Loading...

Ada Rencana, Sungai Cikamojing Mau Dinormalisasi

PURWASARI, RAKA - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memastikan tahun ini akan melaksanakan kajian terhadap Sungai Cikamojing dan Ciwaluhu keduanya berada wilayah Kecamatan Purwasari. Kedua sungai itu dinilai telah mengalami penyempitan dan pendangkalan. Sehingga tidak bisa menampung tumpahnya air dalam jumlah yang besar.
Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas PUPR Asep Hajar menyampaikan itu kepada  Radar Karawang, Jumat (15/12). Dikatakannya, dikala ini hulu sungai banyak yang gundul sementara wilayah tengah Karawang penuh dengan perumahan. Kondisi-kondisi ibarat itu memicu terjadinya erosi sehingga memicu terjadinya banjir di beberapa tempat. Karenanya Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Bidang Penataan Ruang, telah melaksanakan kajian di sepanjang tempat pedoman sungai pada 2017 ini. "Ada dua sungai yang posisinya berada ditengah-tengah perumahan padat penduduk dan sering mengalami banjir yang dikala ini tengah dilakukan pengkajian diwilayah Purwasari," ungkap Asep.
Kata Asep, dari hasil pengkajian yang dilakukan, pihaknya telah membangun tanggul biar sanggup mencegah banjir biar tidak terjadi luapan air banjir hingga tingkat besaran banjir tertentu biar masyarakat disekitaran sungai tidak terganggu dengan aktifitasnya sehari hari. "Dengan dibangun tanggul akan terbentuk penampang sungai yang tersusun untuk mengalirkan debit banjir. Rencana normalisasi alur sungai penggalian sudetan banjir susukan dan interkoneksi antar sungai untuk merendahkan elevasi muka air banjir sungai sudah dilakukan," ujarnya seraya memparkan banyak sekali aktivitas itu harus direncanakan dengan sangat hati-hati dan membutuhkan anggaran yang besar.
Saat ini, terperinci Asep, Dinas PUPR akan terus melaksanakan pengkajian biar kedepannya mendapat solusi yang maksimal meski tidak seluruhnya atau hanya meminimalisir, alasannya ialah setidaknya banjir yang akan terjadi dengan intensitas curah hujan tertentu sanggup mengalir cepat kembali menuju sungai. "Proses pengkajian ini akan kita lakukan disetiap tempat pedoman sungai. Namun yang prioritas ialah tempat yang terpadati oleh pemukiman, dan untuk tahun 2018 mendatang kita akan lakukan pengkajian didaerah pedoman sungai Cilamaran," ungkapnya. (apk)
Sumber http://www.radar-karawang.com/

Disclaimer: Beberapa artikel di blog ini terkadang berisi informasi dari berbagai macam sumber. Hak cipta berupa gambar, teks, dan link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami melalui contact menu.

Previous
Next Post »