Loading...

Uang Rapor Dikembalikan Utuh

Pihak Sekolah Janji Tidak Akan Pungli Lagi

KOTABARU, RAKA - Persoalan pungutan iuran pembuatan sampul rapor yang dipatok seharga Rp60 ribu secara sepihak oleh pihak SDN Wancimekar I karenanya dikembalikan utuh. Pengembalian tersebut dilakukan sehabis tim Saber Pungli memangil pihak sekolah atas dugaan pungli tersebut.
Selain itu, pihak sekolah juga mengakui kesalahannya dengan menciptakan pernyataan secara tertulis bahwa tidak akan lagi melaksanakan perbuatan serupa dikemudian hari.
Lina Maryana, orang bau tanah siswa SDN Wancimekar 1 yang merupakan warga Perumahan PMI I, Desa Wancimekar mengatakan, uang pembayaran sampul rapor gres yang dibayarnya tersebut karenanya dikembalikan pihak sekolah secara utuh. Hal tersebut tidak hanya menciptakan lega para orang bau tanah yang ternyata sempat bertanya-tanya terkait masalah pungutan tersebut. "Saya sangat lega, dan ini anggun jadi pelajaran untuk pihak sekolahnya, jangan hingga sepihak dalam mengambil kebijakan. Karena jujur saja, Kami merasa keberata, apalagi tanpa adanya musyawarah terlebih dahulu main patok harga saja," terang Lina, kepada Radar Karawang, Jumat (14/12).
Dia melanjutkan, dengan adanya pengaduan orang bau tanah siswa yang mengeluh terhadap pungutan biaya pembuatan sampul rapor gres yang terendus tim saber pungli Karawang. Akhirnya, menjawab rasa penasarannya selama ini. Karena memang tidak sedikit orang bau tanah siswa yang sebelumnya bertana-tanya. "Berkat keberanian orang bau tanah siswa yang mengeluhkan sebelumnya dan diberitakan ke media, karenanya dapat ditindak pihak saber pungli. Jujur saja ini sangat bagus, semoga tidak ada lagi sekolah-sekolah yang melaksanakan tindakan yang sama, alasannya sudah terperinci itu dilarang," katanya.
Sekretaris II Kepala Seksi Pengawasan (Kasiwas) Tim Saber Pungli Karawang Ipda Tarjono menyampaikan, pengembalian jumlah uang yang dipungut pihak sekolah terhadap para orang bau tanah siswa dengan alasan pembuatan sampul rapor gres siswa yang diperuntukan kelas I dan IV di SDN Wancimekar I, merupakan penyelesaian dalam penindakan tim saber pungli Karawang terhadap kasus tersebut. "Saat kepala Sekolahnya kami panggil ke Polres Karawang untuk mengklarifikasi, karenanya dirinya mengaku salah dengan menciptakan pernyataan secara tertulis tidak akan mengulanginya lagi, serta akan mengembalikan semua uang yang sudah dibayar orang bau tanah siswa tanpa dipotong dan (sekarang) sudah dikembalikan ke semua orang bau tanah siswanya,"ucapnya.
Dirinya menegaskan, kasus yang terungkap tersebut karenanya tuntas. Dia berharap bencana tersebut tidak kembali terjadi dilakukannya. "Mau bagaimanapun terperinci itu pungli, alasannya tidak diperbolehkan pihak sekolah memungut hal apapun, walaupun itu dilakukan secara musyawarah, alasannya terperinci untuk anggaran kemudahan siswa di tingkat SD itu sudah tercover dana bos sepenuhnya," katanya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Wancimekar I Dadi Suhasi,S.Pd mengatakan, ketika ini pihaknya telah mengembalikan semua uang pungutan pembuatan sampul rapor gres kurtilas kepada para orang bau tanah siswa tersebut. "Itu kami kini sedang dibagikan uangnya, semua kepada para orang bau tanah siswanya," tandasnya.(ian)
Sumber http://www.radar-karawang.com/

Disclaimer: Beberapa artikel di blog ini terkadang berisi informasi dari berbagai macam sumber. Hak cipta berupa gambar, teks, dan link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami melalui contact menu.

Previous
Next Post »