Loading...

Pepes Jambal Rm Mamah Walahar Maknyos..

KLARI, RAKA - Ingin menikmati suasana rumah makan bernuansa Sunda, dengan banyak sekali pelayanan akomodasi yang memadai. Serta dimanjakan dengan pemandangan indah. Cukup tiba ke Rumah Makan Mamah di Jalan Bendungan Walahar, Desa Walahar, Kecamatan Klari.
Di rumah makan ini ada sajian yang dapat bikin kita ketagihan. Namanya pepes. Ada banyak sajian pepes, ibarat pepes ikan jambal, pepes ikan nila, pepes ikan mas, pepes tahu, hingga pepes peda.
Bicara soal rasa. Mmm...jangan ditanya. Selain yummy juga sehat. Rasa yang gurih serta aroma khas pepes ikan yang kuat, sangat terasa ketika santapan pertama. Tekstur ikannya juga sangat lembut. Jangan khawatir bagi yang takut terkena duri ikan. Karena pepes Rumah Makan Mamah ini sangat memperhatikan kepuasan pelanggan. Tidak hanya itu, pelanggan juga akan dipuaskan dengan pemandangan yang indah. Derasnya air bendungan, menjadi bunyi lantunan musik alam yang dapat merangsang rasa lapar. Pokoknya,,uenak banget.
Penasaran bagaimana rumah makan ini dapat meracik bumbu pepes begitu enak, pemilik Rumah Makan Mamah Ela mengatakan, selama 20 tahun berdiri, bumbu diam-diam keluarga tetap dipertahankan. Makara wajar, jikalau para pelanggannya tetap mencicipi hal serupa. Tetap enak, dan tetap sehat. "Semua rumah makan niscaya mempunyai ciri khas mereka masing-masing, kalau disini ya begini aja, yang penting kepuasan pelanggan ialah yang paling utama," kata Ela kepada Radar Karawang.
Asyiknya, rasa pepes yang begitu nikmat itu, tidak perlu merogoh kantong terlalu dalam. Untuk pepes ikan jambal saja, hanya Rp 10 ribu. Pepes ayam Rp 15 ribu, dan pepes tahu Rp 5 ribu. "Semuanya murah-murah. Minuman juga ada es jeruk, sama es kelapa," pungkasnya.

Disukai Warga Tiongkok dan Korea
Dua puluh tahun berdiri, menciptakan Rumah Makan Mamah punya banyak pelanggan. Selain warga Karawang dan sekitarnya, orang gila dari Tiongkok dan Korea juga ketagihan makan pepes jambal di rumah makan tersebut.
"Alhamdulillah, kalau pelanggan tetap masih suka kesini. Bukan hanya warga disini saja, bahkan pelanggan yang dari dulu ibarat orang China dan Korea juga suka makan disini," ucap Pemilik Rumah Makan Mamah Ela.
Menurut Ela, kehadiran seorang pelanggan merupakan suatu kehormatan baginya. Kepuasan pelanggan menjadi prioritas. Maka masuk akal jikalau rumah makannya dapat menghabiskan ikan berkilogram dalam satu hari. "Sehari, untuk ikan jambal kita dapat hingga habiskan 10 kilo, untuk ikan saja, belum lagi yang lainnya," terangnya.
Tidak hanya mengurusi soal perut. Rumah Makan Mamah juga ingin memanjakan pelanggan lewat akomodasi lain. Seperti taman bermain bagi anak-anak, kamar mandi higienis dan musola. "Jadi kita buat rumah makan ini bernuansa Sunda. Dan tidak mengurangi semua kebutuhan yang diharapkan oleh pelanggan, mau ke kemar mandi ada, mushola ada, kawasan bermain, hiburan, hingga pemandangan air bendungan Walahar juga ada," ungkapnya. (yna)
Sumber http://www.radar-karawang.com

Disclaimer: Beberapa artikel di blog ini terkadang berisi informasi dari berbagai macam sumber. Hak cipta berupa gambar, teks, dan link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami melalui contact menu.

Previous
Next Post »