Loading...

Mario Gomez Akan Menciptakan Persib Bermain Atraktif Dan Menghibur

Mario Gomez Akan Membuat Persib Bermain Atraktif dan Menghibur Mario Gomez Akan Membuat Persib Bermain Atraktif dan Menghibur
Pelatih Persib Bandung Roberto Carlos Mario Gomez diperkirakan menyebabkan permainan Maung Bandung lebih atraktif dan menghibur sebagaimana diterapkan ketika ia melatih Johor Darul Takzim (JDT) Malaysia.

Hal itu dikemukakan gelandang Persib, Dedi Kusnandar, yang pernah menyaksikan eksklusif permainan JDT yang dilatih Mario Gomez di Liga Super Malaysia.

Dedi yakin, dengan rekam jejak yang dimiliki Gomez, Persib Bandung bakal lebih baik daripada demam isu lalu.

"Pasti lebih optimistis ya alasannya yaitu kalau melihat dari track record-nya coach Mario. Kami optimistis apalagi saya tahu ia juga pernah di Johor dan berhasil membawa titel di sana," ujanya dikutip Tribun Jabar.

"Kredibilitasnya niscaya menjadi sebuah laba buat Persib dan membawa tim ini menjadi lebih baik," kata Dedi.

Mantan kapten Timnas U-23 Indonesia yang sempat bermain di Liga Malaysia, mengaku cukup mengenal abjad permainan Mario Gomez sewaktu JDT.

Pada tahun 2016, Dedi Kusnandar bergabung dengan klub kasta kedua Liga Malaysia, Sabah FA. Selama di sana, ia mengaku sering menyaksikan Mario Gomez ketika memimpin JDT.

"Ya saya tahu walaupun saya klubnya beda kasta sama ia tapi saya juga sering menonton tim ia kalau main. Saya suka nonton Johor main selama di Malaysia dan cara main mereka juga elok dan terbukti dapat menjadi juara di sana," ujarnya.

Dia menilai, secara filosofi permainan, Mario Gomez kerap memeragakan gaya bermain atraktif yang menghibur.

"Secara rinci sih saya tidak terlalu mendalami tetapi kalau melihat sekilas, saya melihat timnya bermain menghibur dan mereka juga kan tim yang berpengaruh di bawah asuhan Mario Gomez itu," ujarnya.

Sebelumnya, ketika jumpa pers usai diperkenalkan, Minggu (10/12/2017), Mario Gomez juga memaparkan filosofi bermainnya yang menggandakan gaya bermain klub-klub Liga Inggris.

"Kami butuh semua pemain ketika menguasai bola, pemain akan gotong royong menyerang maupun ketika bertahan," katanya menyerupai dikutip liga-indonesia.id.

"Kami tidak hanya perlu menyerang dan kami juga perlu bertahan dan itu yang terpenting dalam membangun sebuah tim. Kalau punya penyerangan elok tapi tanpa pertahanan, tidak akan menang. Kami butuh semua pemain ketika menguasai bola dan tidak dapat ketika kehilangan bola hanya berjalan," tegasnya.

Filosofi tersebut, lanjutnya, sudah tertanam pada dirinya ketika masih bekerja sama dengan Hector Raul Cuper di Real Mallorca, Valencia, dan Inter Milan. Iya yakin, skuat Persib Bandung tidak butuh banyak penyesuaian dengan filosofinya itu.

"Semua guru berkata, kami tidak dapat bicara hanya wacana serangan dan bertahan dan yang paling penting yaitu tim dan menang. Ketika kehilangan bola semua pemain harus ikut bertahan. Ketika menguasai bola semua harus ikut menyerang. Dan kalau kau lihat sepakbola Eropa, Premier League, Liga Itali melaksanakan hal itu dan itu normal. Kami tidak dapat beberapa pemain menyerang dan bertahan dan kami harus bekerja bersama," jelasnya.*


Sumber http://www.bandungaktual.com/

Disclaimer: Beberapa artikel di blog ini terkadang berisi informasi dari berbagai macam sumber. Hak cipta berupa gambar, teks, dan link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami melalui contact menu.

Previous
Next Post »