Profil Jang Youn Cho - Rektor Asing Pertama di Indonesia - Khoerulweb.com

Thursday, August 29, 2019

Profil Jang Youn Cho - Rektor Asing Pertama di Indonesia

Jang Youn Cho adalah profesor asal Korea Selatan yang menjadi rektor asing pertama di Indonesia untuk memimpin Universitas Siber Asia. Jang Youn Cho pertamakali diperkenalkan oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Mohamad Nasir saat di Bali. Pernyataannya tersebut diucapkan di sela Pembukaan Kegiatan Ilmiah dan Rakornas Inovasi 2019 di Hotel Grand Inna Bali Beach, Sanur, Bali, Senin (26/8/2019).

Jang Youn Cho adalah profesor asal Korea Selatan yang menjadi rektor asing pertama di Indo Profil Jang Youn Cho - Rektor Asing Pertama di Indonesia
Jang Youn Cho akrab disapa Profesor Cho tinggal selama 17 tahun di Amerika Serikat dan kembali ke Korea Selatan pada tahun 1997, tepat setelah krisis keuangan melanda Asia.

Tahun 1997 hingga 1998, dia menjabat Wakil Ketua Pendiri Dewan Standar Akuntansi Korea. Badan ini merupakan badan pengaturan akuntansi di Korea yang meletakkan dasar transparansi yang lebih baik dalam standar akuntansi Korea.

Ada tiga bidang penelitian yang menjadi fokus Profesor Cho, yakni penilaian dan analisis bisnis, kinerja penghasilan, serta akuntansi internasional.

Profesor Cho pernah dinominasikan sebagai profesor terbaik selama sepuluh tahun terakhir di Universitas Nebraska-Lincoln. Profesor Cho juga dikenal sebagai profesor pendidikan online pertama di Korea. Dia juga membuka program MBA Cyber ketika masih menjabat dekan Graduate School of Business.

Kemudian ia menjabat Wakil Presiden Universitas Hankuk Studi Luar Negeri dalam mengisi Cyber University of Foreign Studies. Dia pernah merencanakan dan mengelola 26 proyek di bidang akuntansi membantu meletakkan dasar bagi internasionalisasi standar akuntansi. Profesor Cho juga pernah menjabat konsultan dan direktur Yayasan Kesejahteraan Sosial Nirlaba dan yayasan beasiswa.

Dia pun telah menjabat anggota Dewan untuk beberapa perusahaan, termasuk S-Oil, perusahaan Aramco Korea-Saudi. Setelah pensiun pada Agustus 2017, ia memiliki misi menyumbangkan pengalamannya untuk mempromosikan pendidikan online bagi banyak anak muda Indonesia yang melewatkan kesempatan belajar.


Pendidikan
  • Hankuk University of Foreign Studies (Penghargaan tertinggi, B.A dalam Administrasi Publik)
  • University of Texas di Arlington (Magister Akuntansi Profesional)
  • University of Florida, Sekolah Akuntansi Fisher, Ph. D. (Akuntansi).

Pengalaman
  • 1987-1996 Asisten Profesor, Profesor Rekanan Bertanggal, Universitas Nebraska di Lincoln, School of Accounting
  • 1997-2017 Profesor, Departemen Administrasi Bisnis, Universitas Hankuk Studi Asing
  • 1999-2000, Wakil Ketua Dewan Standar Akuntansi Korea (Purna Waktu)
  • 1999-2000 Anggota, Dewan Standar Akuntansi Pemerintahan, Kementerian Keuangan dan Ekonomi
  • 2001-2002: Editor, Tinjauan Akuntansi Korea
  • 2004-2007, Anggota Komite Pengawas Akuntansi, Layanan Pengawasan Keuangan, Kementerian Perencanaan & Keuangan
  • 2006-2010, Dekan Sekolah Tinggi Administrasi Bisnis, Sekolah Pascasarjana Bisnis, Universitas Hankuk
  • 2014-2017 Wakil Presiden Universitas Hankuk & Rektor, Cyber University of Foreign Studies.

Karya yang diterbitkan:
  • Buku Teori Mediasi dan Peningkatan Keandalan Informasi Akuntansi Korea.

Universitas Siber Asia

Unsiber merupakan universitas swasta berbasis full online learning pertama di Indonesia yang mendapatkan lisensi dari pemerintah.

Universitas Siber Asia dibentuk bersama oleh Yayasan Memajukan Ilmu dan Kebudayaan (YMIK) yaitu yayasan yang membawahi Universitas Nasional bersama Hankuk University of Foreign Studies dari Korea Selatan.

Kegiatan pendidikan di Universitas Siber Asia akan dijalankan berbasis pada jaringan teknologi. Dengan kata lain interaksi antara dosen dan mahasiswanya akan dilakukan secara jarak jauh memanfaatkan kecanggihan teknologi.

Universitas Siber Asia akan menjalankan tiga strategi utama, yaitu meningkatkan kuantitas, memberikan fitur-fitur pengajaran yang sesuai dengan masa depan era revolusi industri 4.0 dan menghadirkan pengajaran dengan kualitas dunia (world class learning).


Sumber:
  • Laman resmi Universitas Nasional (Unas)
  • Situs resmi HUFS Business School, Hankuk University of Foreign Studies

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda