Loading...

Akibat Mengabaikan Yang Terpenting Dalam Hidup

Akibat mengabaikan yang terpenting dalam hidup Landasan firman Yang Mahakuasa untuk tema tersebut diambil dari kitab Kejadian 27:1-40. Dalam Kejadian 27:27, penulis kitab Kejadian dalam tuntuan Roh Kudus, menulis: “Lalu datanglah Yakub dekat-dekat dan diciumnyalah ayahnya. Ketika Ishak mencium bacin pakaian Yakub, diberkatinyalah dia, katanya: “Sesungguhnya bacin anakku yakni sebagai bacin padang yang diberkati TUHAN”. 

Shalom para pengunjung dan pembaca setia blog ini. Apa kabar semuanya? Doa dan impian saya, biarlah semua pengunjung dan pembaca setia blog ini selalu dalam keadaan sehat, dan sukses serta diberkati oleh Yang Mahakuasa Yesus Kristus.

Saya selalu bersemangat dan antusias setiap kali memposting goresan pena di blog ini. Mengapa? Karena saya percaya semua pengunjung dan pembaca setia blog ini senantiasa diberkati oleh Yang Mahakuasa melalui firman Yang Mahakuasa yang disajikan dalam blog ini.

Pada sisi lain, saya juga mengapresiasi dan terus berdoa biar semua pengunjung dan pembaca setia blog tetap garang dan terus bertumbuh dalam iman serta kasih semakin bertambah kepada Yang Mahakuasa dan sesama. Lebih dari itu, pengunjung dan pembaca setia blog ini juga terus menjadi berkat bagi banyak orang.

Jika pembaca dan pengunjung blog diberkati melalui setiap firman Yang Mahakuasa yang diulas di sini dan rindu untuk memberkati dengan memberi persembahan kasih sesuai dengan yang digerakan oleh Roh Kudus, SILAHKAN KLIK LINK INI: A BLESSING TO THE WORLD.

Kita cenderung mengabaikan hal yang sudah biasa bagi kita, sesuatu yang kita anggap tidak begitu penting, atau apa yang kita pikir sudah niscaya akan kita dapatkan. Demikian jugalah Esau memandang hak kesulungannya. Ia pikir lantaran ia yakni anak pertama dan Ishak sangat mengasihinya, maka semua berkat itu niscaya jatuh ke pangkuannya.


Itu sebabnya, dengan ringan ia menukarkan haknya dengan semangkuk sup kacang merah yang mengenyangkan perutnya untuk sementara waktu (Kej. 25:29-34). Berbeda dengan Yakub. Ia menyadari pentingnya hak kesulungan yang akan diperolehnya melalui doa berkat yang diucapkan ayahnya. Setelah berhasil membeli hak kesulungan kakaknya, ia berupaya keras untuk menyamar sebagai Esau. Akhirnya, Yakub berhasil memperoleh doa berkat Ishak dan hidupnya pun penuh dengan penyertaan Tuhan.

Seberapa banyak dari kita yang berlaku menyerupai Esau? Kita memandang momen doa berkat di final ibadah sebagai hal yang biasa-biasa saja. Dibandingkan doa berkat, kita lebih peduli pada urusan perut kita, lebih kuatir pulang berdesak-desakan dengan jemaat lainnya, atau lebih cemas terhadap parkiran yang macet. Akhirnya kita menukarkan momen doa berkat demi semangkuk sup kacang merah. Tanpa kita sadari, kita pun melewatkan kuasa Yang Mahakuasa yang sangat besar yang sanggup membawa perbedaan besar dalam hidup kita dan keturunan kita.

Benar, kuasa Yang Mahakuasa bukan hanya dilepaskan saat kita didoakan pendeta langsung per pribadi. Saat doa berkat di final ibadah diucapkan untuk seluruh jemaat, kuasa Yang Mahakuasa pun tetap bekerja. Jika kita sungguh-sungguh membuka hati kita untuk mendapatkan setiap berkat yang diucapkan, hidup kita pun tidak akan sama lagi. Tingkap-tingkap langit Yang Mahakuasa bukakan dan berkat dicurahkan-Nya atas hidup kita hingga berkelimpahan. Cepat atau lambat, kita akan mulai melihat bagaimana Yang Mahakuasa menyertai setiap langkah kita sedemikian rupa dan menciptakan perbedaan konkret dalam hidup kita.

RENUNGAN
Pembaca yang dikasihi oleh Yang Mahakuasa Yesus Kristus, Hargailah MOMEN DOA BERKAT, alasannya yakni berkat yakni KEKUATAN SORGA untuk menciptakan kita berhasil

APLIKASI
1. Apakah selama ini Anda lebih sering bersikap menyerupai Esau atau Yakub? 
2. Mengapa momen doa berkat sangatlah penting bagi Anda dan hidup Anda?
3. Bagaimana Anda seharusnya menyikapi momen doa berkat sehabis ini dan seterusnya?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, terima kasih telah mengingatkan kami betapa pentingnya momen doa berkat. Berikanlah kami hati yang merindukan dan mengharapkan doa berkat yang dilepaskan atas kami. Di dalam nama Yang Mahakuasa Yesus kami berdoa. Amin.”

Sumber https://kumpulankhotbahalkitabiah.blogspot.com/

Disclaimer: Beberapa artikel di blog ini terkadang berisi informasi dari berbagai macam sumber. Hak cipta berupa gambar, teks, dan link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami melalui contact menu.

Previous
Next Post »