Loading...

Ditinggal Kerja, Rumah Dasam Ludes Terbakar

CIAMPEL, RAKA - Nasib naas menimpa Dasam (57) warga Dusun Karees RT12/06, Desa Kutapohaci, Kecamatan Ciampel. Pasalnya ia harus mendapatkan kenyataan untuk kehilangan kawasan tinggalnya sesudah sijago merah melalap habis rumahnya, Sabtu (16/12).
Salah satu saksi kejadiaan Anam (40), tetangga korban menerangkan, kebakaran terjadi sekitar pukul 06.30 Wib, sementara kondisi rumah sudah tidak berpenghuni. Anam yang ketika itu akan pergi bekerja tiba-tiba melihat segumpalan asap yang berasal dari rumah korban. Sontak melihat tragedi tersebut Anam eksklusif memanggil pemilik rumah. Namun sayangnya sesudah beberapa kali dilakukan pemanggilan tidak ada satu katapun yang membalasa panggilannya dari dalam rumah. Kaget melihat api di dalam Anam pun eksklusif memberitahu warga sekitar bahwa terjadi ada rumah yang kebakaran. "Saya kira ada orang di dalem lagi masak apa gitu, tahunya api udah merambat di dalam rumah," terangnya.
Tidak usang tersiar kabar ada rumah yang kebakaran, warga pun eksklusif berbondong-bondong untuk memadamkan api, namun sayang alasannya ialah jarak lokasi rumah yang jauh dari sumber air menciptakan masyarakat kesulitan untuk memadamkan api. Tidak hanya itu, sejumlah pinjaman kendaraan beroda empat pemadam kebaran yang datang di lokasi kejadianpun merasa kesulitan alasannya ialah lokasi rumah berada di dalam pemukiman warga. "Api berhasil dipadamkan sekitar satu jam lebih, lokasinya sulit untuk dijangkau," ungkapnya.
Sementara korban Dasam, hanya bersikap pasrah ketika rumah yang ditempati bersama keluarganya itu tiba-tiba ludes dilahap si hebat merah ketika pulang bekerja. Untungnya kata dia, ketika tragedi kebakaran tidak ada orang di rumah tersebut. "Saya pergi kerja istri keliling jualan," ucapnya
Sementara berdasarkan keterangan kepolisian, AKP Ricky Adipratama, bahwa ketika tragedi kebakaran untungnya korban tidak berada di rumah. Diduga api yang menghanguskan satu rumah itu berasal dari konsleting listrik di dalam rumah. Kerugian diperkirakan sekitar diatas Rp50 juta. "Untuk sementara ini kita sudah melaksanakan penangan, dan mengumpulkan sejumlah saksi untuk dimintai keterangan," terangnya.(yna)
Sumber http://www.radar-karawang.com/

Disclaimer: Beberapa artikel di blog ini terkadang berisi informasi dari berbagai macam sumber. Hak cipta berupa gambar, teks, dan link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami melalui contact menu.

Previous
Next Post »