Loading...

Survey Mawas Diri Banjir Keluhan Layanan Kesehatan

LEMAHABANG WADAS, RAKA - Dokter fungsional Puskesmas Lemahabang menampung bermacam-macam saran, keluhan dan solusi pelayanan kesehatan dari 21 kader posyandu di Desa Pulojaya. Layanan itu merupakan bab dari agenda Survey Mawas Diri (SMD) selain sosialisasi rumah sehat dari dokter praktek RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.
Sekdes Pulojaya Mahmud menyampaikan acara Mawas Diri itu digelar setiap tahun oleh pegawai atau dokter puskesmas yang tujuannya menampung setiap keluhan layanan kesehatan dan memecahkan masalahnya dengan solusi perbaikan ditahun berikutnya. Dari tujuh posyandu yang ada di Desa Pulojaya sebanyak 21 kadernya ambil bab dalam acara itu. 
Diharapkan, apa yang jadi masukan kader soal layanan kesehatan menyerupai jaminan kesehatan, jalan masuk ke puskesmas yang jauh, tumpuan hingga layanan penggunaan ponsel ketika bekerja, dapat dievaluasi. Karena biar bagaimanapun kader ialah akar dan pengantar yang memfasilitasi pasien dan target yang dibutuhkan oleh Puskesmas itu sendiri.  Karenanya, apapun persoalannya diperlukan supaya dapat dipecahkan ketika itu juga. Jika tidak maka menjadi menjadi pekerja rumah pihak puskesmas untuk terus memperbaiki layanan. "Survey Mawas Diri itu jadi ajang penilaian bersama, apa yang jadi keluhan dan saran diperbaiki secara bersama-sama," ungkapnya.
Dr. Ade Surjaeli dari Puskesmas Lemahabang menpersilahkan para kader untuk memberikan saran dan keluhan terkait agenda SMD itu untuk lalu pihaknya teruskan ke internal puskesmas sebagai materi penilaian bersama. Entah itu hal kesulitan pelayanan, jaminan kesehatan dan kesulitan lainnya yang dihadapi kader dan pasienyua dalam mendapat hak kesehatan. 
Survey Mawas Diri (SMD) dan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD), sebut Ade, merupakan upaya bersama yang dilakukan Puskesmas dengan melibatkan tugas serta masyarakat untuk tolong-menolong mengidentifikasi permasalahan kesehatan di masyarakat, dan menggali potensi-potensi yang dimiliki untuk memecahkan permasalahan tersebut. Pihaknya sebut Ade,  apresiasi 14 poin keluhan dan saran masuk dalam SMD ini.
Dari 14 poin itu diantaranya cita-cita keinginan memperbanyak kendaraan Puskesmas keliling, tumpuan susah biar dapat dipermudah hingga duduk kasus sampah di Puskesmas dan kemudahan permainan untuk anak. "Apa yang kita dapat jawab jadi solusi dan selebihnya kekurangannya jadi materi penilaian dan pekerjaan rumah yang akan kita sampaikan ke Puskesmas," pungkasnya. (rud)



Sumber http://www.radar-karawang.com/

Disclaimer: Beberapa artikel di blog ini terkadang berisi informasi dari berbagai macam sumber. Hak cipta berupa gambar, teks, dan link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami melalui contact menu.

Previous
Next Post »