Loading...

Dana Tunjangan Buat Dta Dicoret

LEMAHABANG WADAS, RAKA - Kehadiran madrasah Diniyah Taklimiyah Awaliyah (DTA) rupanya masih dipandang sebelah mata. Payung aturan berupa peraturan kawasan yang menguatkan keberadaannya seolah hanya tinta di atas kertas. Buktinya, tahun depan tidak ada sepersenpun dana APBD untuk 948 DTA di Kabupaten Karawang. Artinya, dana Biaya Operasional Perawatan Fasilitas (BOPF) yang dinanti menyerupai tahun-tahun sebelumnya yang mencapai Rp 4,5 miliar hilang dalam draft APBD murni tahun depan. Parahnya, anggota DPRD yang duduk di tubuh anggaran juga mengaku kecolongan, sesudah mengetahui tidak ada sama sekali anggaran untuk forum pendidikan agama tersebut.
Anggota Banggar DPRD Kabupaten Karawang dr Atta Subagjadinata mengaku kaget dana hibah atau homogen derma BOPF tidak ada dalam draft APBD murni tahun 2018. Padahal anggaran untuk DTA rutin ada setiap tahun semenjak kurun Ade Swara. Semula beliau mengira anggaran ini akan terus berlanjut sebab komitmen Perda DTA. "Miris saja dari 948 DTA di Karawang, masa iya tidak ada satupun pos anggaran untuk membantunya," ujarnya kepada Radar Karawang, Kamis (14/12) kemarin.
Ia melanjutkan, pihaknya sudah mendesak dan menagih komitmen Pemkab Karawang soal Perda DTA di tubuh anggaran. Jika dalam anggaran murni tidak ada, beliau paksa biar anggaran untuk DTA bisa diupayakan di anggaran perubahan tahun depan. "Semula APBD kita sudah bisa menggelontorkan dana hibah untuk DTA sebesar Rp 4,5 miliar. Ini juga bergotong-royong masih tergolong kecil bila dibanding Indramayu yang mencapai Rp 14 miliar. Nah, saat di APBD 2018 ditiadakan, terus terperinci kami keberatan," katanya.
Hilangnya dana hibah untuk DTA, kata Atta, kabarnya sebab kekhawatiran administrator muncul kembali permasalahan hukum. Padahal, jikapun muncul masalah dari dana hibah yang digulirkan APBD 2017, tidak lantas mengorbankan perhatian pemkab terhadap DTA yang telah ada perda-nya. "Setelah banyak desakan, pihak administrator menjanjikan bakal dimunculkan lagi pada APBD perubahan 2018. Bahkan, Kemenag Karawang telah menyatakan kesiapannya melaksanakan training madrasah secara intensif," tuturnya. (rud)
Sumber http://www.radar-karawang.com/

Disclaimer: Beberapa artikel di blog ini terkadang berisi informasi dari berbagai macam sumber. Hak cipta berupa gambar, teks, dan link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami melalui contact menu.

Previous
Next Post »