Loading...

Hidup Sebagai Keluarga Allah

Hidup sebagai keluarga Allah Landasan firman Tuhan untuk tema tersebut diambil dari Injil Yohanes 1:1-14. Dalam Yohanes 1:12, rasul Yohanes dalam pimpinan Roh Kudus terkait dengan hidup sebagai keluarga Allah, menulis: “Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi belum dewasa Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya”.

Kita yang percaya dan mendapatkan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat secara pribadi, kita menjadi sebuah keluarga rohani. Dalam keluarga rohani inilah hidup dan nilai-nilai Kerajaan Tuhan kita tumbuh-kembangkan secara total.

Nilai-nilai hidup sebagai keluarga Tuhan sudah ditegaskan oleh rasul Paulus dalam suratnya kepada jemaat Tuhan yang ada di Galatia, yaitu Galatia 5:22-23. Dikatakan demikian: “Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, tenang sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu”.

Pada sisi lain, Tuhan Yesus juga menegaskan bahwa sebagai keluarga Allah, kita dimotivasi untuk saling mengasihi. Rasul Yohanes menulis: “Aku menunjukkan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kau saling mengasih; sama ibarat Aku telah menyayangi kau demikian pula kau harus saling mengasihi” – Yohanes 13:34. 

Alkitab menyebut orang-orang percaya sebagai anak Allah. Seorang anak berarti mempunyai dampak dari orangtuanya. Seperti seorang anak presiden, ke mana pun ia pergi, ia akan mendapatkan segala akomodasi yang terbaik lantaran nama besar orangtuanya. Begitu pun seorang anak jenderal atau konglomerat, ia mempunyai kemampuan untuk melaksanakan banyak hal lantaran memang orangtuanya bisa untuk mendukung.

Bila satus seorang anak dari orang-orang berkuasa di dunia sanggup membuat banyak perbedaan, bagaimana dengan anak Allah? Tuhan jauh lebih berkuasa. Dialah yang membuat langit dan bumi. Bisa dibayangkan betapa besar dampak dan kuasa yang dimiliki, serta perbedaan yang bisa dilakukan oleh orang-orang yang diangkat anak oleh Tuhan.

Namun, pada kenyataannya, banyak orang Katolik yang hidup dengan tidak memahami statusnya sebagai anak Allah. Kita seolah tidak menyadari betapa besarnya perbedaan yang sanggup Tuhan lakukan dalam hidup kita. Kemudian kita membiarkan banyak sekali problem mengubur identitas kita sebagai anak-Nya.



Ketidakberdayaan begitu mengungkung kita, sehingga lama-kelamaan kita menjadi Katolik pasif dan pasrah mendapatkan keadaan. Kita pikir semua kelepasan dan kedamaian yang Tuhan janjikan gres akan kita dapatkan ketika di sorga nanti. 

Padahal, status sebagai anak telah Tuhan berikan ketika kita percaya serta mendapatkan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Tidak peduli kita layak ataupun tidak. Hal ini berarti hidup kita di dunia ini sama pentingnya bagi Tuhan dengan hidup kita di sorga kelak.

Melalui hidup kita, Dia juga ingin mengadakan perbedaan yang kasatmata dan menghadirkan sorga ke dalam hidup banyak orang. Baik itu di rumah, di daerah kerja, dalam lingkungan pergaulan, di kota, dan juga bangsa kita. Oleh alasannya itu, berdoalah lebih sungguh-sungguh lagi, teruslah berjuang dan lakukan yang terbaik, hingga Kerajaan Tuhan ditegakkan di bumi ibarat di sorga.

RENUNGAN
Pembaca yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus, BERGABUNG dalam KELUARGA-NYA ALLAH ialah ANUGERAH dan KEHORMATAN yang sangat besar

APLIKASI
1. Apa arti menjadi anak dan bab dari keluarga Tuhan bagi Anda?

2. Bagaimana cara semoga Anda bisa menjadi anaknya Allah? Apa saja yang bisa Anda lakukan sebagai anak Allah?
3. Bagaimana Anda sanggup menghadirkan sorga di bumi?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa, hanya oleh kasih karunia-Mu semata kami sanggup menjadi anak-anak-Mu, kami mendapat kehormatan besar sanggup memanggil-Mu Bapa. Kami mau Bapa, hidup kami sanggup membawa hadirat-Mu, menghadirkan sorga di mana pun dan kepada siapa pun yang kami temui. Terima kasih Bapa. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Sumber https://kumpulankhotbahalkitabiah.blogspot.com/

Disclaimer: Beberapa artikel di blog ini terkadang berisi informasi dari berbagai macam sumber. Hak cipta berupa gambar, teks, dan link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami melalui contact menu.

Previous
Next Post »