Loading...

Petani Minta Sungai Kapal Dilakukan Normalisasi

Jadi Penyebab Banjir Setiap Musim Hujan

TIRTAMULYA, RAKA - Setiap memasuki isu terkini penghujan, areal pesawahan di wilayah Kampung Pasir Malang, Desa Parakan Mulya, Kecamatan Tirtamulya mengalami kebanjiran. Olehkarenanya, warga meminta pemerntah setempat untuk melaksanakan normalisasi fatwa sungai yang selama ini menjadi penyebab banjir.
Hal ini disampaikan Suradi Suton Sobari, pencetus Kampus Unsika yang juga tokoh cowok di wilayah Desa Karangsinom, Kecamatan Tirtamulya. Menurutnya penghijauan di wilayah tersebut meski diimbangi dengan daya serap yang cukup atas tingginya intensitas air ketika memasuki isu terkini penghujan. "Ya harusnya, disegerakan normalisasi jalan masuk sungai yang membentang di zona pertanian itu, sebab sering menyebabkan petani gagal panen," ucap Suradi yang juga Kabid Lingkungan Hidup HMI Cabang Karawang, kepada Radar Karawang, Kamis (14/12).
Bahkan, lanjut Suradi, sebab banjir tersebut menjadi banjir tahunan, seharusnya pemerintah memperhatikan secara serius. Terlebih Karawang hingga ketika ini masih identik dengan pertaniannya dan salah satu penymbang pertanian yakni Tirtamulya. "Kalau tiap tahun selalu terkena banjir, sudah niscaya produksi padi di Karawang berkurang. Karena disini yang sering terendam banjir mencapai puluhan hektare," bebernya.
Petani Kampung Pasir Malang RT 01/03, Atang (65) mengatakan, ketika ini lokasi pertanian yang sempat terendam dibulan lalu. Akhirnya, sudah kembali digarap dan ditanami padi. Hal tersebut dikarenakan, banjir yang menenggelamkan lahan pertanian sudah kembali membaik. "Sekarang sungainya sudah baik kembali, jadi tidak meleber lagi, sungai kali kapal itu. Akhirnya para petani sudah dapat kembali menggarap lahan pertaniannya," ujarnya.
Bahkan, kata Atang, untuk kali ini kegagalan penanaman dialami sejumlah pemilik sawah. Hal tersebut dikarenakan tidak sedikit ladang yang terendam banjir dengan ketinggian hingga mencapai pinggang orang remaja beberapa waktu lalu. "Kalau terendam banjirnya lama, niscaya gagal tanam," pungkasnya.(ian)
Sumber http://www.radar-karawang.com/

Disclaimer: Beberapa artikel di blog ini terkadang berisi informasi dari berbagai macam sumber. Hak cipta berupa gambar, teks, dan link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami melalui contact menu.

Previous
Next Post »