Loading...

Kado Spesial Untuk Orang Tua Tercintaku di Kampung

Sesuai fitrahnya, kehidupan insan dihiasi hasrat untuk mencintai, cinta kepada lawan jenisnya, orang tua, anak, istri, guru, teman, kerabat atau kecintaan terhadap barang-barang dan binatang peliharaan. Karena memang setiap insan memiliki kecintaan yang berbeda-beda, kepada apa dan siapa rasa cinta yang ia miliki ditujukan? tentunya dengan ragam alasan mengapa demikian.
Jika ada pertanyaan "Siapa orang yang paling kau cintai?" maka balasan tersebut tentu sudah ada dalam benak masing-masing. Begitu juga dengan saya sendiri. bila pertanyaan tersebut saya jawab, maka balasan saya: "Orang yang paling saya cintai yakni kedua orang renta yaitu IBU dan BAPAK saya". 
Komitmen ini bukan tanpa dalih, banyak alasannya dan alasan hingga pilihan cinta tingkat tinggi saya tunjukan kepada mereka berdua. Lalu apa alasannya saya begitu mengasihi kedua orang renta ?

KENAPA ORANG YANG PALING SAYA CINTAI ADALAH ORANG TUA?
Alasan umum dan klasik mengapa kedua orang renta yang paling dicintai, "karena merekalah alasannya wasilah keberadaan kita di dunia ini", namun bagi saya pribadi tak cukup hingga situ untuk jadi alasan, lantaran pernyataan tersebut merupakan alasan statis dari catatan takdir.

Dan berdasarkan saya, Ada 3 (tiga) alasan pokok diantara banyak alasan untuk saya mengasihi kedua orang renta dan menempatkan mereka pada posisi Istimewa dalam hidup saya :

1. MEREKA TAK KENAL SIANG DAN MALAM
Inilah alasan paling tajam yang kerap kali menusuk pemikiran, memicu lahirnya rasa haru dan decak kagum  atas usaha mereka, bahkan sering kali menyulut penyesalan akan kelemahan diri saya untuk membalas pengorbanan mereka.
Bagaimana tidak? Keluarga yang dibangun orang renta saya mungkin tak semulus harapan kebanyakan orang, khususnya dari segi perekonomian. 
Namun ini bukan kegagalan bagi orangtua saya yang hidup di kampung, mereka tak pernah mengakibatkan ini alasan untuk menelantarkan anak-anaknya.
Ibu yang selalu penuh kecintaan, kasih sayang, perhatian, bimbingan serta doa kepada kepada anak-anaknya. Bapak yang tak kenal lelah, mejadi tulang punggung keberlangsungan keluarga, bekerja  keras banting tulang siang dan malam. 
Mereka berdua tak sadar bahawa dirinya itu rapuh, lemah dan bukan insan super. namun mereka tak pernah berhenti membuat kebahagiaan untuk keluarga yang mereka bangun, tak kenal siang ataupun malam, panas dan hujan, apapun mereka hadapi meski harus mengorbankan seluruh apa yang mereka punya.

2. MOTIVATOR TERBAIK YANG PERNAH ADA
Dari keseharian yang saya lewati bersama mereka, banyak pesan yang tersirat  dan motivasi serta pelajaran yang bisa saya petik dari sistem hidup ibu dan bapak saya. Ketabahan mereka berdua menjalani hidup seolah menjadi obor panas yang menyulut sumbu semangat dalam jiwa saya.
Wejangan dari mereka yang kerap kali menjadi tamparan pedas yakni satu pepatah yang mereka selalu mereka lontarkan: 
"Cukuplah, ibu dan bapak menjadi orang ndeso dan dibodohi orang, tapi kalian (anak-anak) harus menjadi orang yang cendekia dan berpendidikan, namun jangan sekali-kali membodohi orang"
Dari sini tercermin betapa besar ketabahan dan perkasanya mereka berdua... Ibu dan Bapaku..
Mereka seolah tak memperdulikan diri mereka sendiri, apapun yang penting anak-anaknya, banting tulang membiayai anak mereka, sandang, pangan, pendidikan, uang jajan dan segala sesuatunya.
Tapi.. mereka sendiri tak pernah memperhatikan "bagaimana pakaian yang mereka kenakan?", "status pendidikan mereka", bahkan "siapa yang peduli dengan mereka?".
Itulah secuil dari sekian banyak ilham hidup yang mereka perlihatkan kepada kami anak-anaknya.
    
3. MEREKA ITU PENYESALAN TERBESAR DALAM HIDUP SAYA.
Saya Menyesal lantaran mereka berdua.. Orang renta saya, Ibu dan Bapak...
Menyesal bukan lantaran saya dilahirkan dari mereka, menyesal bukan karena 
kehidupan miskin mereka, menyesal bukan lantaran kebodohan dan keterbatasan Ibu dan Bapak saya, tapi saya menyesal lantaran BELUM BISA MEMBAHAGIAKAN MEREKA...
Tak mungkin memang membalas semua pengorbanan dan usaha mereka untuk saya dan kami sebagai anaknya. Namun setidaknya saya bisa melihat mereka tersenyum gembira dan senang akan apa yang saya lakukan. Agar mereka sadar bahawa usaha dan jerih payah mereka tak sia-sia, membesarkan dan mendidik anak-anaknya.
Sayang seribu sayang, impian itu masih menjadi penyesalan bagi saya, membahagiakan mereka berdua, membuat mereka tersenyum gembira kepada saya.
Maafkan Anakmu Ibu.. Bapak.. anakmu masih belum bisa membahagiakanmu,
Semoga tetap panjang umur, Sehat selalu. Aku pergi ke perantauan untuk impian yang saya yakin akan membuat kalin berdua bangga.

Bila saya mampu, saya ingin persembahkan kado Istimewa namun sederhana untuk kalian berdua, meski tak semewah dan sebesar yang diharapkan.

KADO SPESIAL BUAT IBU DAN BAPAKKU
Untuk Ibu...
Ibu yang sering sakit-sakitan.. Saya ingin membelikan Obat-Obatan, biar penyakit ibu bisa segera sembuh dan sehat menyerupai sediakala, Saya ingin mengganti tas usang yang biasa ibu bawa ke pengajian dengan TAS Baru yang lebih layak, Melengkapi Pekakas dan Perlengkapan Rumah, serta membelikan peralatan ibadah yang baru. Walaupun Ibu sudah tua, saya ingin membelikan Kosmetik dan Alat kecantikan, biar terlihat sehat dan bersih. 

Dan buat Bapak..  
Saya ingin membelikan Pakaian Pria yang layak, saya ingin membelikan perlengkapan ibadah menyerupai Koko, dan sarung gres biar bapak lebih nyaman dan khusyu ketika beribadah. Dan satu lagi, bapak sering kesulitan menghubungi saya dan belum dewasa yang lain ketika ada keperluan dan menanyakan kabar, saya ingin membelikan sebuah Handphone Baru untuk Bapak.

DAN UNTUK KEDUANYA..
Saya ingin sejenak mengistirahatkan rutinitas Ibu dan Bapak mengajak kalian berdua ke Taman Hiburan, dan memberi mereka Voucher  Belanja biar mereka membeli kebutuhan masing-masing.

Itulah kado kecil yang akan saya kirimkan buat kedua orang renta saya dirumah, semoga saya bisa cepat mewujudkannya, dan setidaknya bisa melihat mereka tersenyum dengan kado yang sederhana tersebut.

Sumber https://seenday.blogspot.co.id/

Disclaimer: Beberapa artikel di blog ini terkadang berisi informasi dari berbagai macam sumber. Hak cipta berupa gambar, teks, dan link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami melalui contact menu.

Previous
Next Post »