Loading...

Smpn 2 Purwakarta Wujudkan Sekolah Peduli Lingkungan

PURWAKARTA,RAKA- Selain menggembleng prestasi akademik, SMPN 2 Purwakarta bertekat mempunyai prestasi non akademik bagi siswanya. Salah satunya dalam pengembangan sekolah peduli lingkungan. Sekolah ini menerapkan prinsip 7K yaitu kebersihan, keindahan, kenyamanan, ketertiban, kerindangan, kesehatan,keamanan.
Kepala SMPN 2 Purwakarta Suherman Saputra, bertekad ingin mengakibatkan sekolah yang di pimpinnya sebagai sekolah berbudaya dan peduli lingkungan dengan jadwal unggulan sebagai sekolah sehat serta Sekolah Adiwiyata. "Di SMPN 2 Purwakarta, banyak sekali acara baik ekskul akademik maupun ekskul non akademik sanggup berjalan dengan baik, berprestasi di tingkat kabupaten, provinsi bahkan nasional pun berhasil di raihnya," ungkap Suherman, kepada Radar Karawang, Kamis (14/12).
Dia juga mengatakan, dalam meraih sukses, komitmen merupakan hal utama sebagai penunjang, sebab tanpa itu jadwal hanya sekedar goresan pena tanpa tindakan. "Yang memotivasi kami yakni komitmen, komitmen antara guru dan murid (seluruh warga sekolah). Karena komitmen merupakan kunci dalam sebuah kesuksesan, jadi mau ke arah mana harus jelas,"tegas Suherman.
Dengan komitmen yang dipegangnya, Suherman yang selama ini dikenal sebagai kepala sekolah yang lebih fokus di bidang lingkungan, menandakan sekolah yang dipimpinnya  bisa berpresatsi di bidang akademik non akademik. "Akademik ada dua prestasi yang kami raih, OSN IPA dan matematika tingkat kabupaten dengan peringkat 1 dan 2 juga mewakili lomba OSN ke tingkat provinsi, lomba FLS2N mewakili Kabupaten Purwakarta, lomba seni tari dan solo gitar ditingkat provinsi Jawa Barat, sebagai sekolah sehat mewakili Kabupaten Purwakarta  ke tingkat provinsi, sekolah berbudaya lingkungan sudah mendapat raksa prasada sebagai sekolah berbudaya lingkungan tingkat provinsi Jawa Barat dan akan maju menuju sekolah Adiwiyata tingkat nasional," terangnya.
Selain lingkungan yang sehat, berprestasi, Suherman mengaku kalau dirinya mengajak semua warga sekolah menerapkan akal pekerti yang luhur. "Ada hal yang sangat ketat kami awasi, yaitu budbahasa dan tatakrama, untuk itu semenjak saya menjadi kepala sekolah di sini, setiap Jumat sekolah mengadakan Kuljumpa (Kuliah Jumat Pagi), semua mulai pelaksanaan, bahan serta lainnya murid yang menyiapkan, belum dewasa OSIS," terangnya.(cr2)
Sumber http://www.radar-karawang.com/

Disclaimer: Beberapa artikel di blog ini terkadang berisi informasi dari berbagai macam sumber. Hak cipta berupa gambar, teks, dan link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami melalui contact menu.

Previous
Next Post »