Loading...

Masih Ada Impian Dipulihkan Tuhan

Masih ada impian dipulihkan Tuhan Landasan firman Yang Mahakuasa untuk tema tersebut diambil dari kitab Amos 4:1-13. Dalam Amos 4:7, penulis kitab Amos dalam pimpinan Roh Kudus terkait dengan masih ada impian dipulihkan Tuhan, menulis: “Akupun telah menahan hujan dari padamu, ketika tiga bulan lagi sebelum panen; Aku menurunkan hujan ke atas kota yang satu dan tidak menurunkan hujan ke atas kota yang lain; ladang yang satu kehujanan, dan ladang, yang tidak kena hujan, menjadi kering”.
Shalom para pengunjung dan pembaca setia goresan pena di blog ini. Apa kabar semuanya? Doa dan impian saya, biarlah semua pengunjung dan pembaca setia blog ini selalu dalam keadaan sehat, dan sukses serta diberkati oleh Yang Mahakuasa Yesus Kristus.

Saya selalu bersemangat dan antusias setiap kali memposting goresan pena di blog ini. Mengapa? Karena saya percaya semua pengunjung dan pembaca setia blog ini senantiasa diberkati oleh Yang Mahakuasa melalui firman Yang Mahakuasa yang disajikan dalam blog ini.

Menjadi suatu kehormatan bagi saya bahwa pengunjung dan pembaca setia blog ini tidak pernah meninggalkan blog ini. pada sisi lain, saya juga mengapresiasi dan terus berdoa biar semua pengunjung dan pembaca setia blog tetap garang dan terus bertumbuh dalam iman serta kasih semakin bertambah kepada Yang Mahakuasa dan sesama. Lebih dari itu, pengunjung dan pembaca setia blog ini juga terus menjadi berkat banyak orang.

Selama sepuluh tahun, penduduk Kota Promise, Texas, mengalami kekeringan, penyakit, kemiskinan, dan kegagalan usaha. Kota itu tak ubahnya menyerupai kota terkutuk. Akibatnya, penduduk Kota Promise hidup di dalam keputusasaan dan kehilangan iman.

Orang-orang mulai meninggalkan kota dan meninggalkan komplotan dengan Tuhan. Hingga suatu saat, seorang anak berjulukan Gabe diutus ke kota itu untuk menyadarkan penduduk bahwa masih ada harapan, asalkan penduduk kota mau tiba kepada Tuhan. Karena Yang Mahakuasa mampu melaksanakan apa pun juga.

Singkat cerita, keberadaan Gabe di kota tersebut membawa perubahan. Saat orang-orang mulai berdoa dan beriman, mujizat demi mujizat pun terjadi. Akhirnya, Kota Promise dipulihkan dan menjadi kota yang diberkati.

Cerita di atas hanya adegan dari sebuah film yang berjudul “I’m Gabriel”, tetapi tidak tertutup kemungkinan, dapat saja kita juga sedang mengalami apa yang dialami penduduk Kota Promise tersebut.



Mungkin kita sedang mengalami sakit-penyakit yang tidak kunjung sembuh. Mungkin keuangan kita sedang jatuh. Mungkin karier atau perjuangan kita tengah gagal. Mungkin rumah tangga kita sedang kacau balau. Mungkin pelayanan kita sedang mengalami stagnasi atau bahkan kemunduran. Sorga seakan tertutup bagi kita, dan di tengah keputusasaan, kita pun hampir kehilangan iman.

Seperti Gabe yang diutus untuk mengubah Kota Promise, beribu tahun yang lalu, Bapa di sorga juga sudah mengutus anak-Nya yang tunggal, adalah Yesus Kristus untuk mengajarkan kepada kita caranya untuk hidup di bawah sorga yang terbuka. Yesus mengajarkan bagaimana kita harus berdoa kepada Tuhan, memohon biar suasana di bumi sama menyerupai di sorga.

Kalau kita sudah mengerti bagaimana caranya hidup di bawah sorga yang terbuka, maka Yang Mahakuasa akan memulihkan hidup kita. Yang Mahakuasa akan menciptakan perbedaan yang besar dalam hidup kita, keluarga kita, kota kita dan pelayanan kita. Kitapun akan mengalami apa yang namanya “di bumi menyerupai di sorga”.

RENUNGAN
Pembaca yang dikasihi oleh Yang Mahakuasa Yesus Kristus, Kalau kita TAHU BAGAIMANA HIDUP di bawah Sorga Terbuka, maka Yang Mahakuasa akan menciptakan PERBEDAAN YANG BESAR dalam hidup kita

APLIKASI
1. Menurut Anda, apa yang dimaksud dengan Sorga Terbuka?
2. Sudahkah Anda hidup di bawah sorga yang terbuka?
3. Apa yang Anda lakukan untuk tetap hidup di bawah sorga yang terbuka?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, terima kasih atas sorga yang selalu terbuka bagi kami. Ampuni kami yang lalai menyadarinya selama ini. Tolong kami untuk terus tetap hidup di bawah sorga yang terbuka. Di dalam nama Yang Mahakuasa Yesus kami berdoa. Amin.”

Sumber https://kumpulankhotbahalkitabiah.blogspot.com/

Disclaimer: Beberapa artikel di blog ini terkadang berisi informasi dari berbagai macam sumber. Hak cipta berupa gambar, teks, dan link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami melalui contact menu.

Previous
Next Post »