Loading...

Allah, Kita Dan Pekerjaannya

Allah, kita dan pekerjaan-Nya Landasan firman Tuhan untuk tema tersebut diambil dari surat rasul Paulus kepada jemaat Tuhan yang ada di kota Korintus, yaitu 1 Korintus 3:1-7. Dalam 1 Korintus 3:6, rasul Paulus dalam pimpinan Roh Kudus terkait dengan Allah, kita dan pekerjaan-Nya, menulis demikian: “Aku menanam, Apolos menyiram, tetapi Tuhan yang memberi pertumbuhan”.

Allah menghendaki pekerjaan-Nya berkembang. Tuhan menginginkan semakin banyak jiwa yang dimenangkan bagi kerajaan-Nya. Tuhan tetapkan untuk tidak melakukannya sendiri. Tuhan melibatkan kita dalam mega proyek evakuasi umat manusia.

Bacaan kita hari ini ialah surat Paulus kepada jemaat di Korintus. Ia menasihatkan mereka supaya tidak terjebak dalam perselisihan antar kelompok. Paulus mengingatkan, siapa pun sanggup digunakan Tuhan untuk memberitakan firman-Nya dan membangun jemaat di banyak sekali tempat. Jangan ada seorang pun memegahkan diri, bahkan mengklaim dirinya paling benar, atau paling banyak memenangkan jiwa.


Sebab, bukan duduk perkara siapa yang memberitakan Alkitab pertama kali kepada mereka. Bukan duduk perkara siapa yang memelihara dan menggembalakan keyakinan percaya mereka. Namun, yang lebih penting dari itu semua ialah supaya mereka tetap fokus bahwa Tuhanlah pemilik jiwa-jiwa yang ada. Tuhanlah yang menawarkan pertumbuhan rohani kepada mereka dan yang menjadi cuilan terpenting dalam pengharapan mereka.

Surat Paulus ini juga berarti bahwa Tuhan akan menawarkan penuaian jiwa, asalkan ada yang menanam dengan bersaksi dan memberitakan Injil, serta menyiram dengan menggembalakan jiwa. Jika ada yang mau maju melaksanakan pekerjaan-pekerjaan tersebut, tuaian besar niscaya akan terjadi dalam keluarga kita, di daerah kerja, dan lingkungan daerah tinggal kita. Bahkan bukan mustahil kota dan bangsa kita dimenangkan dalam nama Yesus.

Hari Natal ini ialah kesempatan baik bagi kita untuk mulai menanam. Ingatlah, Yesus telah lahir di dunia untuk menyelamatkan kita semua, jangan berhenti pada kita saja. Tugas kita ialah memberitakan Kabar Baik itu kepada orang-orang di sekitar kita.


Kalau kita ingin keluarga kita di selamatkan, teman-teman kita di daerah kerja bertobat, lingkungan daerah tinggal kita dilawat Tuhan, kita harus ambil langkah. Undanglah mereka untuk tiba beribadah. Jangan pikirkan kesulitan ataupun penolakan dari mereka. Itu cuilan Tuhan. Lakukan cuilan kita dengan setia, selebihnya biar Tuhan yang kerjakan bagian-Nya. Kita menanam, kita menyiram, Tuhan niscaya akan menawarkan pertumbuhan. Dengan demikian, kita pun menjadi cuilan dalam penunaian jiwa yang ajaib. Amin.

RENUNGAN
Pembaca yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus, Lakukanlah cuilan kita untuk MEMPERJUANGKAN JIWA-JIWA YANG TERHILANG, maka Tuhan akan MENGERJAKAN PENUAIAN YANG AJAIB

APLIKASI
1. Apakah selama ini Anda sudah memperjuangkan jiwa-jiwa yang terhilang? Mengapa, apakah hambatannya? 
2. Mengapa Anda perlu menyingkirkan hambatan-hambatan tersebut dan memperjuangkan jiwa bagi Tuhan?
3. Apa sajakah yang sanggup Anda mulai lakukan untuk memperjuangkan jiwa-jiwa yang terhilang?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa, ini kami. Kami ingin turut ambil cuilan dalam penuaian-Mu yang ajaib. Teguhkanlah hati kami, ya, Tuhan, biar kami sanggup mengerjakan cuilan kami dalam memperjuangkan jiwa-jiwa yang terhilang. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Sumber https://kumpulankhotbahalkitabiah.blogspot.com/

Disclaimer: Beberapa artikel di blog ini terkadang berisi informasi dari berbagai macam sumber. Hak cipta berupa gambar, teks, dan link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami melalui contact menu.

Previous
Next Post »