atau menuju social media profile (facebook/twitter).

Ayo segera kirim karyamu ke dombiza@gmail.com dengan format :

kepada : dombiza@gmail.com
subjek : cerpen / puisi / kisah - nama kamu
isi : masukkan karyamu di sini ....

Ok, di tunggu yach !!!
Sumber http://eposlima.blogspot.co.id/
Puisi Alam - Indahnya Negeri Ini

Puisi Alam - Indahnya Negeri Ini

0
INDAHNYA ALAM NEGERI INI
Puisi Ronny Maharianto

Kicauan burung terdengar merdu
Menandakan adanya hari baru
Indahnya alam ini membuatku terpaku
Seperti dunia hanya untuk diriku

Kupejamkan mataku sejenak
Kurentangkan tanganku sejenak
Sejuk , hening , bahagia kurasakan
Membuatku ibarat melayang kegirangan      

Wahai pencipta alam
Kekagumanku sulit untuk kupendam
Dari siang sampai malam
Pesonanya tak pernah padam

Desiran angin yang berirama di pegunungan
Tumbuhan yang menari-nari di pegunungan
Begitu indah rasanya
Bak indahnya taman di surga

Keindahan alam terasa sempurna
Membuat semua orang terpana
Membuat semua orang terkesima
Tetapi, kita harus menjaganya
Agar keindahannya takkan pernah sirna

Nah, cukup sekian puisi alam yang dapat saya berikan kali ini, agar menginspirasi,..!!
Sumber http://eposlima.blogspot.co.id/
Puisi Alam - Sajak Matahari

Puisi Alam - Sajak Matahari

0
SAJAK MATAHARI
Karya : W.S. Rendra

Matahari berdiri dari sanubariku.
Menyentuh permukaan samodra raya.
Matahari keluar dari mulutku,
menjadi pelangi di cakrawala.

Wajahmu keluar dari jidatku,
wahai kamu, perempuan miskin !
kakimu terbenam di dalam lumpur.
Kamu harapkan beras seperempat gantang,
dan di tengah sawah tuan tanah menanammu !

Satu juta lelaki gundul
keluar dari hutan belantara,
badan mereka terbalut lumpur
dan kepala mereka berkilatan
memantulkan cahaya matahari.
Mata mereka menyala
badan mereka menjadi bara
dan mereka aben dunia.

Matahari ialah cakra jingga
yang dilepas tangan Sang Krishna.
Ia menjadi rahmat dan kutukanmu,
ya, umat insan !

Yogya, 5 Maret 1976

Demikian puisi alam yang sempat di posting kali ini, supaya bermanfaat.. !!
Sumber http://eposlima.blogspot.co.id/
Puisi Alam - Alam Di Lembah Semesta

Puisi Alam - Alam Di Lembah Semesta

0
ALAM DILEMBAH SEMESTA
Puisi Ardian.H

Angin hirau taacuh kelam berderik
Kabut putih menghapus mentari
Tegak cahyanya menusuk citra

Pahatan Gunung memecah langit
Berselimut awan beralas zamrud
Tinggi . . . Tajam . . .

Sejak waktu tidak beranjak
Di sanalah sanubari berdetak
Sunyi sepi tak beriak

Cermin delusi di atas danau
Menikung pohon yang melambai warna
Di celah kaki-kaki menjejak karya-karyaNYA

Di manakah saya berada?
Di mana jiwa tak mengingat rumah
Di ketika hidup serasa sempurna

Sungguh jelita permadani ini
Terbarkan pesona di atas cakrawala
Tak berujung di pandang lamanya

Serasa bertualang di negeri tak bertuan

Demikian puisi alam kali ini, biar menginspirasi ...!
Sumber http://eposlima.blogspot.co.id/