Loading...

Rukun, Sunnah, dan Makruh Puasa Ramadhan

Rukun, Sunnah, dan Makruh Puasa Ramadhan

Rukun Puasa

Diantara rukun-rukun puasa yaitu:

  • Niat di dalam hati , niat ini diwajibkan pada tiap-tiap malam,  kerana ibadat puasa pada tiap-tiap hari dalam bulan Ramadhan adalah perbuatan yang terpisah di antara hari dengan hari yang lain Sebagaimana Hadis Nabi SAW :

من لم يجمع الصوم قبل الفجر فلا صيام له
Artinya :”Barang siapa yang tidak berniat puasa sebelum fajar maka tiada puasa baginya”(Diriwayatkan oleh Ahmad dan Asbus Sunan).

  • Menahan diri daripada makan dan minum atau menahan dari segala sesuatu yang membatalkan puasa dari keluarnya fajar hingga tenggelamnya matahari.

Sunah-Sunah Puasa

Diantara Sunah-Sunahnya Puasa Yaitu:
  • Makan Sahur, Rasulullah bersabda:
تَسَحَّرُوا فَاِ نَّ فِى السُّحُورِ بَرَكَةً
Artinya:”Hendaklah kalian makan sahur karena didalam sahur itu terdapat keberkahan”(Mutafaqun Alaih)
  • Mengakhiri sahur, Rasulullah Bersabda:
إن تأخير السحور من سنن المرسلين
Artinya:” Sesungguhnya melewatkan bersahur itu adalah sunnah Para Rasul”(Diriwayatkan oleh Ibn. Hibban)
  • Menyegerakan berbuka, Rasulullah Bersabda:
لا يزال الناس بخير ما عجلوا الفطر
Artinya:” Manusia akan tetap berkeadaan baik selagi mereka menyegerakan berbuka”(Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim)
  • Meninggalkan perkataan yang tidak baik, seperti berbohong, mengumpat, menfitnah dan sebagainya, Rasulullah Bersabda:
من لم يدع قول الزور والعمل به فليس لله حاجة في أن يدع طعامه وشرابه
Artinya:”Barang siapa yang tidak meninggalkan kata-kata dusta dan beramal dengannya maka Allah tidak mempunyai hajat padanya dalam dia meninggalkan makanan dan minumannya (puasanya sia-sia).”(H.R. Bukhari)
  • Berbuka dengan kurma atau yang manis-manis atau dengan air sebelum makan yang lain
  • Memberi makan orang lain untuk berbuka
  • Berdoa ketika berbuka, Doa itu antara lain:
اّلَّلهُمَ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلي رِزْقِكَ اَفْطَرْتُ
Artinya;” Wahai Tuhanku, karena-Mulah aku berpuasa dan dengan rizki-mulah aku berbuka”

Makruh Puasa

Beberapa hal yang dimakruhkan pada saat puasa yaitu:
  • Berkata  yang tidak baik, seperti berbohong, mengumpat, menfitnah dan sebagainya, Rasulullah Bersabda:
من لم يدع قول الزور والعمل به فليس لله حاجة في أن يدع طعامه وشرابه
Artinya:”Barang siapa yang tidak meninggalkan kata-kata dusta dan beramal dengannya maka Allah tidak mempunyai hajat padanya dalam dia meninggalkan makanan dan minumannya (puasanya sia-sia).”(H.R. Bukhari)
  • Sengaja melambatkan berbuka meskipun sudah masuk waktu maghrib
  • Berbekam, kecuali kalau terpaksa
  • Bersiwak, sikat gigi dan berkumur secara berlebihan pada saat matahari sudah tergelincir ke barat(waktu Dhuhur), kecuali terpaksa
Sebagaian ulama’ berpandapat bahwa: suntik cacar termasuk makruh, jika tidak ada keperluan mendesak.

Baca Selanjutnya : Hal-hal Apa saja yang Membatalkan Puasa

Disclaimer: Beberapa artikel di blog ini terkadang berisi informasi dari berbagai macam sumber. Hak cipta berupa gambar, teks, dan link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami melalui contact menu.

Previous
Next Post »