Loading...

Jembatan Cikelak Minta Alokasi Dana

TEGALWARU, RAKA - Kondisi Jmbatan Sungai Cacaban di Kampung Cikelak, Desa Cintalanggeng, Kecamatan Tegalwaru, perlu menerima perhatian. Selain mengalami pengeroposan tubuh jembatan ini juga rawan ambruk.
"Sampai ketika ini penguatan jembatan hanya bersifat penambalan dengan memakai split halus saja dan belum pernah dilakukan peremajaan. Padahal sekitar 1200 Kepala keluarga, di dua desa terpisah memakai jalan masuk tersebut. Tetapi melihat kualitas jembatan sudah amat mengkhawatirkan. Selain pondasi sudah ada yang retak, ampar jembatan yang ada dibawah sudah diganjal kayu besar yang sewaktu-waktu sanggup roboh," terang Oyon (44) warga Desa Cintalanggeng, Minggu (17/12).
Dikatakan Oyon, jembatan itu sudah hampir 20 tahun usianya. Kondisi jembatan kontur usang dan terlihat dari bentuk besi dan abjad jembatan yang miliki lebar hanya 170 cm padahal ketika ini rata-rata jembatan lebarnya hampir 2 meter lebih sehingga sanggup dipakai dua jalur. "Lebarnya kurang dua meter jadi jika ada dua kendaraan beroda empat melintas satunyanya harus sabar menunggu giliran," ucapnya.
Sementara tokoh masyarakat Desa Cintalangeng, Guruh (41) menjelaskan pemerintah harus menyikapi masalah jembatan di Kampung Cikelak itu dengan cepat. Dirinya berharap alokasi anggaran di tahun 2018 untuk perbaikan jembatan sungai Cacaban semoga ada pengalokasian. "Keberadaan jembatan itu cukup vital bukan saja bagi warga disini tapi warga dua desa," ucap Guruh.
Guruh juga menambahkan jembatan itu pemicu pertumbuhan perekonomian warga dan merupakan jalan masuk utama masyarakat dua desa yang dihubungkan oleh jembatan tersebut. "Bukan cumam aktivitas perekonomiannya tetapi juga aktifitas lainnya juga melintasi jembatan tersebut. Maka sudah sewajarnya disikapi serius," ucapnya.
Kepala desa Cintalanggeng Emuh ketika dikonfirmasi Minggu (17/12) ternyata sedang berada di rumahnya. Padahal ia akan dimintai komentarnya terkait usul warga Kampung Cikelak semoga mengalokasi anggaran pelebaran tubuh jembatan Cikelak untuk memotivasi pertumbuhan ekonomi warga kampung tersebut. Terlebih selama ini yang melintaspun bukan hanya kendaraan kecil tetapi truk besar pun ikut melintas. (yfn)
Sumber http://www.radar-karawang.com/

Disclaimer: Beberapa artikel di blog ini terkadang berisi informasi dari berbagai macam sumber. Hak cipta berupa gambar, teks, dan link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami melalui contact menu.

Previous
Next Post »