Loading...

Hidup Dalam Pimpinan Yang Kuasa Di Tahun Baru

Hidup dalam pimpinan Tuhan Landasan firman Tuhan untuk tema tersebut diambil dari kitab Mazmur 37:22-40. Dalam Mazmur 37:23-24, penulis kitab Mazmur dalam pimpinan Roh Kudus terkait dengan hidup dalam pimpinan Tuhan, menulis demikian: “TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya; apabila ia jatuh, tidaklah hingga tergeletak, lantaran TUHAN menopang tangannya”.

Dari kutipan firman Tuhan di atas, menegaskan bahwa orang benar ialah orang yang mengakui bahwa ia ialah orang berdosa. Dan dalam perjalanan waktu, ia bertemu atau berjumpa dengan Tuhan Yesus secara pribadi, maka ia dibenarkan oleh Tuhan lantaran Tuhan Yesus hidup dalam dirinya.

Pada sisi lain, orang benar bukan berarti tidak ada masalah, tidak kecewa, tidak ada penderitaan. Hal itu ditegaskan dengan anak kalimat: ‘apabila ia jatuh’. Menunjukkan bahwa setiap kita yang sudah ada di dalam Kristus bukan berarti bebas dari kesukaran, tidak lagi mengalami kegagalan dalam hidup.

Namun, ada kabar baik yaitu bahwa pada dikala kita mengalami kegagalan dalam hidup, mengalami kesukaran dan mengalami penderitaan, ada jaminan dari Tuhan bahwa Dia akan menopang dan mengangkat kita kembali sehingga keluar sebagai orang yang berkemenangan.

Seorang pengusaha yang gres bertobat memperlihatkan kesaksian di sebuah gereja. Sebelum bertobat, ia ialah seorang pengusaha yang sukses. Namanya pun tak asing lagi di dunia hiburan salah satu kota besar Indonesia. Ia produsen speaker dan menyuplainya ke tempat-tempat hiburan di kota tersebut.


Selain itu, ia juga menyewakan lighting dan sound system untuk banyak sekali acara, menyerupai pernikahan, fashion show, dan lain sebagainya. Setelah menetapkan mengikut Yesus, bukannya tambah sukses, ia malah bangkrut. Rumah dan kendaraan beroda empat terpaksa dijual untuk menutupi hutang. 

Namun, di tengah kejatuhannya, ia tidak meninggalkan Tuhan. Malahan, ia semakin sungguh-sungguh mengikut Yesus. Ia terus berdoa meminta tuntunan Tuhan atas apa yang harus ia lakukan di tengah kegagalannya. Akhirnya, ia mendapat jawaban. Tuhan menyuruhnya meninggalkan usahanya dan beralih ke perjuangan lain, kemudian ia mentaatinya. Singkat cerita, sehabis meninggalkan usahanya yang lama, hidupnya mulai dipulihkan.

Bahkan, ia beserta seluruh keluarganya aktif dalam pelayanan. Di simpulan kesaksiannya, ia menambahkan, jika dulu sebelum bertobat, sebelum makan ia wajib minum obat lantaran penyakitnya. Namun sekarang, sebelum makan ia bukan minum obat, tetapi berdoa. Tuhan pun memulihkan kesehatannya.

Dalam kehidupan kita orang-orang percaya, Iblis akan selalu mencari cara untuk menghancurkan kita melalui kesehatan kita, bisnis kita, keuangan kita, keluarga kita, bahkan pelayanan kita. Namun, kita tidak perlu takut. Asal kita tetap hidup dalam tuntunan Sang Gembala Agung, yaitu Yesus, maka Dia sendiri yang akan menuntun dan menyelamatkan kita.


Percayalah, Tuhan sudah mengatur langkah orang yang berpegang pada tuntunan-Nya. Seperti pengusaha yang terus menantikan tuntunan Tuhan dan taat pada tuntunan tersebut, meskipun gulung tikar tetapi tidak jatuh miskin. Meskipun kehilangan harta tetapi tidak kehilangan pengharapan. Meskipun jatuh tetapi tidak hingga tergeletak. Ketika kita hidup dalam tuntunan Tuhan, berjalan dalam tuntunan-Nya yang ajaib, Dia pun akan memulihkan hidup kita.

RENUNGAN
Pembaca yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus, Saat kita BERJALAN dalam KUASA TUNTUNAN-NYA yang ajaib, TUHAN SENDIRI yang akan MENYELAMATKAN kita dari bahaya.

APLIKASI
1. Tuntunan siapakah yang Anda ikuti selama ini?
2. Apakah Anda pernah luput dari bahaya? Sebutkan ancaman apa saja yang pernah Anda lewati dan renungkan bagaimana Tuhan menolong Anda melaluinya! 
3. Sekarang ini, bagaimana cara Anda untuk sanggup hidup dalam tuntunan Tuhan? 

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, terima kasih atas tuntunan-Mu dalam hidup kami selama ini. Kami mau Engkau terus menjadi Gembala Agung kami, sehingga kami senantiasa luput dari ancaman demi ancaman yang terus mengintai hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Sumber https://kumpulankhotbahalkitabiah.blogspot.com/

Disclaimer: Beberapa artikel di blog ini terkadang berisi informasi dari berbagai macam sumber. Hak cipta berupa gambar, teks, dan link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami melalui contact menu.

Previous
Next Post »