Loading...

Bagaimana Mencapai Kesatuan Akidah ?

Bagaimana mencapai kesatuan iman Landasan firman Tuhan untuk tema tersebut diambil dari surat rasul Paulus kepada jemaat di kota Efesus, yaitu Efesus 4:11-24. Dalam Efesus 4:13, rasul Paulus dalam pimpinan Roh Kudus terkait dengan mencapai kesatuan iman, menulis: “sampai kita semua telah mencapai kesatuan kepercayaan dan pengetahuan yang benar perihal Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus”.

“Kekristenan bukanlah agama, tetapi korelasi langsung dengan Tuhan.” Slogan populer ini sudah usang beredar di antara belum dewasa Tuhan. Namun, sementara kita terus menggaungkannya, sudahkah kita mengetahui apa artinya mempunyai korelasi langsung dengan Tuhan? Saat membicarakan kedekatan korelasi antara insan dan Tuhan, tentu dongeng Henokh terlintas dalam benak kita.

Alkitab dengan terperinci mencatat ia hidup bergaul erat dengan Yang Mahakuasa (Kej. 5:22,24). Menariknya, dalam Bibel bahasa Inggris, frasa “bergaul akrab” ini terjemahannya yaitu “berjalan” (KJV) atau “berjalan dengan taat” (NIV). Hal ini menunjukkan pemahaman bahwa korelasi langsung kita dengan Tuhan berarti kita menjalani hidup bersama-Nya. Di satu sisi ada keintiman, di sisi lain ada ketaatan. 

Saat kita berjalan, tentu ada langkah-langkah yang harus kita ambil. Tuhan pun ingin terus membawa kita maju. Jangan hingga kehidupan rohani kita berhenti di satu titik lantaran kita merasa nyaman menjadi bayi atau belum dewasa rohani. Dari hari ke hari, kita harus bertumbuh semakin sampaumur dalam huruf Kristus. Semakin menyayangi Tuhan dan sesama. Semakin bersinar bagi kemuliaan-Nya.

Di gereja kita, kita mempunyai Skema Perjalanan Rohani Jemaat Keluarga Allah. Langkah pertama dimulai dengan mendapatkan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Selanjutnya, kita digabungkan dalam ibadah raya, dibaptis, dan menjadi anggota Keluarga Allah. Berikutnya kita harus mengikuti proses training kepercayaan melalui ketika teduh, pembacaan firman Tuhan, doa dan menjadi saksi Kristus.



Bahkan kita perlu mengambil langkah untuk terlibat dalam pelayanan. Setelah kita semakin sampaumur rohani, kita akan diutus untuk menyelamatkan jiwa, membuka kelompok sel dan melipatgandakannya. Saat kita terus setia melangkah maju dalam kehidupan rohani kita, seberat apa pun perjalanannya, Tuhan pun akan memberi kita mahkota sorgawi dan mempercayakan kawasan dalam pemerintahan Kerajaan Seribu Tahun-Nya (Mat. 25:21). Inilah yang menjadi kehendak Tuhan bagi setiap orang percaya.

RENUNGAN
Pembaca yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus, Kekristenan yaitu PERJALANAN ROHANI bersama Tuhan, itu sebabnya harus ada KEMAJUAN ROHANI yang kita alami setiap hari

APLIKASI
1. Sudahkah Anda dengan setia mengikuti langkah-langkah dalam SPR? Di tahap manakah Anda kini ini? 
2. Mengapa kita perlu mengalami kemajuan rohani setiap harinya?
3. Langkah apa yang sanggup Anda ambil mulai kini ini untuk semakin berjalan maju bersama Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang terkasih, kami mengucap syukur kepada-Mu, lantaran buluh yang terkulai tak’kan Kau patahkan dan sumbu yang pudar tak’kan Kau padamkan. Namun Engkau menunjukkan kami kekuatan gres dari hari ke hari, sehingga kami pun boleh berjalan semakin besar lengan berkuasa dalam-Mu dan bersama-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Sumber https://kumpulankhotbahalkitabiah.blogspot.com/

Disclaimer: Beberapa artikel di blog ini terkadang berisi informasi dari berbagai macam sumber. Hak cipta berupa gambar, teks, dan link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami melalui contact menu.

Previous
Next Post »