Loading...

Karakteristik Perjaka Kristen

Karakteristik cowok Kristen Landasan firman Yang Mahakuasa untuk tema tersebut diambil dari surat rasul Paulus kepada anak rohaninya Timotius. Rasul Paulus menulis demikian: “Sebab itu jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih dan tenang gotong royong dengan mereka yang berseru kepada Yang Mahakuasa dengan hati yang murni2 Timotius 2:22.

Dalam perkembangan jaman yang semakin cepat di masa globalisasi dikala ini menciptakan bawah umur muda berusaha tampil dengan mengikuti tren yang sedang berkembang. Kecenderungan bawah umur muda yaitu berusaha untuk bisa menerima legalisasi dari lingkungan sekitarnya. Mereka berusaha biar sanggup diterima dalam lingkungan pergaulannya yaitu dengan cara mengikuti tren yang ada dikala ini. Jika mereka tidak mengikuti tren yang sedang berkembang, maka mereka akan dianggap ketinggalan jaman dan kurang pergaulan.

Banyak hal yang bisa dianggap tren bagi anak muda, mulai dari cara berpakaian, cara berbicara, cara berdandan/bergaya, gaya hidup, daerah jalan-jalan, daerah hiburan, daerah berbelanja, barang-barang mewah, musik, film, teknologi gadget, internet, bahkan hingga kepada kebiasaan jelek yaitu merokok hingga kepada dunia gemerlap (kehidupan malam).

Tekanan dari teman-teman sering dialami bagi bawah umur muda yang tidak mau mengikuti tren-tren itu. Bukan suatu hal yang gampang untuk menolak atau tidak mengikuti tren yang ada.

Sebagai anak muda yang mengenal Tuhan, tentunya harus dengan cermat mengikuti tren-tren yang ada. Anak-anak muda harus pintar-pintar menentukan tren apa yang baik dan apa yang tidak baik bagi mereka, biar tetap berjalan dalam kehendak Yang Mahakuasa dan tidak menyimpang dari jalanNya.

Apa saja karakteristik dari cowok Kristen? Berdasarkan firman Yang Mahakuasa dalam 2 Timotius 2:22, maka ada beberapa karakteristik hidup cowok Kristen, yaitu:



1. Hidup dipagari oleh firman Tuhan
Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu” – Mazmur 119:9. Hanya dengan Firman Tuhan-lah seorang anak muda sanggup mempertahankan jalannya sesuai dengan kehendak Tuhan. Firman Yang Mahakuasa akan menerangi setiap sisi kegelapan yang ada. Yang Mahakuasa akan memberi hikmat bagi bawah umur muda, tren apakah yang sesuai dan tidak sesuai dengan kehendakNya.

Tidak mengikuti tren yang tidak sesuai dengan jalanNya bukan berarti tamat dari kehidupan. Tetapi ketika anak muda menentukan untuk tidak mengikuti tren yang ada dan lebih mementingkan kehendak Yang Mahakuasa dalam dirinya, maka beliau akan memperoleh harta yang paling berharga di dunia ini.

Menjadi umat Yang Mahakuasa bukan berarti kita menjadi orang yang kurang pergaulan, tetapi lebih kepada menjadi orang yang memiliki integritas untuk menyatakan ya di atas ya dan tidak di atas tidak. Menjadi orang yang berani untuk menolak undangan maupun kebiasaan yang tidak berkenan di hadapan Yang Mahakuasa dan siap mendapatkan segala resiko dengan menolak undangan tersebut.
.
2. Hidup menjauhi kejahatan
Dalam 2 Timotius 2:22 terang sekali dikatakan untuk menjauhi segala nafsu orang muda. Segala harapan untuk memenuhi hawa nafsu hanyalah membawa kepada kebinasaan. Hawa nafsu akan terus menyerang kehidupan bawah umur muda. Oleh alasannya yaitu itu setiap harapan yang muncul haruslah diserahkan kepada Yesus Tuhan.

Tidak setiap harapan harus dimiliki dikala itu juga atau bahkan ada keinginan-keinginan tertentu yang harus ditolak alasannya yaitu tidak sesuai dengan FirmanNya.
“Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu harapan daging dan harapan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia” – 1 Yohanes 2:16.

Mintalah kepadaNya biar Dia memberi kekuatan untuk sanggup menolak setiap hawa nafsu yang ada. Berjalanlah sesuai dengan Firman Tuhan, dan tetap setia dalam setiap langkah yang diambil baik dalam pergaulan maupun aktifitas apapun. Hidup di dalam kasih Yang Mahakuasa dan tetap memelihara tenang di dalam kehidupan kita.
.
3. Hidupnya menjadi teladan
“Jangan seorangpun menganggap engkau rendah alasannya yaitu engkau muda. Jadilah referensi bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu” – 1 Tim 4:12.

Sebagai anak muda bukan berarti tidak bisa menjadi teladan. Justru selama menjalani masa muda harus mulai bisa mengatakan bahwa kita yaitu referensi yang patut ditiru baik dalam perkataan, tingkah laku, kasih kepada sesama, kesetiaan kepada Yang Mahakuasa dan dalam kesucian hidup yang berani untuk menolak segala kecemaran yang ada.

Tuhan akan memampukan setiap anak muda biar sanggup hidup seturut dengan kehendakNya sehingga sanggup menjadi referensi bagi teman-teman pergaulannya.
“Seperti bawah umur panah di tangan pahlawan, demikianlah bawah umur pada masa muda. Berbahagialah orang yang telah menciptakan penuh tabung panahnya dengan semuanya itu. Ia tidak akan menerima malu, apabila ia berbicara dengan musuh-musuh di pintu gerbang. ” Maz 127:4-5.

Sumber https://kumpulankhotbahalkitabiah.blogspot.com/

Disclaimer: Beberapa artikel di blog ini terkadang berisi informasi dari berbagai macam sumber. Hak cipta berupa gambar, teks, dan link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami melalui contact menu.

Previous
Next Post »