Contoh Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 Semester 1 dan Jawabannya Pilihan Ganda (Part-8) - Khoerul WEB

Rabu, 29 Agustus 2018

Contoh Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 Semester 1 dan Jawabannya Pilihan Ganda (Part-8)

Melanjutkan Contoh Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 Semester 1 dan Jawabannya Pilihan Ganda bagian ketujuh (soal nomor 76 - 85), PG B. Indonesia kelas xi semester satu bagian ke-8 berisikan materi yang sama dengan soal dimulai dari nomor 86.

86. Bacalah kutipan berikut!
Pada dasarnya ada dua jenis keritik sastra, yakni kritik sastra intrinsic dan kritik sastra xkstrinsik. Kritik sastra instrinsik menganalisis karya sastra berdasarkan bentuk dan gayanya, secara komplek.
Penulisan kata serapan dalam kutipan di atas tidak sesuai dengan EYD. Perbaikan penulisan kata serapan yang sesuai EYD adalah ….
a. kritik, ekstrinsik, komplek
b. kritiks, ekstrinsik, kompleks
c. kritis, ekstrinsik, komplek
d. kritik, ekstrinsik, kompleks
e. kritis, ekstrinsik, komplek
Jawaban: d

Kutipan berikut untuk soal nomer 12 dan 13.
Bacalah dengan saksama!
“Oo, Kau marah, Pak Tua? Ah, sudah tua suka marah-marah!”
“Huss!Apakah kau anggap aku ini pak tuamu?”
“Aku bukan kangmasmu!” bentak kakek-kakek itu lagi.
“Oo, iya!Tentunya aku harus memanggilmu mbah, ya!Aku lupa, sungguh. Tapi sebetulnya awal tadi telah aku ingatkan jika aku bersalah. Siapa bersalah wajib diingatkan. Jika tidak demikian? Coba gambarkan, betapa banyak kesalahan yang akan kuperbuat selanjutnya.”
Kakek itu tertunduk. Wajahnya berubah terang. Lalu bicara dengan suara yang tak berdaya. “Betulkah bicaramu? Aku sudah tampak sangat tua?”
“Mengapa?”
“Pantas kau panggil mbah?”
“Hi- hi- hi! Pertanyaanmu itu! Kau sekarang kentara sekali merasa sedih! Mengapa? Apakah karena umurmu yang lanjut. Apa karena tidak tahu bahwa kau sudah tua?”
“Jangan berseda gurau, Kenes, aku betul-betul brtanya!”
Tikungan di Dekat Bendungan oleh St. Ismariasita

87. Konflik yang tergambar dalam kutipan cerpen tersebut tentang ….
a. panggilan yang disampaikan kepada kakek dengan kata mbah dan mas
b. kecemasan tokoh kakek akan ketuaan usiannya
c. ketidakcocokan penggunaan kata serapan dengan realitas
d. tokoh Kenes menentukan usia seseorang, sudah tua ataukah masih ada
e. kakek dan Kenes memperebutkan sapaan mbah dan mas
Jawaban: a

88. Watak tokoh kakek dalam kutipan cerpen tersebut adalah ….
a. pemarah
b. pendendam
c. pemalu
d. penyabar
e. perasa
Jawaban: a

89. Dalam diskusi kadang-kadang ada peserta yang pendapatnya salah.
Cara yang tepat untuk mengatasi hal tersebut adalah ….
a. menghentikan diskusi yang sedang berlangsung
b. memberikan komentar tentang pendapat yang salah
c. menegur pembicara yang pendapatnya salah
d. mengikuti kemauan pembicara yang pendapatnya salah
e. mengarahkan pembicara itu agar menyadari kekeliruannya
Jawaban: e

90. Perhatikan cerpen berikut!
Suatu luapan simpati yang muncul secara tiba-tiba membutuhkan air matanya berlinang di kedua belah mata lucy. Kasihan, ibuku sayang, pikirnya.
Betapa sering ibunya kelaparan asalkan anak-anaknya tidak. Aku tidak boleh mementingkan diriku sendiri. Demikianlah, ia kemudian mendekatinya dan meletakkan kepalanya ke pangkuan ibunya.
(Lucy, hlm. 112, karya Annete Swan-Gorchild)
Nilai moral yang terdapat dalam penggalan cerpen terjemahan tersebut adalah ….
a. Anak yang manja biasanya mementingkan diri sendiri.
b.  Kesedihan yang mendalam sehingga timbul rasa iba.
c. Keluarga yang akrab dengan lingkungan.
d. Pengorbanan eorang anak untuk ibunya.
e. Tidak mementingkan diri sendiri.
Jawaban: d

91. Berikut ini yang tidak termasuk syarat diskusi yang baik adalah ….
a. Semua peserta harus mengetahui materi yang akan didiskusikan.
b. adanya penetapan kelengkapan unsur diskusi.
c. Pemakalah dan notulis harus memiliki peran sama.
d. Jalannya diskusi dipandu oleh moderator
e. Adanya sesi tanya jawab antara pemakalan dan peserta.
Jawaban: c

92. Sebagai sebuah cerita pendek, yang kurang terlihat di dalamnya adalah konflik. Peristiwa demi peristiwa berlangsung secara datar saja. Namun, jika dilihat dari segi kemampuan pengarang menggambarkan suasana lingkungan pesantren yang begitu hidup, cerita pendek ini dapatlah dianggap cukup berhasil.
Endo Senggono, “Kaki Langit”. Horison. 
1 November 1996
Kutipan kritik cerpen tersebut mengungkapkan tentang ….
a. ulasan kelemahan dan kelebihan buku
b. alasan unsur ekstrinsik dan intrinsik
c. ulasan kesimpulan isi buku
d. ulasan kelemahan buku
e. ulasan kelebihan buku
Jawaban: a

93. Lonceng yang di beranda muka yang tertutup oleh kaca-kaca jendela berbunyi enam kali. Ama sudah lebih dahulu sadar dari tidurnya. Dari risbang tempat ia tidur diikutinya detikan lonceng. Ada persamaan dengan jantungnya.
…..
(Cerpen “Anak Revolusi”. M. Balfas)
Unsur intrinsik yang terdapat dalam petikan cerpen tersebut adalah ….
a. tokoh utama yang sedang gembira
b. latar yang memengaruhi suasana hati
c. amanat bahwa istri harus patuh pada suami
d. tokoh-tokoh yang berdiam di suatu tempat
e. alur maju dalam isi cerpen
Jawaban: b

94. “Saudara moderator, setelah saya mendengar uraian Saudara A, saya merasa bingung karena uraian tersebut bertentangan dengan isi makalahnya, yakni pada halaman 2, baris ke-27”.
Kalimat di atas merupakan ….
a. tanggapan seorang pemandu diskusi
b. pembelaan seorang penyaji terhadap isi makalahnya
c. sanggahan seorang moderator diskusi
d. tanggapan seorang peserta diskusi tentang ketidakpuasan
e. pembelaan terhadap moderator
Jawaban: d

95. Bacalah paragraf berikut dengan seksama!
Kemudian Pak balam membuka matanya dan memandang mencari muka Wak Katok. Ketika pandangan mereka bertaut, Pak Balam berkata kepada Wak Katok, dan sujudlah ke hadirat Tuhan. Mintalah ampun kepada Tuhan Yang Maha Penyayang dan Maha Pengampun, akuilah dosa-dosamu, juga supaya kalian dapat selamat keluar dari rimba ini, terjatuh dari bahaya yang dibawa harimau … biarlah aku yang jadi korban … “
Harimau! Harimau!, Muchtar Lubis

Nilai agama yang terungkap dalam kutipan terebut adalah …
a. menasihati orang-orang yang telah berbuat kejahatan
b. melakukan tobat dan meminta ampun atas dosa-dosa
c. meminta ampun kepada Tuhan dengan cara bersujud selalu
d. mengakui kesalahan dan dosa-dosa yang dilakukan
e. berbicara dengan membuka mata dan memandang lawan bicara
Jawaban: b
Comments


EmoticonEmoticon

close