Loading...

ISP Mulai Blokir Situs Porno

Tampaknya pemblokiran terhadap situs porno menyerupai yang telah dicanangkan oleh Menkominfo (Kementrian Komunikasi dan Informatika) telah mulai diberlakukan dan dilaksanakan oleh penyedia jaringan (ISP).

Hal ini saya ketahui ketika saya sedang browsing dan muncul jendela pop up yang isinya menyatakan konten yang seharusnya terbuka pada jendela pop up tersebut diblokir. Lalu saya coba untuk membuka satu situs yang mengandung unsur pornografi dan ternyata memang telah diblokir.

Sebagai informasi, saya menggunakan ISP Aha dari Bakrie Telecom.

Dibawah ini yaitu informasi yang saya kutip dari kompas.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Komunikasi dan Informasi melaksanakan uji teknis kemampuan pemblokiran situs porno terhadap enam internet service provider (ISP) terbesar di Indonesia. Keenam ISP yang diuji yakni Telkom, Telkomsel, Indosat, IM2, Bakrie, dan XL Axiata.
Tentu tidak bisa otomatis 100 persen terblokir, tapi terus bertahap. Saya lihat ini 80 persennya sudah terblokir.
-- Tifatul Sembiring
 
Dari hasil uji tersebut Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring mengatakan pihaknya optimis sebesar 80 persen eksistensi situs porno di Indonesia bisa terblokir. "Tentu tidak bisa otomatis 100 persen terblokir, tapi terus bertahap. Saya lihat ini 80 persennya sudah terblokir," kata Tifatul dalam jumpa pers di Kemenkominfo, Jalan Medan Merdeka Barat, Selasa (10/8/2010).
 
Hasil memuaskan terlihat dari uji yang dilakukan di Kemenkominfo mulai siang sampai sore tadi. Tifatul menjelaskan, sejumlah situs porno dan keyword terkait pornografi yang diujikan tampak berhasil terblokir di keenam ISP. Beberapa situs yang dites antaralain playboy.com, uporn.com, komik.muhammad.blogspot.com, 17tahun.us, sampai keyword "porn", berhasil terblokir. "Ini situs dan keyword yang diujikan yaitu yang memiliki rating tertinggi," kata dia.
 
Hasil yang agak berlebihan terjadi pada ISP Telkomsel. Prosedur pemblokiran Telkomsel, pada dikala diujikan, tidak hanya memblokir situs dengan konten porno namun hampir semua situs. "Saat diutak-atik, ternyata semuanya terblok. Mungkin masih ada yang perlu diperbaiki," kata Tifatul.
 
Menurut Tifatul, keberhasilan pemblokiran situs porno sampai mencapai sebesar 80 persen masih bersifat kualitatif. Kemenkominfo bersama seluruh ISP akan terus meningkatkan kemampuan filtering dan pemblokiran ini dalam beberapa waktu kedepan. "Proses ini kan dynamic. Next step masih akan terus diperbaiki," terangnya.
 
Dari hasil pengetesan tersebut juga diketahui sejumlah situs porno belum berhasil terblokir bila dibuka dari versi mobile atau diakses melalui telepon selular. "Ya itu next step tentu jadi sasaran selanjutnya," tegasnya.


Menurut saya pemblokiran terhadap situs porno ini tidak ada salahnya selama dilakukan dengan baik, tidak gegabah dan dijalankan dengan sistem yang terorganisir. Sehingga tidak mengganggu kepentingan yang lain.

Bagaimana menurut pendapat anda?
Sumber http://www.egablog.web.id/

Disclaimer: Beberapa artikel di blog ini terkadang berisi informasi dari berbagai macam sumber. Hak cipta berupa gambar, teks, dan link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami melalui contact menu.

Previous
Next Post »