Rukun, Sunnah, dan Makruh Puasa Ramadhan

Rukun, Sunnah, dan Makruh Puasa Ramadhan - Hai sobat Khoerul WEB, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Rukun, Sunnah, dan Makruh Puasa Ramadhan, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Puasa, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Rukun, Sunnah, dan Makruh Puasa Ramadhan
link : Rukun, Sunnah, dan Makruh Puasa Ramadhan

Baca juga


Rukun, Sunnah, dan Makruh Puasa Ramadhan

Rukun, Sunnah, dan Makruh Puasa Ramadhan

Rukun Puasa

Diantara rukun-rukun puasa yaitu:

  • Niat di dalam hati , niat ini diwajibkan pada tiap-tiap malam,  kerana ibadat puasa pada tiap-tiap hari dalam bulan Ramadhan adalah perbuatan yang terpisah di antara hari dengan hari yang lain Sebagaimana Hadis Nabi SAW :

من لم يجمع الصوم قبل الفجر فلا صيام له
Artinya :”Barang siapa yang tidak berniat puasa sebelum fajar maka tiada puasa baginya”(Diriwayatkan oleh Ahmad dan Asbus Sunan).

  • Menahan diri daripada makan dan minum atau menahan dari segala sesuatu yang membatalkan puasa dari keluarnya fajar hingga tenggelamnya matahari.

Sunah-Sunah Puasa

Diantara Sunah-Sunahnya Puasa Yaitu:
  • Makan Sahur, Rasulullah bersabda:
تَسَحَّرُوا فَاِ نَّ فِى السُّحُورِ بَرَكَةً
Artinya:”Hendaklah kalian makan sahur karena didalam sahur itu terdapat keberkahan”(Mutafaqun Alaih)
  • Mengakhiri sahur, Rasulullah Bersabda:
إن تأخير السحور من سنن المرسلين
Artinya:” Sesungguhnya melewatkan bersahur itu adalah sunnah Para Rasul”(Diriwayatkan oleh Ibn. Hibban)
  • Menyegerakan berbuka, Rasulullah Bersabda:
لا يزال الناس بخير ما عجلوا الفطر
Artinya:” Manusia akan tetap berkeadaan baik selagi mereka menyegerakan berbuka”(Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim)
  • Meninggalkan perkataan yang tidak baik, seperti berbohong, mengumpat, menfitnah dan sebagainya, Rasulullah Bersabda:
من لم يدع قول الزور والعمل به فليس لله حاجة في أن يدع طعامه وشرابه
Artinya:”Barang siapa yang tidak meninggalkan kata-kata dusta dan beramal dengannya maka Allah tidak mempunyai hajat padanya dalam dia meninggalkan makanan dan minumannya (puasanya sia-sia).”(H.R. Bukhari)
  • Berbuka dengan kurma atau yang manis-manis atau dengan air sebelum makan yang lain
  • Memberi makan orang lain untuk berbuka
  • Berdoa ketika berbuka, Doa itu antara lain:
اّلَّلهُمَ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلي رِزْقِكَ اَفْطَرْتُ
Artinya;” Wahai Tuhanku, karena-Mulah aku berpuasa dan dengan rizki-mulah aku berbuka”

Makruh Puasa

Beberapa hal yang dimakruhkan pada saat puasa yaitu:
  • Berkata  yang tidak baik, seperti berbohong, mengumpat, menfitnah dan sebagainya, Rasulullah Bersabda:
من لم يدع قول الزور والعمل به فليس لله حاجة في أن يدع طعامه وشرابه
Artinya:”Barang siapa yang tidak meninggalkan kata-kata dusta dan beramal dengannya maka Allah tidak mempunyai hajat padanya dalam dia meninggalkan makanan dan minumannya (puasanya sia-sia).”(H.R. Bukhari)
  • Sengaja melambatkan berbuka meskipun sudah masuk waktu maghrib
  • Berbekam, kecuali kalau terpaksa
  • Bersiwak, sikat gigi dan berkumur secara berlebihan pada saat matahari sudah tergelincir ke barat(waktu Dhuhur), kecuali terpaksa
Sebagaian ulama’ berpandapat bahwa: suntik cacar termasuk makruh, jika tidak ada keperluan mendesak.

Baca Selanjutnya : Hal-hal Apa saja yang Membatalkan Puasa


Rukun, Sunnah, dan Makruh Puasa Ramadhan

Sekian postingan kali ini mengenai Rukun, Sunnah, dan Makruh Puasa Ramadhan, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Rukun, Sunnah, dan Makruh Puasa Ramadhan dengan alamat link http://www.khoerulweb.com/2017/04/rukun-sunnah-dan-makruh-puasa-ramadhan.html

0 Response to "Rukun, Sunnah, dan Makruh Puasa Ramadhan"

Posting Komentar