Loading...

Sistem Operasi: Pemuatan Informasi ke dalam Memori | Tugas SO 3

Pemuatan informasi ke dalam memori - Pengertian Pemuatan
Pemuatan ialah salah satu bab sistem operasi yang mensugesti dalam memilih proses mana yang diletakkan pada antrian.
Tanda pengenal untuk pencarian letak memori ialah alamat, lintasan / trek, sektor pada suatu disk.


image source : SlidePlayer
Fungsi Manajemen Memori
 Mengelola gosip yang digunakan dan tidak dipakai
 Mengalokasikan memori ke proses yang memerlukan
 Mendealokasikan memori dari proses telah selesai
 Mengelola swapping atau paging antara memori utama dan disk

Memori Dukung / backing store
Contohnya : Floppy, Harddisk, CD, dll.
Untuk mendukung memori kerja, umumnya berbentuk disk sehingga berlaku juga asas pemuktakhiran. Setiap trek dan sektor sanggup menyimpan sejumlah byte dari memori kerja. Memori kerja dicapai melalui alamat memori dan register data memori. Dan untuk mencapai gosip di memori dukung, isinya harus dipindahkan dulu ke memori kerja (memori dukung = memori semu = virtual memori).

1 pindahan = 1 blok, makin kecil ukuran memori kerja, makin sering terjadi pindahan.
Alamat Memori
- Alamat memori mutlak (alamat fisik)
Sel memori pada memori kerja ialah sumber daya berbentuk fisik, sehingga untuk mencapai sel memori ini digunakan kata pengenal. Maka disebutlah alamat fisik dan alasannya ialah nomor alamat fisik ini bersifat mutlak (nomor setiap sel ialah tetap), maka disebut juga alamat mutlak.
- Alamat memori relatif (alamat logika)
Alamat memori yang digunakan oleh aktivitas / data berurutan / berjulat. Jika kita memakai alamat 1, maka kitapun memakai alamat 2,3, … dan untuk 1 gosip jikalau alamat awalnya 0 dan alamat lainnya relatif terhadap alamat awal 0 ini, maka dinamakan alamat relatif. Dan alamat tersebut ialah logika dari untaian alamat yang menyimpan gosip maka dikenal alamat memori logika.
Contoh : alamat awal relatif 0, alamat awal fisik 14726, maka selisihnya = relokasinya = 14726-0 = 14726.

Ada beberapa cara pemuatan gosip ke ruang memori, yaitu :
1. Pemuatan Mutlak
2. Pemuatan Relokasi
3. Pemuatan Sambung
4. Pemuatan Dinamik

Pemuatan Mutlak
Pemuatan gosip ke memori kerja, alamat yang tercantum di dalam tata olah sama dengan alamat yang ditempatinya di dalam memori kerja. Contohnya pada program, alamat awal 5235 dan subroutine = 5468 diletakkan pada alamat fisik yang sama.

Pemuatan Relokasi
Kondisi dimana pemuatan gosip ke memory kerja, alamat yang tercantum di dalam tata olah tidak mesti sama dengan alamat yang ditempatinya di dalam memori kerja. Contohnya alamat pangkal / fisik = 15200, alamat relatif aktivitas 152, maka alamat mutlaknya = 15200 + 152 = 15352.


Hubungan antara alamat memori mutlak dan alamat relatif
Hubungan alamat memori mutlak dan alamat relatif berbeda sebanyak alamat pangkal pada alamat mutlak dikurangi dengan alamat awal pada alamat relatif, selisih ini dinamakan relokasi umum, sedangkan alamat awal ialah A, alamat pangkal ialah P, maka relokasi P ialah sebesar :
R = P – A

Pemuatan Sambung (Linker)
Menyambungkan suatu gosip ke gosip lain di dalam memori kerja. Pemuatan sambung sering digunakan pada tata olah atau potongan tata olah yang tersimpan di dalam pustaka (library).

Pemuatan Dinamik (Pemuatan Tumpang atau Overlay)
Jika ukuran tata olah itu melampaui ukuran ruang memori kerja, tata olah sanggup dipenggal ke dalam sejumlah segmen. Segmen itulah yang kemudian dimuat ke dalam memori kerja. Pelaksanaan pekerjaan berlangsung segmen demi segmen.
Ukuran dari memori fisik terbatas. Supaya utilitas memori berjalan dengan baik, maka kita memakai pemuatan dinamis. Dengan cara ini, routine-routine hanya akan dipanggil jikalau dibutuhkan.
Ilustrasi sebagai berikut, semua routine disimpan di disk dalam format yang sanggup dialokasikan ulang (relocatable load format). Program utama diletakkan di memori dan dieksekusi. Ketika sebuah routine memanggil routine yang lain, hal pertama yang dilakukan ialah mengecek apakah ada routine lain yang sudah di-load. Jika tidak, relocatable linking loader dipanggil untuk menempatkan routine yang diharapkan ke memori dan memperbaharui tabel alamat program. Lalu, kontrol diberikan pada routine gres yang dipanggil.
Keuntungan dari pemuatan dinamis ialah routine yang tidak digunakan tidak pernah dipanggil. Metode ini berkhasiat pada instruksi yang berjumlah banyak, dikala muncul perkara ibarat routine yang salah. Walaupun ukuran instruksi besar , porsi yang digunakan sanggup jauh lebih kecil.

sekian postingan saya kali ini mengenai pemuatan informasi ke memori semoga bermanfaat dan terima kasih

Disclaimer: Beberapa artikel di blog ini terkadang berisi informasi dari berbagai macam sumber. Hak cipta berupa gambar, teks, dan link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami melalui contact menu.

Previous
Next Post »