Loading...

Empal Gentong Hemat Di Kantong

Resep Khusus Nendang di Lidah

Mau makan nasi lengko dan empal gentong, tak mesti tiba ke Cirebon. Bagi anda yang berada di tengah kota Karawang, sanggup mencoba hidangan tersebut di warung nasi milik Widi Kharisma di bilangan Jl Kertabumi No 25 Karawang.
Di warung sederhana ini, Widi hanya menyediakan dua menu, empal gentong dan nasi lengko plus minuman sirup sampolai pisang susu. Siapapun yang mencoba makan di sini, dijamin tidak akan menyesal.
Nah, tim icip-icip Radar Karawang yang berkesempatan menyicipi hidangan di sana, mencicipi betapa lezatnya hidangan olahan wanita yang erat disapa Bu Widi itu.
Hanya ada nasi lengko dan empal gentong di warung nasi ini. Dua-duanya khas Cirebon. Meski jauh dari kota asalnya, rasa dan aromanya sangat nendang dan mirip makan di tempat aslinya.
Kuah santan empal gentong yang kental, mengakibatkan aroma yang menggugah selera. Belum lagi pada gigitan pertama. Dagingnya sangat empuk. Siapapun yang makan, dijamin ketagihan.
Soal rasa, Widi menuturkan, beliau punya resep spesial, selain secara khusus mendatangkan bumbu dari Cirebon. Meski begitu, rempah-rempah lainnya banyak tersedia di Karawang mirip kunyit, bawang merah, bawang putih, plus materi khusus.
Kekuatan lain pada empal gentong olahannya yakni tekstur daging sapi yang empuk alasannya dirinya memakai daging sengkel alias daging sapi tanpa lemak. Ada pula daging usus, babat, paru dan tulang muda.
Belum lagi adonan daun kucai, yang hanya sanggup didapatkan di kawasan Cirebon. Bentuknya yang hampir ibarat rumput itu, ternyata mengandung khasiat berbeda. Kucai yang mirip seledri itulah, kata Widi, yang menciptakan cita rasa hidangan empal gentong sangat digemari.
Selintas, empal gentong mirip soto. Tapi kata Widi, yang membedakannya terdapat taburan kucai. Karena, untuk flora kucai hanya ada di wilayah Cirebon. "Yang membedakan kuah soto tebang dengan yang kami itu, sebetulnya dari kucainya. Karena kucai ini merupakan flora yang cuma banyak di Cirebon. Selain sanggup mengubah rasa semakin lezat, ada khasnya sendiri," ucapnya.
Yang bikin beda lagi, selain hidangan utama, ada juga makanan ringan kerupuk kulit kerbau yang khas Cirebon banget. "Makan empal gentong berasa kurang bila tidak dilengkapi dengan kerupuk kulitnya. Ini juga orisinil dari kawasan Cirebon, jadi rasanya lebih nikmat," sebut Widi.
Ternyata hidangan yang enak itu tidak akan menciptakan kantong kandas. Karena untuk menyantap satu porsi empal gentong daging sapi cukup mengeluarkan Rp 22 ribu. Bagi yang suka empal adonan daging sapi, paru, usus dan tulang muda, tersedia juga, cukup merogoh Rp 20 ribu. Sedangkan untuk menikmati seporsi nasi lengko, hanya butuh merogoh Rp 13 ribu. (ian)
Sumber http://www.radar-karawang.com

Disclaimer: Beberapa artikel di blog ini terkadang berisi informasi dari berbagai macam sumber. Hak cipta berupa gambar, teks, dan link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami melalui contact menu.

Previous
Next Post »